Minggu, 07 Juli 2013

JT 070713 : Entitas "Zim Line" Bakal Dipecah

Israel Corp. yang memiliki 99,7 % saham pelayaran “Zim Line” diberitakan bakal merelakan pelayarannya dilego ke pihak lain namun dengan catatan induk perusahaan menyisakan saham untuk keamanan nasional.

Nantinya, Zim Line bakal dibagi menjadi 2 (dua) entitas terpisah, sebut saja selain pelayaran kontainer, bakal ada biz non-chemical – demikian menurut laporan Tel Aviv Stock Exchange belum lama ini.

Sebelumnya, media cetak “Haaretz” sempat mengabarkan bahwa Zim siap dilego untuk melunasi utang-utangnya kepada pihak kreditor namun akan berusaha mempertahankan salah satu afiliasi ICL, perusahaan kimia, pupuk serta penyulingan minyak.

Menurut media cetak yang berbasis di London, “Financial Times” (FT) dan kantor berita “Reuters”, Israel Corp. gak Cuma siap melepas saham Zim tetapi juga pabrik mobil di RRCina – “Qoros”, pabrik semi-konduktor “Tower Jazz”, selain pembangkit listrik “IC Power” dan “IC Green Energy”.

Oh ya, Pemerintah Israel bakal memegang sisa saham 24% dan memiliki hak veto selaku “golden share” dengan alasan keamanan nasional. Bisa-bisanya aja karena memang Israel merupakan negara Zionis dan memiliki musuh abadi dimana pun juga.

Rujukan sebelumnya, silahkan baca JT 290613 : Israel Corp. Pertahankan “Zim Line”.

So, Zim set for spin-off and splitted ? Just wait and see for the details.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 06 Juli 2013

JT 060713 : "CSAV" + "PIL" Dapat Kapal Baru

Dunia maritim boleh teriak sepuasnya, kenyataan gak bisa dipungkiri. Masalahnya, walau volume gak sebanding ruang kapal (space) yang tersedia, selalu menempatkan pelayaran pada posisi sulit diterka. Perang tarif ato saling berdiam diri dan terakuisisi ato tersingkir ? Survival of the fittest, siapa kuat dia bertahan.

Belum lama ini, Daewoo-Mangalia Heavy Industries (DMHI) - afiliasi DSME Shipyard di Rumania - mengirimkan kapal "CSAV Toconao" (8.600 TEUs) ke pihak Zodiac Maritime. Tahu dunk peruntukannya buat siapa ? Pelayaran Cile yang punya hajat gede tuh, CSAV.

Kapal ini merupakan yang pertama, dari 4 (empat) unit yang dipesan Zodiac bulan April 2011, namun disewakan ke CSAV untuk sewa jangka panjang. Kapal ini dibangun atas konsep 300m x 48m yang dikembangkan oleh DSME. Sempat tertunda karena sikon diluaran sana yang tengah bergejolak.

Toconao merupakan nama kota kecil di Cile dan saat ini, kapal CSAV Toconao sedang berlabuh di Laut Marmara, menunggu penugasan. Kapal ke-2 bakal segera bergabung "CSAV Traiguem" sekitar Agustus mendatang namun secara perlahan diundur-undur agar memberi ruang berpikir petinggi CSAV, mau dioperasikan mana idealnya he he he.

Selain CSAV, pelayaran yang bermarkas di Singapura pun tengah giat memperoleh pesanannya. Pacific International Lines (PIL) baru juga mendapatkan kapal anyar "Kota Ganding" (2.824 TEUs). Kapal ini disaerahterimakan Juni lalu namun baru akan dioperasikan minggu ini, di servis milik PIL di Asia - Red Sea (RS2) dan kapal ini akan menggantikan "RHL Felicitas" (5.100 TEUs).


Kota Ganding dibangun di Hyundai Mipo Dockyard, Ulsan, Korea Selatan dan kapal ini merupakan unit terakhir yang diproduksi dengan sebutan model "Mipo 2800". Seri kapal ini dipasarkan pertama kali di bulan Juli 2001, bersamaan dengan pengiriman kapal perdana "Engiadina" ke pemilik Swiss Atlantique. Kini dioperasikan Seachange Maritime dengan nama "Tasanee". Total sudah 66 unit seri ini dibuat selama beberapa dekade.

PIL memiliki 3 (tiga) unit kapal ini dan ditambahi ship's crane / derek kapal, agar bisa beroperasi di pelabuhan yang tidak memiliki fasilitas lengkap, semisal di pedalaman Afrika dan sejenisnya. Wooow mantap. Kayak di Kalimantan aja Bro. Mantabz deh.


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 05 Juli 2013

JT 050713 : Presiden Mesir Digulingkan Militer

Kemelut di Timur Tengah membara lagi. Setelah Suriah yang tak kunjung padam, Mesir dikhawatirkan akan bernasib sama. Setahun setelah terpilih menjadi presiden, Mohammad Mursi (foto) resmi digulingkan oleh militer Mesir.

Kudeta yang telah menumbangkan Presiden Mesir ini, rupanya dipupuk oleh kegagalan “Arab Spring” dalam menjalankan pemulihan ekonomi. Setelah ultimatum militer selama 48 jam, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Abdel Fattah al-Sisi melengserkan Mursi, menahan konstitusi dan menjadualkan pemilihan ulang.

Adly Mansour (Ketua Mahkamah Konstitusi) terpilih sebagai presiden sementara Mesir. Untuk diketahui, penilaian ekonomi Mesir kian memburuk. IMF memprediksi ekonomi hanya akan bertumbuh 2 % saja dan merupakan yang terburuk dalam sejarah Mesir moderen.

Ribuan demonstran merayakan kudeta tersebut sebagai kemenangan demokrasi. Padahal presiden Mursi dipilih menjadi menjadi presiden melalui pemilihan yang dianggap demokratis. Kudeta ini merupakan buntut demo besar-besaran rakyat Mesir yang sudah muak dengan janji-janji.

Mesir berjanji akan membangun masyarakat yang kuat dan stabil serta mengikut-sertakan semua pihak – demikian janji al-Sisi. Saat mengumumkan, al-Sisi didampingi wakil ulama Al Azhar, wakil Grereja Kristen Koplik, tokoh oposisi Muhammad al-Beredei dan pemimpin pergerakan Tamarod.

Pengumuman militer ini disambut gemuruh teriakan dan tepuk tangan pengunjuk rasa di Lapangan Tahrir. Dua setengah tahun lalu, di lapangan ini gelombang unjuk rasa berhasil menumbangkan diktator militer Husni Mubarak.

Jalur perdagangan di wilayah Terusan Suez dikabarkan aman dan terlindung dari aksi unjuk rasa kali ini sehingga tidak / belum mengganggu arus lalu lintas kapal komersil yang melintas. Syukurlah dan semoga proses transisi kali ini lancar dan aman.


Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Kompas.

Kamis, 04 Juli 2013

JT 040713 : Update 1 - Belahan “MOL Comfort” + Contingency Plan G6


Setelah sempat shock dengan tenggelamnya separuh jiwa “MOL Comfort” beberapa waktu lalu di Samudera Hindia, tanggal 01/07 lalu tali penarik yang menghubungkan kapal tug dan belahan MOL Comfort sempat terputus.

Tapi jangan kuatir – demikian laporan terkini dari pihak Mitsui O.S,K Lines (MOL) – bahwa pengamanan sudah dilakukan dan tali penarik sudah tersambung kembali. Semoga perjalanan menuju pelabuhan terdekat bisa lancar dan tak terkendala lagi.

Seperti diketahui, MOL Comfort yang memiliki kapasitas 8.000 TEUs terbelah saat menghadapi badai (cuaca) buruk di Samudera Hindia pada tanggal 17/06 lalu. Bagian depan berhasil diselamatkan namun bagian belakang, akhirnya tenggelam tanggal 27/06 lalu.

Bagian yang tenggelam hingga kini masih dalam pantauan tim penyelamat, termasuk mengantisipasi kemungkinan bocoran minyak namun beruntung hingga saat ini belum ada tuh. Siiiip, aman dunk.

Seperti diketahui, setelah insiden MOL Comfort pihak manajemen menarik 6 (enam) sisterships yang beroperasi ke galangan, untuk proses pengecekan (inspeksi) dan kemungkinan besar akan dilakukan upgrading memperkuat struktur lambung kapal 2x lebih kuat.

Selain MOL, mitra kerja di aliansi strategis termasuk yang kelimpungan mencari kapal-kapal pengganti di semua rute yang dikerjasamakan di loop “G6”. APL, HMM, MOL, H-L, OOCL dan NYK bahu membahu menjaga servis yang ada saat ini.

Hari ini, pihak MOL mengumumkan langkah darurat menghadapi penarikan “C-class” dari Loop yang dioperasikan G6.

a. “MOL Courage” bakal ditarik dari rute westbound Loop 1 Asia – Eropa (AE) di Singapura dan sementara waktu kargonya dipindahkan ke kapal “MOL Commitment”, “MOL Charisma” setelah bongkar di Tokyo pun akan ditarik dari Loop 1 AE sedangkan muatannya akan diteruskan oleh “MOL Generosity” (5.605 TEUs) untuk tujuan Hong Kong.

b. Kargo ex MOL Generosity akan dilanjut dengan kapal “MOL Continuity” ke Eropa. Untuk diketahui, MOL Continuity dan “MOL Cosmos” merupakan produk galangan lain, Koyo-designed dan bukan buatan Mitsubishi Heavy Industries (MHI), jadi gak kena emergency drydocking.

c. “MOL Creation” di Loop 1 AE juga dibatalkan dan posisinya digantikan oleh “MOL Growth” (5.605 TEUs) untuk membawa muatan ex Jepang (Tokyo, Kobe, Nagoya dan Shimizu) ke Hong Kong dan nantinya akan diteruskan ke AE. 

d. Sementara itu ad-hoc call dari Hong Kong (HKG) bakal dilayani oleh kapal “NYK Helios” ETA/ETD HKG 11-12/07 dan “OOCL Chongqing” ETA/ETD HKG 15-16/07.

Kronologis insiden “MOL Comfort” bisa ditelusuri di laporan sebelumnya, silahkan cek JT 010713 : “G6” Umumkan Contingency Plan, JT 280613 : Belahan “MOL Comfort” Tenggelam, JT 270613 : “MOL Comfort” Ditarik Ke Salalah ?, JT 230613 “ MOL Sewa Tim Penyelamat, JT 210613 : “MOL Comfort” Terapung Dan Terbelah, JT 190613 : Update – Mitsui Kirim Tim Penyelamat “MOL Comfort”, JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab dan JT 170613 : Tragedi Pelayaran Minggu ini.

Semoga cepat bisa diatasi dengan baik. Bila ada perkembangan lebih lanjut dari “Contingency Plan” G6 bakal diinfo deh. Stay cool.


Sumber : Dari Sana-sini / Kredit Foto ; SN-TR.

Rabu, 03 Juli 2013

JT 030713 : Penyelidik Inggeris Dilarang Naik Kapal "ACX Hibiscus"


Akibat adanya insiden tabrakan kapal kontainer di perairan Panama, terdapat sedikit ketegangan antara petugas penyelidik Inggeris dengan pemerintah Jepang, yang mana pemilik kapal ACT Carriers Corp. melarang naik kapalnya.

Kejadiannya, kapal berbendera Panama “ACX Hibiscus” (kapasitas 1.600 TEUs) bertabrakan dengan kapal berbendera inggeris “Hyundai Discover” (sebelumnya MSC Dymphna, berkapasitas 5.500 TEUs) yang dioperasikan oleh Zodiac Maritime.

Kapal ACX Hibiscus kemudian dibawa ke Singapura dan pada saat itu, para penyelidik dari British Marine Accident Investigation Branch (BMAIB) akan naik kapal ACX Hibiscus, serta-merta dilarang – sebagaimana dilaporkan media “Trade Winds” yang bermarkas di Oslo.

ACT Carriers Corp. hanya mengijinkan kepada Panama Maritime Authority (PMA) untuk melakukan investigasi ke kapal ACX Hibiscus karena kapal tersebut di luar yurisdiksi BMAIB. Bahkan PMA diwanti-wanti, hasil penyelidikannya tidak boleh bocor hingga ke BMAIB.

Tindakan owner ACX Hibiscus dianggap melanggar ketentuan Organisasi Maritim Internasional ato International Maritime Organization (IMO) – Casualty Investigation Code. Lantas bagaimana kelanjutannya ? Semoga gak diperpanjang deh ya. Kompromi aja.


Sumber : SN-TR.

Selasa, 02 Juli 2013

JT 02070613 : APL Terima Kapal Ke-4 + Sewakan Ke MOL

Ini keunikan jaman sekarang. Membangun kapal tetapi peruntukannya bagi pelayaran lain.Jaman baheula, mana ada he he he. Dan dulu, setiap pelayaran boleh berbangga, jalan sendiri-sendiri tapi kini trennya berkolaborasi.

Dunia bisnis berkembang dari waktu ke waktu. Adalah APL – afiliasi dari NOL Group Singapura – yang belum lama ini menerima kapal anyar ke-2 dari 5 unit yang bakal disewakan ke pelayaran Jepang MOL, yang selama ini jadi mitra kerjanya di aliansi “G6”.

Sebagai info aja, MOL menamai kapal barunya ini “MOL Quality”, memiliki kapasitas 14.000 TEUs dan bakal bergabung di loop 4 Asia – Eropa (AE) milik G6. Jadual keberangkatan dari pelabuhan Ningbo 28/06.

APL membangun 10 unit kapal seri 14.000 TEUs dimana nantinya APL akan memakai 5 unit dan 5 unit lainnya disewakan ke MOL. Hingga saat ini sudah 4 kapal yang dikirim, APL mendapatkan 2 unit, “APL Advance” dan “APL Raffles”, MOL juga 2 unit, salah satunya MOL Quality.

Dua kapal seri gede berikut yang akan datang yakni “APL Vanda” dan “MOL Quartz”. Kapal-kapal terbaru ini dipesan dari Hyundai Samho dan skema kerjasama antara APL dan MOL dikemas saat keduanya bermitra di aliasni strategis “The New World Alliance” (TNWA).

Oh ya, NOL Group memesan kapal-kapal seri 14.000 TEUs di bulan Juni 2011. Congrats.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 01 Juli 2013

JT 010713 : “G6” Umumkan "Contingency Plan"

Sehubungan dengan terjadinya insiden terbelahnya kapal kontainer “MOL Comfort” yang dioperasikan Mitsui O.S.K Lines (MOL) dan sebagian darinya tenggelam beberapa hari lalu. Dampak susulannya mulai dirasakan saat ini.

“G6” merupakan aliansi strategis palayaran global, yang menggabungkan pola operasi dari 2 (dua) kekuatan besar sebelumnya, yakni “Grand Alliance” (G.A) : Hapag-Lloyd, OOCL dan NYK sedangkan “The New World Alliance” (TNWA) : APL, HMM dan MOL.

Nah akibat insiden diatas, saudara-saudara “MOL Comfort” diperintahkan untuk segera masuk dok dan melewati pemeriksaan ketat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti MOL Comfort dimasa mendatang.

Yang brasa banget sekarang adalah, perusahaan asuransi siap-siap berhitung keras untuk mengganti kerugian dan mitra kerjanya di G6, bahu membahu menutup lubang yang ditinggalkan kapal-kapal MOL untuk keperluan check-up.

Ada 6 (enam) unit kapal “kelas C” yang ditarik untuk dry-docking tak terjadual. Mereka adalah :  “MOL Creation”, “MOL Charisma”, “MOL Celebration”, “MOL Courage”, “MOL Competence” dan  “MOL Commitment”.

Pihak manajemen menegaskan, kapal-kapal tersebut diatas akan diperkuat bagian lambung kapalnya, bekerjasama dengan pihak galangan kapal “Mitsubishi Heavy Industries” (MHI) serta NKK selaku classification society.

Kronologis kejadian terkait isu kapal “MOL Comfort”, silahkan baca : JT 280613 : Belahan “MOL Comfort” Tenggelam, JT 270613 : “MOL Comfort” Ditarik Ke Salalah ?, JT 230613 “ MOL Sewa Tim Penyelamat, JT 210613 : “MOL Comfort” Terapung Dan Terbelah, JT 190613 : Update – Mitsui Kirim Tim Penyelamat “MOL Comfort”, JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab dan JT 170613 : Tragedi Pelayaran Minggu ini.

Semoga semua upaya MOL maupun mitra G6 bisa menyelesaikan permasalahan dengan baik. Begitu juga tugas berat MHI dan NKK serta pihak asuransi dalam menangani kasus MOL Comfort ini. Pelajaran sangat berharga bagi industri maritim dunia.


Sumber : Dari Sana-sini.