Sabtu, 05 Desember 2015

JT 051215 : Ukraini Dapat Manfaat Dari Boikot Rusia

Setelah insiden penembakan pesawat Rusia oleh Turki tempo hari, kabarnya pemerintah Rusia cukup kecewa dengan penjelasan pihak militer Turki sehingga berdampak pada turunnya aksi boikot dari Negeri Beruang tsb.

Posisi tsb tak lantas membuat Turki kehilangan pasokan barang yang selama ini didapat dari Tuan Besar di seberang utara. Malah negara tetangga yang selama ini berkompetisi langsung dengan Rusia, yakni Ukraina ibarat mendapat durian runtuh.

Pasok barang makanan Rusia yang selama ini mendominasi pasar Turki, mulai dirangsek oleh produk dari Ukraina di pasar Turki – demikian menurut ulasan UkrAgroConsult – sebagaimana direlay oleh kantor berita Reuters.

PM Rusia, Dmitry Medvedev dikabarin udah nyetujuin sanksi perdagangan terhadap Turki, setelah pesawat tempur Rusia ditembak jatuh oleh pihak Turki, diatas wilayah udara Turki (memang). Ya salahnya sendiri ‘lah.

Menteri Pertanian Ukraina, Oleksiy Pavlenko udah mengajukan usulan kepada pihak Turki, jika berkenan bisa menggantikan posisi Rusia memasok kebutuhan utama Turki untuk produk minyak bunga matahari, gandum dan jagung.

Krisis diplomatic ini hingga kini masih berlangsung dan membuat posisi produk makanan Rusia semakin melemah di bumi Turki, sebaliknya peluang bisnis yang menggiurkan bagi Ukraina untuk bisa menggeser posisi Rusia.

Sebagai contoh, Ukraina menghasilkan gandum berkualitas bagus tetapi dalam waktu kurun 5 (lima) tahun ke belakang, pangsa pasarnya hanya 2,7 persen (posisi tahun 2014). Turki membutuhkan bahan baku untuk membuat tepung berorientasi ekspor.

Ukraina tahun ini bakal memanen 28 juta ton gandum dan berencana melepas 16,6 juta ton untuk ekspor. Wooow bingitz ya. Sembilan juta ton diantaranya sudah direalisasikan tinggal sisanya nih nunggu lampu ijo dari Turki. Eng ing eng …

Akankah mimpi Ukraina bisa terwujud dengan aksi boikot dagang dari Rusia ini ? Sepertinya, bila dengan kualitas sama, bisa. Namun di sebuah negara selalu ada kartel ato nuansa politis yang selalu menghinggapi bisnis besar.

Just wait and see.

Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar