Minggu, 08 Juni 2014

JT 080614 : Perancis Desak “Maersk” Bereskan 500 Kontainer Yang Hilang



Semoga banyak diantara Pembaca yang ingatannya masih kuat sehingga bisa mengenang kejadian atas hilangnya sekitar 500 kontainer milik “Maersk Line” yang terlempar ke laut akibat terpaan ombak dahsyat.

Kini, pemerintah Perancis memberi waktu pelayaran asal Denmark tersebut hingga akhir musim panas (summer) untuk mendapatkan kembali 517 unit kontainer, yang terjatuh dari kapal “Svenborg Maersk” (7.226 TEUs) di Bay Biscay bulan Februari lalu.

Delapanpuluh persen kontainer dimaksud, dalam kondisi kosong (MTY) sedangkan sisanya dalam status isi (FULL). Beberapa kontainer isi ditemukan di barat daya Inggeris dan bermacam ragam isinya, mulai rokok hingga barang kebutuhan lainnya.

Sekitar 13 kontainer yang mengapung dan ditemukan oleh kapal patroli Perancis dan rekan, telah ditemukan. Pelayaran nomor satu dunia ini bahkan dikenai sanksi euro 250.000 (= USD 340.000) guna membayar kerusakan yang ditimbukan – demikian dilaporkan media Lloyd;s List.

Langkah pemerintah Perancis ini diambil untuk menghindari para nelayan saat melaut dan jaringnya nyangkut di kontainer yang tenggelam tadi. Belum lagi dari sisi keamanan lalu lintas kapal kontainer yang lalu lalang di rute tersebut.

Intinya demi keamanan dan kelancaran bersama. Nah pihak Maersk diminta menentukan lokasi kontainer yang kecebur serta menginformasikan titik-titik rawan agar tidak memakan korban saat dilewati kapal-kapal nelayan maupun komersil lainnya.

Just do it. Bagi Maersk Line sebenarnya tinggal perintah dan beres deh. Walau gak segampang yang dikira tapi pekerjaan semacam ini di level pelayaran global, sudah diantisipasi dan dianggarkan. Good luck.

Rujukan sebelumnya, silahkan baca : JT 010314 : Tindak Lanjut Perkembangan Di Kapal “Maersk Line”, JT 220214 : Kasus “Svenborg Maersk” Ditelisik dan JT 300324 : Kapal “Svenborg Maersk “ Kehilangan 520 Boxes.

Sumber : SN-TR.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar