Sabtu, 04 Mei 2013

JT 040513 : Isu Mogok Di Cheong Kong Centre Bergulir Ke Pengadilan

Kekisruhan yang melanda salah satu mesin uang taipan Li Ka-shing, Hongkong International Terminal (HIT) walau tidak secara langsung melibatkan peran operator terminal kontainer terbesar di wilayah spesial RRCina, setidaknya diharapkan kepeduliannya.

Para buruh berdemo awalnya disekitar terminal kontainer, namun lama kelamaan merangsek hingga ke depan gedung perkantoran dimana Huthison Port Holdings (HPH) bermarkas, Cheong Kong Centre.

Pemilik maupun penyewa gedung lama kelamaan risih juga dengan aksi bermalam dengan tenda di daerah gedung perkantoran sehingga meminta polisi untuk membubarkan kegiatan berkemah. Para menolak karena belum mendapat respon yang baik dari manajemen HPH.

Sebagaimana diketahui, konflik ini sebenarnya terjadi antara perusahaan penyedia alih daya SDM untuk kepentingan HIT namun karena dikabarkan perusahaannya mengundurkan diri, semakin tidak jelaslah prospek para buruh ini.

Mediasi sudah dilakukan dan demo sudah berlangsung sebulan namun tanpa penyelesaian hingga kini. Untuk diketahui, HIT Kwai Chung Terminal mengontrol hampir sekitar 70 persen lalu lintas kontainer yang masuk Hong Kong.

Pembicaraan Kamis kemarin menemui jalan buntu, saat perwakilan Confederation of Trade Unions dan Everbest, yang didamaikan oleh Hong Kong Labour Department. Pihak buruh menginginka kenaikan 23 % sementara management hanya menyetujui 5 % doank !

Untuk diketahui saja, Cheong Kong Centre, HPH maupun HIT dimiliki oleh Hutchison Whampoa dan bermrkas di gedung yang sama, hanya saja Cheong Kong memiliki 2,4 % saja saham HIT. Pandangan orang awam, sedikit ato banyak, tetap aja pemilik.

Kini para pengacara sibuk mencari solusi untuk menyelesakan permasalahan yang terus meruncing. Take care ...

Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar