Kamis, 28 Agustus 2014

JT 280814 : Kapal Kecil Tetap Bakal Eksis


Hanya selanag setahun lalu, kapal-kapal komersil yang dioperasikan di rute Amrik (utara-selatan) kebanyakan kapal berkapasitas 2.000 TEUs tapi sekarang berkeliaran kapal 5.000 TEUs. Wadaaaw. Dahsyat kali.

Yang mengoperasikan memang pemain global karena pelayaran kecil, otomatis minggir dan menyesuaikan diri dengan persaingan di dunia internasional. Kapal-kapal kecil bukannya punah tetapi justru akan berguna saat ada kargo dengan tujuan sulit dijangkau kapal gede.

Nah disitulah rejekinya kapal-kecil. Sebagai contoh di Afrika ato Amerika Latin, dimana pelabuhannya cukup sulit dijangkau kapal besar sehingga perlu diteruskan dengan kapal-kapal kecil. Semisal pelabuhan Iquitos (Peru).

Mediterranean Shipping Co. (MSC), Hapag-Lloyd (H-L), CSAV dan Hamburg-Sud (H-S) merupaan pemain utama di jalur utara-selatan Amrik. Menurut Lloyd’s List, armada 4 (empat) besar itu aja sudah mencapai 66 persen ato setara 39.000 TEUs/minggu. Wooooow, edun.

Tahukah siapa para pemain kecil dimaksud ? Di rute ini ada “King Ocean Services”, “Seaboard Marine”, “Dole Ocean Liner Express”, “Trinity Shipping”, “Seafreight Line” dan “Peruvian Amazon Line”. Wiiiiih, seru ya.

Kesemuanya, bila digabung berkontribusi dengan porsi sekitar 15 persen ato 9.000 TEUs rata-rata per minggu. Jalur Intra-Amerika bakal segera tumbuh namun infrastruktur di Amerika Selatan perlu pembenahan sistematis.

Kapal-kapal kecil yang dioperasikan pelayaran diatas, selain memiliki waktu tempuh relatif cepat (TRV alias turn round voyage 25 harian) sedangkan kapal besar berkisar 50 harian, dan kapal kecil bisa menerima kargo selain kontainer (kombinasi), Nah kapal kontainer gede khan gak bisa.

Di jalur utara-selatan Amrik ini, selain didominasi kapal kontainer, rupanya ada 8 (delapan) rute lain yang hanya bisa dikirim dalam bentuk curah dan kontainer, operatornya yakni Industrial Maritime Carriers, BBC Line, Isabella Shipping dan Seaboard Marine.

Tuh khan, kecil-kecil cabe rawit he he he.

Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar