Jumat, 15 Mei 2015

JT 150515 : Bantuan Untuk Nepal Mengalir

Kepedulian masyarakat internasional kalo untuk urusan kemanusiaan, gak pernah mati. Buktinya, setiap ada musibah besar di negara ato daerah tertentu, ada aja kepedulian untuk saling tolong-menolong.

Contoh paling nyata sih terkait gempa Nepal. Sehabis dihantam 2x gempa besar, nyaris bangunan di wilayah tertentu luluh lantak dan memerlukan pertolongan segera. Evakuasi dilakukan dan pengiriman pasok makanan didahulukan.

Gak semua kegiatan bantuan kemanusiaan bisa terliput tetapi jiwa pelaku penyedia jasa logistik dipastikan gak pernah absen karena rangkaian pengiriman barang ketujuan yang tertimpa bencana, biasanya jaringan infrastrukturnya ambrol. Nah … gak gampang dunk.

Tersebutlah nama besar seperti DHL Disaster Response Team, yang membantu pembangunan kembali bandara di Kathmandu agar apron dan jalur pendaratan serta fasilitas lainnya bisa mengakomodir bantuan manca Negara.

Artinya, bila peralatan terbatas dan gak memiliki keahlian khusus, niscaya sulit membangun dalam waktu hitungan hari. Bandara loh Bro’. lain lagi dengan spesialis angkutan alat berat asal Rusia, Volga-Dnepr.


Dalam waktu singkat, atas nama Palang Merah Norwegia, Volga-Dnepr berhasil mengangkut 45 ton barang bantuan kemanusiaan yang diangkut melalui jalur udara karena otomatis jalur darat terkendala berbagai rintangan, yang memerlukan waktu berminggu-minggu untuk perbaikan.

Sebuah rumah sakit darurat yang dilengkapi berbagai fasilitas untuk operasi, dengan kapasitas 60 tempat tidur, telah diterbangkan dari Oslo ke Kathmandu via 2 (dua) kali penerbangan di minggu pertama bulai Mei lalu, menggunakan pesawat IL-76TD-90VD milik Volga-Dnepr.

Seperti diketahui, akhir April lalu, masyarakat Nepal dikejutkan dengan gempa berkekuatan 7,8 skala Richter dan disusul awal dengan gempa dahsyat berkekuatan antara 7,1-7,4 skala Richter. Sama-sama mengerikan karena termasuk gempa keras.

Selama kurun waktu 25 tahun, maskapai penerbangan Volga-Dnepr telah menerbangakn 1.000 misi kemanuasiaan menggunakan pesawat gede yang mereka miliki, jenis AN-124-100 (Antonov) dan IL-76TD-90VD (Ilyushin).

Nama Volga-Dnepr sudah hampir dikenal luas karena respon yang diberikan termasuk cepat dan tepat serta sudah membantu misi-misi besar, termasuk saat tsunami Aceh di tahun 2004 lalu. Luar biasa.

Jangan lihat Volga-Dnepr itu dari sebuah negera komunis ato membawa-bawa ideologi negara. Niat menolong itu urusan hati jadi ketulusan itulah yang menjadi dasar setiap orang membantu, bagi Negara pastinya dikaitan dengan bantuan kemanusiaan G-to-G.

Terlepas dari itu semua, salut buat logistics provider yang tumbuh dan besar dengan membangun kepedulian terhadap sesama, gak cuma memperhitungkan untung-rugi doank. Hidup gak hanya pake rumus tambah (+), kurang (-)  dan kali (x), tetapi juga harus bisa bagi membagi (:).

Cheers.

Sumber : Dari Sana-sini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar