Jumat, 12 Juli 2013

JT 120713 : “Hadley Shipping” + “Torvald” Dapat Kapal Baru

Dunia maritim terus saja menunjukkan keunikan. Magnet apa yang sebenarnya membuat si empunya duit mau berinvestasi, membangun klapal yang return of investment (ROI) alias balik modalnya makan waktu 20 tahunan ? Ada faktor gambling-nya juga ? Entahlah.

Berikut ini, catatan masuknya 2 (dua) kapal baru namun bagi Pembaca, nama-nama ini masih asing. Namun bila sudah ada yang pernah mendengar ato membacanya, bersyukurlah. Anda selangkah lebih maju dari editor he he he.

Yang pertama, sebuah kapal kontainer berkapasitas 1.740 TEUs "Cerinthus" baru saja masuk armada "Hadley Shipping", dari galangan Guangzhou Wenchong Shipyard, RRCina. Menurut catatan, awalnya kapal ini dipesan Norse Management U.K (order bulan Juni 2010) namun tiada kabar berita hingga munculnya email ini, rupanya sudah berpindah tangan.

Cerinthus disewa oleh KMTC untuk rute operasi Korea - Indonesia namun kapan efektifnya dan apakah nama kapalnya akan disesuaikan juga, belum ada kabar. Kalo ada, sok pasti Pembaca Jurnal Tr@msport (JT) tahu duluan. Siiip !

Selain Hadley Shipping, nama yang relatif baru sebagai juragan kapal yakni "Torvald Klaveness Maritime", yang baru aja menerima "Ballenita" (2.504 TEUs). Kapal ini merupakan kapal ke-2 dari 4 (empat) unit pesanan di bulan September 2010, ke galangan Jiangsu Yangzijiang Shipbuilding, RRCina.

Kapal Ballenita sepertinya disewakan ke Zim Line via afiliasinya "Gold Star Line" (GSL) dan bakal dikaryakan di rute FAX yang menghubungkan Asia - Afrika Barat. Ballenita merupakan nama sebuah kota pantai di Ekuador, Amerika Selatan. Kapal ke-3 dan ke-4 akan diberi nama "Balsa" (akhir 2013) dan "Baleares" (2014) dan sudah beberapa kali mengalami penundaan akibat situasi yang kurang stabil.

Sekarang, sudah siap tempur semua ? Berhati-hatilah cuaca di luar sana masih belum kondusif. Take care.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 11 Juli 2013

JT 110713 : "MOL Comfort" Tenggelam Abiiiiiz

Keajaiban yang sempat menaungi kapal kontainer "MOL Comfort" berakhir sudah. Publik dan pengamat bahkan pemilik barang, mengikuti secara cermat perkembangannya hingga detik-detik terakhir upaya penyelamatan namun tidak berhasil ... Hik hik hik.

Lebih dari 3 (tiga) minggu setelah kecelakaan awal yang mendera MOL Comfort terbelah 2 (dua) hingga bagian belakangnya tenggelam terlebih dulu. Separuh bagian (front half) yang tengah ditarik menuju pelabuhan terdekat akhirnya tenggelam juga. Tragis memang, tapi bukan tanpa usaha. Pihak MOL dan regu penyelamat sudah berupaya keras namun timbulnya kobaran api beberapa hari lalu serta cuaca buruk, memupus harapan yang tersisa.

Semua kontainer diatas kapal milik "Mitsui O.S.K Lines" (MOL) yang memiliki kapasitas hingga 8.540 TEUs dan dioperasikan di Loop 1 milik G6 dinyatakan hilang. Pihak MOL tetap menyiagakan regu penyelamat guna memantau efek polusi bahan bakar yang mungkin timbul serta memonitor pergerakan kontainer yang mungkin saja terapung-apung di laut sebagai antisipasi.

Sementara kasus investigasi atas insiden MOL Comfort belum diketahui hasilnya, pihak MOL tidak ingin mengambil risiko dan menarik semua sisterships untuk menjalani pengecekan ulang (emergency drydocking). Setidaknya ada 6 (enam) unit C-series yang mendapat perhatian manajemen dan kesemuanya produk Mitsubishi Heavy Industries (MHI), Jepang.

Ikuti kronologis sebelunya di blog ini, dengan merujuk
JT 090713 : Belahan “MOL Comfort” Terbakar, JT 040713 : Update 1 – Belahan “MOL Comfort” + Contingency Plan G6, JT 010713 : “G6” Umumkan Contingency Plan, JT 280613 : Belahan “MOL Comfort” Tenggelam dan JT 270613 : “MOL Comfort” Ditarik Ke Salalah ?

Baca juga JT 230613 : MOL Sewa Tim Penyelamat, JT 210613 :”MOL Comfort” Terapung Dan Terbelah, JT 190613 : Update – Mitsui Kirim Tim Penyelamat “MOL Comfort”, JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab dan JT 170613 : Tragedi Pelayaran Minggu Ini.

Ikut prihatin. Suatu kehilangan dan pelajaran berharga bagi industri maritim global atas insiden diatas.

Sumber : LV / Kredit Foto : gCaptain.

Rabu, 10 Juli 2013

JT 100713 : "Maersk Line" Terima Kapal Terbesar "Maersk Mc-Kinney Moller" 18.270 TEUs

Setelah menunggu dan melewati prosesi penamaan kapal 2 minggu lalu, pelayaran terbesar di dunia "Maersk Line" akhirnya menerima kapal kontainer jumbo berkapasitas 18.270 TEUs, "Maersk Mc-Kinney Moller" dari galangan DSME, Korea Selatan. Maersk memesan 20 unit kapal jumbo ini.

Kapal teranyar ini tidak hanya berhasil menggeser reputasi "Emma Maersk" yang memiliki kelebihan 2.250 TEUs, tetapi juga yang terunik di dunia. Konsep "3E" yang diusung merupakan penjabaran fokus disain kapal ini: energy efficient, economies of scale dan environmental friendliness.

Uniknya tadi, kapal seri "triple E" ini dilengkapi mesin dobel, propeler ganda dan sistem propulsi kembar. Pokoknya serba dua deh. 3E juga merupakan kapal dengan plug-in reefer terbesar ke-2 di dunia karena menyediakan 1.800 reefer-plug dan hanya kalah dari spesialis reefer-ship Hamburg-Sud "Cap San Nicolas" yang bisa memasok reefer container hingga 2.100 TEUs !

Spesifikasi teknisnya EEE, panjang total kapal 399 meter dan lebar 59 meter (23 rows) ato hanya 2 meter lebih panjang, serta lebarnya hanya 1 row lebih unggul dari Emma Maersk 15.500 TEUs (buatan Odense Steel Shipyard) namun 3E berhasil memanfaatkan ruang-ruang tak terpakai, menjadi optimal. Top abiiiz !

Untuk diketahui. Nama kapal terbaru mengabadikan "Maersk Mc-Kinney Moller", putera dari Arnold Peter Moller yang mendirikan A.P. Moller-Maersk Group di tahun 1904. Maersk Mc-Kinney Moller menjabat sebagai Chairman di grup hingga 2003, dan mundur dari tampuk setelah 63 tahun berkarya. Beliau wafat pada tahun 2012 di usia 98 tahun.

Warisan yang patut dilestarikaan dan membawa martabat bangsa Denmark dikagumi dunia. Maersk sendiri dikenal sebagai raksasa transportasi global dengan perannya yang cukup dominan dewasa ini.

Congrats.

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 09 Juli 2013

JT 090713 : Belahan “MOL Comfort” Terbakar

Pihak pelayaran “Mitsui O.S.K Lines” (MOL) melaporkan pada hari Sabtu 06/07 percikan api muncul di belahan kapal kontainer “MOL Comfort” yang tengah dipandu menuju pelabuhan terdekat. Pihak MOL langsung meminta pertolongan tim penyelamat untuk bertindak.

Info terbaru Senin 08/07, pihak Penjaga Pantai India mengirimkan kapal “ICGS Samudra Prahari” guna membantu pemadaman api yang berkobar diatas kapal. Seberapa besar dan seberapa parah, upaya pemadaman, masih terus dilakukan.

Semoga tidak terjadi hal tragis yang sangat tidak diinginkan alias tenggelam dalam perjalanan. Do your best Guys !

Berikut cuplikan foto-foto penyelamatan belahan MOL Comfort dari kepungan api yang tengah menjalar dari satu kontainer ke kontainer lainnya. Apa juga yang menyebabkan timbulnya percikan api, masih tanda tanya besar.


Kronologis insiden “MOL Comfort” bisa ditelusuri di laporan sebelumnya, silahkan cek : JT 040713 : Update 1 - Belahan “MOL Comfort” + Contingency Plan G6, JT 010713 : “G6” Umumkan Contingency Plan, JT 280613 : Belahan “MOL Comfort” Tenggelam, JT 270613 : “MOL Comfort” Ditarik Ke Salalah ?

Baca juga JT 230613 “ MOL Sewa Tim Penyelamat, JT 210613 : “MOL Comfort” Terapung Dan Terbelah, JT 190613 : Update – Mitsui Kirim Tim Penyelamat “MOL Comfort”, JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab dan JT 170613 : Tragedi Pelayaran Minggu Ini.


Sumber : gcaptain / Kredit Foto : Indian Coast Guard.

Senin, 08 Juli 2013

JT 080713 : Dampak Rontoknya “STX PO”

Setelah sejumlah kapalnya ditahan di Selandia Baru dan di beberapa negara dilaporkan kapal “STX Pan-Ocean” (STX PO) mengalami kesulitan pelayanan. Kini secara perlahan pula, sejumlah servis yang pernah dioperasikan, mulai ditutup satu per satu.

Yang terbaru, STX PO cabut dari servis Korea – Vietnam dan menarik kapal-kapal yang dioperasikan bersama mitra kerjanya. Kontan aja rekan sekerja dibuat kelojotan karena mendadak harus stop operasi ato harus beli slot ke pelayaran lain.

Beruntung bagi pelayaran yang bermodal kuat, bisa langsung menambah kapal untuk mengganti kapal STX PO yang ditarik. Nah kalo ngepres dan ngedadak gini, pelayaran lain pilih tutup servis sementara.

Setelah STX PO cabut di rute Korea – Vietnam, kini Hanjin Shipping (HJS) menjadi satu-satunya pelayaran di rute cantik, “NHS”. Tadinya HJS menyiapkan 2 kapal sedangkan STX PO menyumbang 1 kapal. Kini ketiga armadanya merupakan kapal HJS.

STX PO menarik kapal “STX Dalian” (1.732 TEUs) dan HJS menambalnya dengan kapal lebih gede “Hanjin Port Adelaide” (2.553 TEUs). Pembeli slot NHS yang bertahan : OOCL. Heung-A dan Sinokor. Top deh.

Servis lain yang menghubungkan Korea – Thailand – Vietnam yang dikemas dalam servis “NTS” juga menyisakan ruang kosong, saat STX PO menarik kapal sewanya “Hansa Calypso” dan mengembalikannya ke pemilik / owner. NTS dioperasikan bersama HJS dan KMTC.

Hansa Calypso (1.645 TEUs) digantikan oleh “Hanjin Sao Paulo” (1.703 TEUs). Kini NTS tetap mengoperasikan 3 (tiga) unit kapal cuma 2 unit merupakan kontribusi HJS dan 1 unit lainnya tetap dioperasikan KMTC.

Rotas NTS selengkapnya sebagai berikut : Busan – Kwangyang – Shanghai – Hong Kong – Laem Chabang – Bangkok – Laem Chabang – Ho Chi Minh City – Busan. Selain memporak-porandakan rute Korea – Vietnam, STX PO juga meluluh-lantakkan rute korea – Cina – Vietnam.

Korbannya adalah Yang Ming Line (YML) dan Cheng Lie Navigation (CNC) yang terpaksa harus menghentikan servis “CTS”. Tadinya STX PO, YML dan CNC menyumbang masing-masing 1 (satu) kapal.

Dengan rontoknya STX PO, YML paling merana karena muatan ex Korea dan Vietnam mangkrak alias berupaya keras mencari opsi alternatif. Rotasi CTS selama ini : Incheon – Qingdao – Shanghai – Ho Chi Minh – Laem Chabang – Hong Kong – Shekou – Incheon.

Rute mana lagi yang akan terimbas dengan rontoknya STX PO, masih harus dicermati. Rujukan sebelumnya, silahkan baca: JT 220613 : STX PO Masuk Program Restrukturisasi dan JT 110613 : “STX Pan-Ocean” Kritis.

Take care ya.

Sumber : Dari Sana-sini.   

Minggu, 07 Juli 2013

JT 070713 : Entitas "Zim Line" Bakal Dipecah

Israel Corp. yang memiliki 99,7 % saham pelayaran “Zim Line” diberitakan bakal merelakan pelayarannya dilego ke pihak lain namun dengan catatan induk perusahaan menyisakan saham untuk keamanan nasional.

Nantinya, Zim Line bakal dibagi menjadi 2 (dua) entitas terpisah, sebut saja selain pelayaran kontainer, bakal ada biz non-chemical – demikian menurut laporan Tel Aviv Stock Exchange belum lama ini.

Sebelumnya, media cetak “Haaretz” sempat mengabarkan bahwa Zim siap dilego untuk melunasi utang-utangnya kepada pihak kreditor namun akan berusaha mempertahankan salah satu afiliasi ICL, perusahaan kimia, pupuk serta penyulingan minyak.

Menurut media cetak yang berbasis di London, “Financial Times” (FT) dan kantor berita “Reuters”, Israel Corp. gak Cuma siap melepas saham Zim tetapi juga pabrik mobil di RRCina – “Qoros”, pabrik semi-konduktor “Tower Jazz”, selain pembangkit listrik “IC Power” dan “IC Green Energy”.

Oh ya, Pemerintah Israel bakal memegang sisa saham 24% dan memiliki hak veto selaku “golden share” dengan alasan keamanan nasional. Bisa-bisanya aja karena memang Israel merupakan negara Zionis dan memiliki musuh abadi dimana pun juga.

Rujukan sebelumnya, silahkan baca JT 290613 : Israel Corp. Pertahankan “Zim Line”.

So, Zim set for spin-off and splitted ? Just wait and see for the details.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 06 Juli 2013

JT 060713 : "CSAV" + "PIL" Dapat Kapal Baru

Dunia maritim boleh teriak sepuasnya, kenyataan gak bisa dipungkiri. Masalahnya, walau volume gak sebanding ruang kapal (space) yang tersedia, selalu menempatkan pelayaran pada posisi sulit diterka. Perang tarif ato saling berdiam diri dan terakuisisi ato tersingkir ? Survival of the fittest, siapa kuat dia bertahan.

Belum lama ini, Daewoo-Mangalia Heavy Industries (DMHI) - afiliasi DSME Shipyard di Rumania - mengirimkan kapal "CSAV Toconao" (8.600 TEUs) ke pihak Zodiac Maritime. Tahu dunk peruntukannya buat siapa ? Pelayaran Cile yang punya hajat gede tuh, CSAV.

Kapal ini merupakan yang pertama, dari 4 (empat) unit yang dipesan Zodiac bulan April 2011, namun disewakan ke CSAV untuk sewa jangka panjang. Kapal ini dibangun atas konsep 300m x 48m yang dikembangkan oleh DSME. Sempat tertunda karena sikon diluaran sana yang tengah bergejolak.

Toconao merupakan nama kota kecil di Cile dan saat ini, kapal CSAV Toconao sedang berlabuh di Laut Marmara, menunggu penugasan. Kapal ke-2 bakal segera bergabung "CSAV Traiguem" sekitar Agustus mendatang namun secara perlahan diundur-undur agar memberi ruang berpikir petinggi CSAV, mau dioperasikan mana idealnya he he he.

Selain CSAV, pelayaran yang bermarkas di Singapura pun tengah giat memperoleh pesanannya. Pacific International Lines (PIL) baru juga mendapatkan kapal anyar "Kota Ganding" (2.824 TEUs). Kapal ini disaerahterimakan Juni lalu namun baru akan dioperasikan minggu ini, di servis milik PIL di Asia - Red Sea (RS2) dan kapal ini akan menggantikan "RHL Felicitas" (5.100 TEUs).


Kota Ganding dibangun di Hyundai Mipo Dockyard, Ulsan, Korea Selatan dan kapal ini merupakan unit terakhir yang diproduksi dengan sebutan model "Mipo 2800". Seri kapal ini dipasarkan pertama kali di bulan Juli 2001, bersamaan dengan pengiriman kapal perdana "Engiadina" ke pemilik Swiss Atlantique. Kini dioperasikan Seachange Maritime dengan nama "Tasanee". Total sudah 66 unit seri ini dibuat selama beberapa dekade.

PIL memiliki 3 (tiga) unit kapal ini dan ditambahi ship's crane / derek kapal, agar bisa beroperasi di pelabuhan yang tidak memiliki fasilitas lengkap, semisal di pedalaman Afrika dan sejenisnya. Wooow mantap. Kayak di Kalimantan aja Bro. Mantabz deh.


Sumber : Dari Sana-sini.