Kamis, 04 Desember 2014

JT 041214 : "UASC" Namai Kapal Kontainer Berbahan Bakar LNG Pertama Di Dunia, "Sajir"

Ini bukan saja bagus untuk kegiatan kampanye perusahaan melalui "Corporate Social Responsibility" (CSR) tetapi juga di alam nyata, inovasi terkadang membutuhkan pengorbanan. Untuk memasyarakatkan penggunaan bahan bakar berupa gas alam cair / LNG, khususnya kapal kontainer seukuran ini (ULCS - ultra large containerships) sangat diperlukan kampanye ato sosialisasi. Udk, cadangan bahan bakar lain sudah mulai mengendor lho stoknya.

Persediaan gas alam cair, masih cukup banyak tersimpan di berbagai belahan dunia. Perusahaan minyak masih suka dan fokus di bahan bakar yang lazim di konsumsi saat ini. Untuk bahan bakar gas (BBG) mirip yang ada di Tanah Air, sayang aja gak jalan karena nyaris SPBU-nya gak tersedia. Coba diupayakan setiap sekian puluh km ada SPBU BBG. Niscaya masyarakat lambat laun akan pindah juga.

Adalah "United Arab Shipping Company" (UASC) yang sudah berniat, menggunakan pola hibrida untuk bahan bakar kapal terbarunya. Kapal pertama yang siap diuji-cobakan yakni "Sajir", dinamai di galangan kapal Hyundai Heavy Industries (HHI), Ulsan, Korea Selatan. Kapal tipe ini bahkan disebut-sebut sebagai "the most eco-efficient vessels", pokoknya paling efisien deh.

UASC memesan kapal sekelas ini - diberi kode "A15" - artinya kapal kontainer yang memiliki kemampuan muat hingga 15.000 TEUs ato mendekati angka tersebut. Ada media cetak lain yang menyebut kapasitas maksimal A15 yakni hanya 14.993 TEUs. Beda tipis sebenarnya tapi ya itulah bisnis dan kalo gak ngaruh banget, biarin aja.

Ketentuan internasional yang akan diberlakukan untuk semua kapal niaga nantinya harus mengacu ke IMO - Energy Efficiency Design Index (EEDI) maka nilainya kapal Sajir mendekati angka 50 persen dibawah ketentuan tahun 2025.

Kapal Sajir, akan dioperasikan di rute Asia - Eropa (AE) dan tipe A15 selanjutnya menanti masuk armada UASC dan 6 (enam) unit kapal +18.000 TEUs (A18-class) juga bakal menyusul. Totalnya ada 17 unit ULCS yang bakal memperkuat pasukan UASC di tahun-tahun mendatang.

Manajemen UASC berharap kapal kontainer yang didisain sangat ekonomis ini bisa membuktikan diri, diterima di masyarakat sehingga kapalnya penuh muatan dan motto hemat energi bisa dibuktikan dengan kehadiran Sajir dan 16 unit saudara-saudaranya di industri maritim global.

Selamat dan sukses ya buat UASC. Program ekspansinya maut cuma sayang di Indonesia sempat keburu pindah ke lain hati. Jadi gak sempat menikmati masa kejayaan UASC hik hik hik. Namun demikian, semoga sukses dan tooop deh.


Sumber : UASC.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar