Senin, 11 Juli 2016

JT 110716 : MOL Bayar Tol Panama USD 841.000

Aje gileee neh. Kapal MOL Benefector (kapasitas 8.900 TEUs) saat nglewatin Terusan Panama fase 3, kudu mbayar USD 841.000 per trip disesuaikan kapasitas da nisi muatan dan kayaknya ini rekor tariff tol Terusan Panama teranyar pasca kenaikan awal April 2016 ini.

Adapun Terusan Panama fase 3 yang dimaksud, dibuka sejak tgl 26/06 dan angka mendekati USD 1 juta merupakan rekor. MOL Benefector merupakan neopanamax containership pertama yang melintasi Terusan Panama sejak di-upgrade beberapa tahun lalu.

Kapal ini membawa 7.100 TEUs saat MOL Benefector nglewatin Terusan Panama tgl 01/07 lalu. Kapal anyar buatan tahun 2016 ini memiliki panjang total 336 meter dan lebar 48,25 meter. Saat ini masih melayani aliansi strategis G6 di servis NYX.

G6 saat ini masih beranggotakan OOCL, NYK.MOL, APL, Hapag-Lloyd (H-L) dan HMM namun kedepannya bakal tercerai berai dan dibagi dalam beberapa kelompok. OOCL & APL masuk Ocean Alliance, sementara NYK, MOL, H-L ditambah Hanjin Shipping dan K-Line membentuk THE Alliance.

HMM sendiri akhirnya tereliminasi dari THE Alliance dan kini merapat ke aliansi 2M (Maersk Line + MSC). Kekuatan industri pelayaran global masih terus menggeliat dimana CMA CGM akhirnya mengakuisisi NOL/APL  dan H-L menaklukkan UASC.

MOL Benefector sendiri memiliki rute ke Qingdao – Ningbo – Shanghai – Busan – MIT (Panama) – New York – Norfolk – Savannah – MIT (Panama) – Asia (ke sejumlah pelabuhan besar di kawasan Asia).

Congrats !


Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 10 Juli 2016

JT 100716 : HMM Join Aliansi 2M

He he he …liburan kelamaan juga bikin kita ku-per. Bisa aja sih nyuri2 waktu ato nyempetin browsing internet tapi yang namanya libur lebaran, suasana hati juga pengen jauh dari urusan gawean. Sejenak menghibur diri dan keluarga.

Yang mungkin terlewat dari pantauan kita selama seminggu berlebaran, yakni masuknya pelayaran yang nyaris kolaps Hyundai Merchant Marine (HMM), malahan kini doí gabung dengan aliansi startegis eksklusif 2M yang beranggotakan Maersk Line dan MSC.

Walau digelayuti utang USD 4,48 milyar namun ambisi pengen tetep eksis gak bisa dibendung walau harus tampil sepenuh hati buat ngebuktiin HMM juga masih sanggup ! Aje gile, gak tanggung2 juga, HMM akhirnya menyewa 6 x 10.000 TEUs untuk memperkuat diri.

HMM dipercaya untuk bisa mengakomodir servis ke Timur Tengah (Middle East) dan juga menjaga gawang rute ke Amrik. Lantas kapan kapal2 anyarnya bakal masuk ? Ehh ternyata udah jalan duluan dan bisa jadi, tadinya diprediksi untuk aliansi lain tapi keburu ditolak.

Tempo hari, HMM memang sedang dihantam isu krisis keuangan dan salah satu penyelamatnya adalah keputusan harga diskon untuk kapal sewa dari sejumlah juragan kapal, sebesar 20 persen. Lumayan bingitz.

Malahan Hanjin Shipping (HJS) yang juga nyoba proposal serupa, lagi di-bully abiiiz karena minta diskon lebih gede (begitu kabarnya) sehingga salah ship-owner yang bernaung dibawah bendera Seaspan Inc., menolak keras usulan harga diskon.

HMM boleh dibilang masuk 2M dengan segala keberuntungannya. Gak sembarang pelayaran berani join, apalagi denger nama besar Maersk Line dan MSC. Mungkin juga rasa malu udah putus dan dibekali modal nekad, semua bisa terjadi.

Kapal sewa pertama dikelas 10.000 TEUs rupanya udah masuk sejak Januari 2016 yaitu ditandai dengan masuknya kapal Hyundai Earth. Kemudian bakal disusul oleh sodara2 lainnya (sisterships) : Hyundai Mars, H. Jupiter, H. Saturn dan H. Neptune.

Menurut HMM, 5 (lima) kapal bakal dialokasikan di rute Amrik (supaya bisa lewat Terusan Panama nih) sedangkan 1 unit lainnya bakal ditempatkan di Amerika Selatan. Dua minggu lalu, HMM mirip pesakitan gitu deh, kini bisa tampil lebih pe-de nih he he he.

Dengan keampuan upgrading diatas, armada HMM di rute Amrik ditingkatkan secara gak langsung, dari kapasitas 4.600 TEUs ke 10.000 TEUs, woooow bingitz nih. 2x lebih kuat – demikian menurut ulasan World Maritime News yang terbit di Rotterdam.

Secara khusus nantinya, HMM bakal memperkuat pasar Arab, termasuk pasca Iran lepas dari embargo sehingga HMM menargetkan pangsa pasar 8 persen menjadi 13 persen. Tentunya dengan penambahan armada kapal di rute sana.

HMM disebut2 bakal ngoperasiin 2 (dua) servis terpisah dengan jumlah total 12 kapal sehingga benar2 akan tampil all-out. HMM dipercaya menjaga gerbang Timur Tengah dan Amrik sebelah utara sedangkan Amrik sebelah selatan akan dikawal Maersk maupun MSC.

Kemajuan significant ini bukannya terjadi dengan sendirinya. Korea Development Bank (KDB) merupakan salah satu tim penyelamat yang masih terus menerus melihat perkembangan di luar sana. Aman gak ya ? Gitu menurut pencermatannya.

Akankah performansi HMM menjadi lebih jozz setelah tampil bareng aliansi 2M ? Nama aliansi sejauh ini disebut 2M+. Entah besok hari klo ada penamaan tersendiri. HMM harus lolos ujian dulu, mampu ngga nih.

Wooooi, baca juga deh rujukan berikut ini : JT 020716 : Zim Jajaki Join 2M, Komposisi Aliansi Berubah, JT 010716 : HMM + Zim Dekati 2M dan JT 290616 : Hanjin Kembalikan 38 Kapal Sewa.

Stay tune … and keep on movin’.


Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 09 Juli 2016

JT 090716 : Kapal Maersk Shams Kandas Di Terusan Suez

Saat ada konvoi di Terusan Suez beberapa hari lalu, kapal Maersk Shams (kapasitas 9.971 TEUs) yang disewa oleh pelayaran Maersk Line sempat kandas sehingga mengganggu iring2an di terusan tersebut – demikian laporan media Shipping Times.

Untungnya, kapal bisa diapungkan kembali sekitar jam 11 malam dan konvoi yang terdiri dari 33 kapal dapat dilanjutkan walau harus mengalami keterlambatan. Kapal Maersk Shams berhasil diapungkan dengan bantuan kapal tunda dan pandu pelabuhan.

Kapal berbobot 111.032 dwt saat kejadian berlangsung sedang dalam pemantauan dan dipersiapkan ditarik ke pelabuhan Port Said, Mesir. Kapal Maersk Shams sebenarnya merupakan kapal anyar dan baru dilepas dari galangan Hyundai Heavy Industries (HHI), Korsel.

Udk, kapal anyar ini dirilis bulan Desember 2015 lalu ke pihak Oceanbulk Containers dan kapal diatas sedang dalam masa sewa jangka panjang ke pihak Maersk Line. Dalam urusan ini, pihak Oceanbulk pasti bertanggung jawab penuh. Jangan kuatir.

Armada Oceanbulk Containers terdiri dari 8 x 10.000 TEUs dan orderan anyarnya ada 5 x 11.000 TEUs yang bakal dikirim mulai tahun 2017. Lantas siapa sih Oceanbulk Containers seperti masih baru gitu deh. Lain waktu kita bahas ya.


Sumber : Dari Sana-sini. 

Selasa, 05 Juli 2016

Libur Lebaran 2016 (05-08/07/16)

Sehubungan dengan padatnya jadual posko angkutan Lebaran tahun 2016 sehingga setiap insan perkeretaapian yang dipercaya untuk stand-by wajib melaksanakan ketentuan tersebut dan untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan.

Kami atas nama redaksi yang bertugas, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya sehingga pada tgl 05 s/d 08/07/16, Jurnal Tr@msport (JT) gak terbit alias meliburkan diri.

Selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Wassalam, RAM

Minggu, 03 Juli 2016

JT 030716 : MSC Terima Kapal MSC Ditte 19.224 TEUs

Pelayaran blasteran Italia-Swiss, Mediterranean Shipping Co. (MSC) blon lama ini nerima kapal terbaru MSC Ditte (kapasitas 19.224 TEUs) dan merupakan kapal ke-8 dari total 12 unit yang dipesan. Wooow !

MSC Ditte bakal bertugas di servis milik 2M yaitu Asia Europe (AE2/Swan Loop) dan bakal menggantikan kapal MSC Istanbul 15.908 TEUs, yang bakal digeser ke.AE 1/Shogun Loop. MSC Ditte merupakan bagian dari peremajaan armada yang dilakukan oleh MSC.

Totalnya, MSC memesan 20 unit kapal setipe ini dan kapal ini dipesan secara bertahap mulai Juli 2013 hingga Maret 2015. 12 unit dibuat di galangan DSME, 6 unit dibangun di Samsung Heavy Industries (SHI) dan sisanya di Hyundai Heavy Industries (HHI).

Nah, dari total 12 unit yang dibuat di DSME, 6 unit diantaranya merupakan orderan Bank of Communications Leasing Co. Ltd (BoCom) sementara 6 unit lainnya pesanan dari Minsheng Financial Leasing Co. Ltd (MSFL).

Ke-12 unit kapal diatas, udah langsung dikontrak sewa jangka panjang oleh MSC. Sebarannya kemana aja, mending tunggu konfirmasi dari MSC aja. Doí yang punya hajat, pastinya tahu mo dioperasikan dimana.

Congrats !


Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 02 Juli 2016

JT 020716 : Zim Jajaki Join 2M, Komposisi Aliansi Berubah

Kenapa koq tiba2 aliansi strategis 2M nyari mitra tambahan, ada apa gerangan ? Yang nyari 2M itu mitra anyar ato justru Maersk Line dan ato MSC ? Ini yang sulit dikonfirmasi. Tapi indikasi 2M diminati oleh HMM dan Zim Line, mulai dicermati oleh para pengamat.

Bermula dari minggu lalu, saat Hyundai Merchant Marine (HMM) mulai merangsek ke pihak 2M untuk bisa berpartisipasi dan kini diikuti oleh pelayaran Israel, Zim Integrated Shipping Services (Zim Line), yang punya keinginan sama untuk meningkatkan potensi mereka masing2.

Sepertinya memang ada hal yang mendorong 2M bersikap realistis. Dasarnya apa ? Saat ini, komposisi kepenguasaan pangsa pasar antara Maersk dan MSC sekitar 23 persen (termasuk HMM dan Zim) sedangkan aliansi yang menjadi pesaingnya : Ocean Alliance menguasai 40 persen dan THE Alliance 34 persen.

Hmm … pantesan, usai CMA CGM mencaplok NOL-APL, komposisi aliansi strategis berubah drastis sehingga merubah pola strategi dari masing2 anggotanya. Bahkan HMM yang tengah dirundung masalah keuangan pun kabarnya berpaling dari THE Allliance karena ditolak secara halus.

Kini harapan HMM agar bisa bergabung, hanya kepada 2M dan para pengamat mengindikasikan bisa jadi Maersk Line ada inisiatif mengakuisisi HMM bila memang butuh porsi maupun kekuatan tambahan. MSC hingga detik ini gak berminat mengakuisisi.

Waaaw, tarik-menarik antar pelayaran global semakin menarik aja nih dan tambah mengerucut. Buktinya aliansi strategis yang semula ada 5 (The New World Alliance, Grand Alliance, CKYH, embrio P3-network yang kemudian menjadi 2M dan Ocean 3), menjadi 4 (2M, CKYHE, O3, G6) kemudian 3 besar (2M, Ocean Alliance, THE Alliance), 
mengindikasikan kedepannya, yang besar semakin waaah, yang kecil harus jeli di niche market.

Waspada dan tetap kudu waspada, bahkan semakin waspada.


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 01 Juli 2016

JT 010716 : HMM + Zim Dekati 2M

Ini termasuk aksi nekad Hyundai Merchant Marine (HMM) agar tetap bisa eksis di industri pelayaran. Kabarnya, saat HMM meminta persetujuan dengan para juragan kapal atas harga sewanya, ehhh gak disangka2 malah disetujui.

Justru dalam perjalanan waktu, pihak Hanjin Shipping (HJS) yang rada frustasi, setelah proposal permintaan diskon harga sewa kapalnya ditolak oleh sebagian ship-owners. Ini menimbulkan permasalah baru bagi pelayaran Korea Selatan di dunia internasional.

Tempo hari, HMM sempat ditolak secara halus buat join di THE Alliance karena rongrongan kondisi keuangannya namun kini HJS yang jadi anggota THE Alliance pun tengah semaput sehingga didesak untuk merger sekalian dengan HMM.

Masalah cocok ato ndak perihal merger diatas (maksudnya antara HJS + HMM), itu perkara lain. Dari sisi layanan, anggota aliansi kepengen menjaga citra dan standar layanan agar gak ngerusak satu sama lain.

HMM mengaku sangat terpukul dengan kondisi harga yang terus turun, sehingga menyisakan piutang yang sangat besar. Untuk menjaga stabilitas di pasar yang serba gak pasti, kini mencoba untuk mencari saluran ke Maersk Line dan MSC.

Apa yang mo ditawarin HMM ke 2M ? Rupanya Maersk mengakui bahwa HMM memiliki servis Trans Pasifik (TP) yang cukup prima sehingga bisa menjadi salah satu opsi bagi diterima HMM di 2M. Masalahnya, ada anggota lain yakni MSC yang blon tentu setuju.

Klo sekedar buying slot, kemungkinan bisa … bingitz. Tapi menjadi anggota penuh 2M apalagi harus ngerubah nama menjadi HMM misalnya, khan ngerugiin 2M itu sendiri. HMM bisa jadi singkatan baru : Hyundai, Maersk, MSC. Nah loh ?

Apakah mungkin HMM bisa menjadi bagian dari 2M ? Yuuk kita tunggu info selanjutnya Konstelasi aliansi strategis sangat dinamis sehingga perlu penyesuaian disana-sini. Selain HMM, ternyata Zim Line juga ngebet pengen join 2M, beneran nih ?

Watch Out !


Sumber : Dari Sana-sini.