Jumat, 01 Juli 2016

JT 010716 : HMM + Zim Dekati 2M

Ini termasuk aksi nekad Hyundai Merchant Marine (HMM) agar tetap bisa eksis di industri pelayaran. Kabarnya, saat HMM meminta persetujuan dengan para juragan kapal atas harga sewanya, ehhh gak disangka2 malah disetujui.

Justru dalam perjalanan waktu, pihak Hanjin Shipping (HJS) yang rada frustasi, setelah proposal permintaan diskon harga sewa kapalnya ditolak oleh sebagian ship-owners. Ini menimbulkan permasalah baru bagi pelayaran Korea Selatan di dunia internasional.

Tempo hari, HMM sempat ditolak secara halus buat join di THE Alliance karena rongrongan kondisi keuangannya namun kini HJS yang jadi anggota THE Alliance pun tengah semaput sehingga didesak untuk merger sekalian dengan HMM.

Masalah cocok ato ndak perihal merger diatas (maksudnya antara HJS + HMM), itu perkara lain. Dari sisi layanan, anggota aliansi kepengen menjaga citra dan standar layanan agar gak ngerusak satu sama lain.

HMM mengaku sangat terpukul dengan kondisi harga yang terus turun, sehingga menyisakan piutang yang sangat besar. Untuk menjaga stabilitas di pasar yang serba gak pasti, kini mencoba untuk mencari saluran ke Maersk Line dan MSC.

Apa yang mo ditawarin HMM ke 2M ? Rupanya Maersk mengakui bahwa HMM memiliki servis Trans Pasifik (TP) yang cukup prima sehingga bisa menjadi salah satu opsi bagi diterima HMM di 2M. Masalahnya, ada anggota lain yakni MSC yang blon tentu setuju.

Klo sekedar buying slot, kemungkinan bisa … bingitz. Tapi menjadi anggota penuh 2M apalagi harus ngerubah nama menjadi HMM misalnya, khan ngerugiin 2M itu sendiri. HMM bisa jadi singkatan baru : Hyundai, Maersk, MSC. Nah loh ?

Apakah mungkin HMM bisa menjadi bagian dari 2M ? Yuuk kita tunggu info selanjutnya Konstelasi aliansi strategis sangat dinamis sehingga perlu penyesuaian disana-sini. Selain HMM, ternyata Zim Line juga ngebet pengen join 2M, beneran nih ?

Watch Out !


Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar