Rabu, 21 Desember 2016

JT 211216 : Danaos Jeblok, Salahkan Hanjin

Laporan keuangan akhir tahun menjadi titik krusial bagi semua industri, gak terkecuali pemilik kapal di sektor perkapalan seperti Danaos (Yunani). Ini baru satu dan kayaknya bakal menyusul pemilik kapal gede lainnya menyalahkan salah satunya kebangkrutan Hanjin Shipping (HJS).

Ambruknya kerajaan bisnis asal Korea Selatan memang menimbulkan pemikiran dilematis. Di satu sisi, pemerintah melaui Korea Development Bank (KDB) ingin menyelamatkan salah satu rival terberatnya, Hyundai Merchant Marine (HMM) tetapi disisi lain malah mengorbankan HJS.

Pilihan sulit bagi pemerintah maupun KDB saat ini. Bila pun kini digugat balik, gak akan bisa mengembalikan kepercayaan yang telah rontok terhadap kredibilitas HJS dengan tingkat kerugian yang luar biasa besar dan dahsyat.

Salah satunya Danaos Corporation. Kabarnya, di catatan kuartal 3 – 2016, Danaos merugi USD 8,39 juta dan jika dibandingkan hasil tahun 2015 di periode yang sama, untung USD 42,07 juta. Yang disalahkan disini adalah kebangkrutan pelayaran asal negeri Ginseng tadi.

Asal tahu aja nih, Danaos nyewain kapal ke Hanjin 3 x 10.000 TEUs + 5 x 3.400 TEUs untuk kontrak jangka panjang (biasanya diatas 8 tahun) namun sekarang gak jelas juntrungannya. Apakah ini tidak dihitung operating revenue-nya, entahlah.

Yang pasti, untuk kuartal 3, dipastikan semua kapal yang disewakan ke pelayaran besar menggerus duit USD 24,8 juta karena biz lagi drop, USD 15 juta diantaranya merupakan outstanding sewa kapal ke Hanjin.

Kini, Danaos tengah berusaha untuk memasarkan kembali kapal ex sewa ke Hanjin karena kapal ini relatif merupakan kapal baru dan argonya tetap jalan. Good luck !


Sumber : Dari Sana-sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar