Sabtu, 25 Juli 2020

JT 250720 : Southwest Airlines Hindari PHK

Jika jumlah penumpang pesawat gak bertambah secara nyata, maka banyak maskapai penerbangan dipastikan bakal kolaps ato bangkrut. Tinggal permasalahan waktu semata dan hampir kebanyakan industri sedang menyiasati hal serupa.

Bagaimana saat ini menghindari wabah Coronavirus / Covid-19 berkelanjutan serta menyiasati agar perusahaan tetap bisa beroperasi. Salah satu maskapai penerbangan asal Amrik, Southwest Airlines mengupayakan agar jumlah penumpang bisa ditingkatkan hingga 3x lipat.

Hal yang sulit terlaksana ditengah gencarnya upaya jaga jarak sehingga lebih mirip mimpi di siang hari, tapi yang namanya usaha ya boleh2 aja. Pihak Southwest sudah memasang ancang2, bila upaya tersebut gagal, barulah PHK.

Dengan adanya pengetatan aturan, CEO Southwest Airlines, Gary Kelly mengatakan bahwa perusahaannya kelebihan pegawai. Walau jumlah penumpang sejak Maret 2020 sudah mulai meningkat tapi masih 73 persen dibawah angka tahun 2019.

Rivalnya, United Airlines minggu lalu kabarnya bakal memangkas 45 persen angkatan kerjanya dan bakal kehilangan pekerjaan mulai September 2020 mendatang. Pihak United mengatakan saat ini mereka kelebihan pekerja hampir 20.000 orang.

Info terkini, pihak Southwest sudah mendapat persetujuan mendaptkan dana pinjaman sebesar USD 2,7 Milyar dari total pengajuan yang diminta USD 3,2 Milyar. Masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut.

Ikut prihatin.

Sumber : Dari Sana-sini. / Foto : The Wall Street Journal.

Jumat, 24 Juli 2020

JT 240720 : YML Tambah Kapal 3 x 11.500 TEUs


Untuk mengimbangi perkembangan di tubuh aliansi + juga antisipasi pertumbuhan ekonomi kedepannya, pelayaran Taiwan Yang Ming Transport (lebih dikenal sebagai Yang Ming Line / YML) dikabarkan sedang memesan 3 x 11.500 TEUs.

Biasaanya, YML selalu memesan unit kapalnya di CSSC yakni galangan kapal milik Taiwan tetapi justru kali ini pihak YML memesan dari sebuah galangan kapal besar di Jepang – belum disebutkan namanya.

Tapi dari beberapa informasi yang beredar sebelumnya, kemungkinan di Imabari Shipbuilding karena rencana sewa jangka panjangnya via afiliasi Shoen Kisen. Kapal2 anyar ini untuk rencana pengiriman di tahun 2022 mendatang.

Tadinya pihak yang mempertimbangkan kapal yang lebih gede tetapi dengan melihat perkembangan yang terjadi, pihak YML mengambil langkah moderat tetap menambah armada namun cukup dengan kapasitas 11.500 TEUs.

Mantap jiwa. Keputusan yang didasari pertimbangan matang semoga bisa menjaga kinerja dengan baik. Good Luck YML. Untuk informasi tambahan aja, YML ikut aliansi strategis THE Alliance yang beranggotakan HMM, Hapag-Lloyd (H-L) + Ocean Network Express / ONE.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 23 Juli 2020

JT 230720 : India Desak Gunakan Produk Lokal


Sebagai buntut perseteruan diperbatasan antara India dengan RRCina, pemerintah India meminta 2 (dua) perusahaan, yakni Bharat Sanchar Nigam (BSNL) + Mahanagar Telephone Nigam (MTNL) untuk menggunakan produk lokal daripada menggunakan produk RRCina.

India juga bertekad melawan dominasi perusahaan Cina daratan seperti Huawei + ZTE setelah belum lama tentara India terbunuh dalam eskalasi perselisihan di perbatasan yang memanas sehingga membawa korban 20 orang di Himalaya.

Tahun lalu pemerintah India mengganggarkan untuk membenahi jaringan mobile 4G hingga USD 8 Milyar – demikian kantor berita Reuters mengabarkan. Namun dengan perubahan kebijakan yang terjadi kini semuanya ditangani oleh putera bangsa.

Bye bye Tiongkok ...

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 22 Juli 2020

JT 220720 : TCR Satukan Layanan Moda Kereta Api Barang


Ini perkembangan menarik di industri perkeretaapian nasional negeri Tiongkok. Kereta api RRCina, yang menjangkau sebagian besar wilayah pedalaman negara itu, telah bergabung menjadi jaringan nasional yang disebut Trans China Railway (TCR).

Secara individual maupun kolektif, banyak jalur kereta api (KA) bertindak sebagai rute feeder ke wilayah pedalaman RRCina, kemudian dikirim ke Eropa melalui KA Barang dan kini dikenal dengan nama block train.

TCR sekarang menghubungkan wilayah perbatasan Urumqi, Alaskan, Horgos, Kazakhstan, Dostik + Atinkol, melintasi benua Cina dari timur laut ke Harbin dan Manzouli di perbatasan Mongolia Luar.

Titik awal untuk kargo saat ini bisa berlokasi di taman industri Seojung Logistics Pyeongtaek di selatan Incheon untuk memasuki ekspor Korea ke Eropa. Jika ingin menambahkan lintasan pendek, melintasi Laut Kuning untuk terhubung dengan jaringan rel KA di Pelabuhan Lianyungang Cina di mana perjalanan kereta dimulai.

Keuntungan menggunakan TCR, termasuk pengangkutan barang2 berat semisal bekas gulungan dan mesin. Jalur diatas dapat menghubungkan ke Qingdao dan Iljo hanya dalam lima hingga enam hari. Sebuah terobosan baru di angkutan darat via rel.

TCR + China Railway Container Transport (CRCT) memiliki kontrak langsung dengan China Railroad Authority (CRA), yang akan mengamankan tingkat persaingan - meskipun didasarkan pada monopoli eksklusif.

Layanan kereta ini bisa menerima kontainer open-top, flat-rack dan kontainer khusus lainnya namun pastinya ada juga batasan yang gak diperkenankan. Sebelum diijinkan dimuat, sudah pasti melewati sejumlah pengecekan.

Sebelum akhirnya menjelma menjadi TCR, ditahun 1992 sudah ada embrionya yakni West China Line, lalu 1995 menjadi Seohung Logistics Co. Setelah itu dibukalan cabang2 di sepanjang Jalur Sutera seperti yang sekarang dikenal.

Sumber : Dari Sana-sini / Ilustrasi : YouTube.

Selasa, 21 Juli 2020

JT 210720 : MSC Tambah Layanan Intra-Asia


Selama masa pandemi Coronavirus / Covid-19, banyak hal yang bisa dilakukan. Tak terkecuali perusahaan pelayaran sekelas Mediterranean Shipping Co. (MSC) yang juga berbenah untuk mengantisipasi lonjakan volume.

Siapa yang berani meramal volume akan naik ? Diserahkan kepada pasar tetapi kebutuhan dipastikan meningkat karena gak ada sebuah negara di dunia yang bisa mandiri tanpa bertransaksi dengan negara lain.

Jika pun terlihat seakan mandiri tetapi pada kenyataannya sekarang bisa melalui pihak ke-tiga dan seterusnya. Barang yang dilarang pun masih bisa diselundupkan apalagi barang2 kebutuhan formal. Logistik Harga Mati.

Saat ini MSC melengkapi jaringan layanan Intra-Asia dengan menambah sejumlah string baru – melengkapi yang sudah ada, bukan mengganti ato meleburnya. Mulai minggu ke-30 alias tgl 20/07 servis ini sudah mulai dioperasikan).

Nantinya layanan bisa mencakup mulai dari utara RRCina hingga Indonesia, Filipina, Jepang, Thailand, Malaysia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Intinya gak akan ada yang luput dari penambahan servis ini.

Servis pertama yakni Seahorse, menyinggahi pelabuhan berikut ini : Tanjung Pelepas – Singapura – Jakarta – Yantian – Kaohsiung – Manila - Vung Tau - Laem Chabang - Tanjung Pelepas.

Yang kedua, dinamai New Origami akan dimulai  25/07 dengan rotasi pelabuhan : Tanjung Pelepas – Singapura - Vung Tao – Xiamen – Tokyo – Yokohama – Omaezaki – Yokkaichi – Nagoya - Vung Tau - Tanjung Pelepas.

Yang ke-tiga dinamai Seagull, rotasi pelabuhannya : Shanghai – Ningbo – Xiamen - Tanjung Pelepas – Singapura - Laem Chabang - Vung Tau - Shanghai.

Sementara The Lang Co Express menjadi seperti berikut ini : Quinhon - Da-Nang – Yantian - Hong Kong - Shekou - Quinhon. Sebagai tambahan MSC menyempurnakan Malyndo service :Tanjung Pelepas – Singapura - Pasir Gudang - Port Kelang - Tanjung Pelepas.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 20 Juli 2020

JT 200720 : Update 16 – Coronavirus di Indonesia


Untuk kesekian kalinya, simak update jumlah kasus positif Coronavirus (Covid-19) di republik tercinta, masih menunjukkan kenaikan yang cenderung konstan, bukan penurunan. Pertanda apa ? Monggo dianalisa sendiri.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan coronavirus, Achmad Yurianto dalam konferensi pers, mengatakan, update hingga Senin 20/07 ada tambahan 1.693  kasus baru yang terinfeksi di Indonesia, sehingga total menjadi 88.214 kasus positif.

Rujukan sebelumnya, baca JT 130720 : Update 15 – Coronavirus di Indonesia, JT 060720 : Update 14 – Coronavirus di Indonesia, JT 290620 : Update 13 – Coronavirus di Indonesia, JT 220620 : Update 12 – Coronavirus di Indonesia, JT 150620 : Update 11 – Coronavirus di Indonesia, JT 080620 : Update 10 – Coronavirus di Indonesia, JT 010620 : Update 9 – Coronavirus di Indonesia, JT 250520 : Update 8 – Coronavirus di Indonesia, JT 180520 : Update 7 – Coronavirus di Indonesia, JT 040520 : Update 6 – Coronavirus di Indonesia, JT 270420 : Update 5 - Coronavirus di Indonesia, JT 200420 : Update 4 – Coronavirus di Indonesia, JT 120420 : Update 3 – Coronavirus di Indonesia, JT 030420 : Update 2 – Coronavirus di Indonesia + JT 240320 : Update 1 - Coronavirus di Indonesia.

#ojongeyel
#stayathome
#bekerjadarirumah
#ayotinggaldirumah

Sumber : Kontan.

Jumat, 17 Juli 2020

JT 170720 : Optimisme Turkish Cargo


Turki merupakan sebuah negara yang penuh sensasi. Bagaimana tidak ? Kemarin baru saja Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mendeklarasikan sebuah museum Hagia Sophia menjadi mesjid kembali. Eropa sempat meradang tapi sesaat saja.

Kebetulan negeri ini memiliki sebuah maskapai penerbangan yang kuat di bidang kargo,Turkish Cargo. Maskapai ini meng-klaim berhasil meningkatkan market share hingga angka 5 persen, sebelumnya di kisaran angka 4,1 persen di tahun lalu.

Dalam press release, maskapai merujuk data dari World ACD yang menunjukkan pasar kargo udara turun 28,5 persen year-on-year di bulan Mei, dan 5 (lima) bulan pertama permintaan turun sampe 18 persen.

Pihak Turkish Cargo memberikan alasan, pasar kargo udara boleh turun tapi pesawat penumpang yang dimilikinya sebagian dipake untuk operasi angkutan barang dan pihak manajemen meng-iya-kan.

Apa ada yang salah jika demikian ? Maskapai lain yang memanfaatkan konversi pemanfaatan seperti itu adalah Lufthansa + Singapore Airlines. Bisa jadi maskapai lain pun ada yang meniru pola demikian.

Intinya, di masa pandemi Coronavirus dibutuhkan inovasi + kreatifitas agar perusahaan tetap bisa selamat melewati badai ini. Gak semua bisa beradaptasi loh. Merubah sebuah kebiasaan itu butuh waktu.

Sumber : Dari Sana-sini.