Rabu, 25 Mei 2016

JT 250516 : Alphaliner – Maersk Ikut Tanggung Jawab Atas Anjloknya Tarif

Klo begini terus, bisa ketempuhan dunk … Itu juga, klo penuturan rumah penelitian Alphaliner benar. Kabarnya, sebagai dampak dari kebijakan Maersk Line untuk memperbesar pasar, ikut menjatuhkan harga di kuartal 1 – 2016.

Menurut Alphaliner, disaat semua pelayaran prihatin dan sebagian menunda jadual pelayaran regular, Maersk malah mengoperasikan perjalanan tambahan (extraloader) di rute Asia – Eropa (AE) dan juga Trans Pasifik (TP).

Peran ini disebut2 menyumbang penurunan tarif hingga 23 persen di rata2 tarif yang berlaku selama periode tersebut – demikian menurut analisis Alphaliner. Berdasarkan tabel yang dibuat, selama kuartal 1 – 2016, pangsa pasar Maersk tumbuh 7 (tujuh) persen.

Pertumbuhan tersebut dinilai tertinggi dan kemudian diikuti oleh OOCL dengan 4,2 persen dan CMA CGM dengan 2,9 persen. Apakah dengan porsi ini pelayaran dimaksud otomatis banting harga ? Entahlah.

Yang pasti sih, hasil kajian Alphaliner harga rata2 terendah yang didapat APL USD 797 per TEU ato 22,7 persen lebih rendah dibanding data kuartal 1 – 2015. Berikutnya, OOCL dengan USD 811 per TEU ato turun 20,5 persen, disusul Maersk Line USD 922 per TEU ato penurunan 25,5 persen.

Menurut estimasi Alphaliner, isu rontoknya harga juga dipicu oleh pertumbuhan yang hanya 1,6 persen selama kuartal 1 sehingga pelayaran besar kelaparan dan memangsa apa yang ada di pasar. Yang besar yang kuat ? Akan terbukti dalam beberapa tahun kedepan.

Saat ada perubahan dan pergeseran komposisi aliansi strategis, akan memunculkan siapa yang lebih efisien dan produktif. Akankah semakin besar armada, semakin efektif menguasai pasar ? Ato malah mengontrol harga seperti hukum pasar selama ini ?

Just wait and see.


Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar