Minggu, 10 Mei 2015

JT 100515 : "Hamburg-Sud" Join Servis Aliansi "O3"


Konstelasi pelayaran global terus bergerak mencari bentuk. Tak akan pernah ideal dan berhenti di satu titik. Organisasi harus berubah karena tuntutan perkembangan jaman dan kompetisi saat ini sangat berbeda jauh dibanding 5-10 tahun ke belakang. Woow, sotoy juga nih editor hi hi hi.

Per tgl 15/05, Hamburg-Sud (H-S) mulai bergabung dalam servis aliansi "Ocean 3" (O3 : CMA CGM, CSCL dan UASC). H-S memanfaatkan servis Asia - Amrik pantai timur (US East Coast / USEC) via Terusan Panama, terhitung kapal "CSCL Vancouver" (4.253 TEUs), ETD Qingdao 15/05.

Entah H-S menyebutnya servis dengan nama apa. Tetapi CMA CGM menyebutnya dengan "Manhattan Bridge", CSCL dengan "AAE 3" dan UASC menamakannya "AUC 2". Rotasi pelabuhannya sbb : Qingdao - Ningbo - Shanghai - New York - Norfolk - Savannah - Miami - Qingdao.

Servis ini akan dilayani dengan 10 unit kapal, dengan kapasitas bervariasi, mulai 3.800 - 4.400 TEUs. Lima kapal disiapkan CSCL, 3 CMA CGM sedangkan UASC dan H-S cukup memasang 1 (satu) unit kapal.

Loop ini merupakan kerja bareng 4 (empat) pelayaran tadi, setelah sebelumnya, per tgl 16/04 CMA CGM, H-S dan UASC mengoperasikan servis Asia – USEC, dengan nama masing-masing servis : Vespucci Bridge/APNE/NUE 1. CSCL bertindak sebagai slot-taker dan memberikan label servisnya "AAE 5".

Adapun rute pelabuhannya sbb : Qingdao - Ningbo - Shanghai - Busan - Cartagena (Kolombia) - Savannah - Charleston - Norfolk - New York - Antwerp - Rotterdam - Bremerhaven - Le Havre - Southampton - New York - Norfolk - Charleston - Savannah - Cartagena - Qingdao.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 09 Mei 2015

JT 090515 : "OOCL" Susul Order Kapal Gede

Heran bin ajaib. Itulah industri pelayaran global. Di saat susah begini, logikanya sibuk berhemat, ehh kenyataannya malah aksi gila membangun kekuatan armada kapal yang sangat luar biasa !

Gimana gak disebut luar biasa klo harga kapal per unitnya saja sudah mencapai ratusan juta Dollar. Bila di-kurs-kan dalam rupiah, mirip deh tentara sedang berbaris alias panjaaaang bingitz.

Kabar terkini menyangkut konstruksi kapal-kapal gede diatas 10.000 TEUs dapat disimak sbb:

Juragan kapal "Seaspan Corporation", baru saja menerima kapal terbarunya dan langsung disewa oleh pelayaran Jepang, yakni "MOL Beacon" (10.000 TEUs). Kapal anyar ini hasil besutan galangan kapal Tiongkok, Jiangsu Yangzi Xinfu Shipbuilding Co. Ltd.

Selanjutnya, "Mediterranean Shipping Company" (MSC) belon lama juga menerima kapal "MSC Oliver" (19,224-TEUs) yang merupakan kapal ke-2 di Olympic Series. Kakak seperguruan MSC Oscar dilepas dari galangan sekitar Januari lalu dan saat ini kapal tipe ini merupakan yang terbesar di dunia.

Mendengar pelayaran lain membuat riuh rendah dunia kemaritiman, "OOCL" akhirnya terjun meramaikan bursa. Kabar terakhir menyebutkan bahwa pihaknya berniat memesan 6 x 20.000 TEUs dari galangan "Samsung Heavy Industries" (SHI) senilai USD 951,6 juta ato hampir USD 1M. Gileee.

Awal April lalu, pihak induk OOIL menyampaikan bahwa konstruksi kapal barunya ini menggunakan dana pinjaman 70 persen dan sisanya menggunakan kas internal perusahaan. Jadual pengiriman biasanya 1-2 tahun kemuka - itu juga klo sikon perekonomian lancar. Bila memble, ada opsi ditunda 6-12 bulan loh.

Congrats !


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 08 Mei 2015

JT 080515 : Perjalanan KA Lumpuh Akibat Lumpur Lapindo

Lagi, kesengsaraan demi kesengsaraan dialami masyarakat. Setelah tempo hari rumah dan bisnisnya hancur lebur karena dampak luapan lumpur Lapindo, kini area yang terpengaruh yaitu moda transportasi, baik bus, truk dan kereta api (KA), khususnya yang lewati Porong.

Untuk moda KA penumpang, sebanyak 20 dari 44 perjalanan KA melalui rel KA Porong terganggu. Minggu lalu, rel KA Porong baru bisa dilalui sekitar pukul 13.30 WIB setelah sebelumnya terendam banjir dan rel berhasil diangkat hingga 10 cm. Saat banjir, rel KA terendam hingga 21cm dan demi alasan keselamatan, tidak dimungkinkan KA beroperasi.

Kereta pertama yang melintas KA Logawa jurusan Jember – Purwokerto dengan kecepatan 5 km/jam dari kecepatan normal 80 km/jam. Setelah dikerahkan pompa penyedot air, genangan surut, tetapi ketinggian air masih 17 cm.

Akibat hal ini, ratusan penumpang KA di Stasiun Malang dengan tujuan Jakarta, Jumat minggu lalu, terpaksa diangkut menuju Surabaya menggunakan bus. Tetap aja dampak lumpu Lapindo klo gak ditangani serius bisa runyem.

Semoga segera pulih. Ujian menjelang bulan Puasa memang banyak. Berdo'alah dan semoga mancarli.

Sumber : Kompas.

Kamis, 07 Mei 2015

JT 070515 : “MSC” Sewa Kapal Dari “Zodiac Maritime”

Pelayaran terbesar ke-2 didunia, “Medierranean Shipping Co.” (MSC), dikabarkan baru aja ngambil kapal anyar “MSC Amsterdam” (15.908 TEUs) ato kapal ke-4 dari total 6 unit yang dibuat di galangan kapal “STX Shipyard”, Korea Selatan.

Kapal ini, merupakan kapal sewa dari pihak Zodiac Maritime (ZM) dan Eastern Pacific Shipping (EPS). MSC mengalokasikan kapal diatas untuk dioperasikan di Asia – Mediterania di servis “Tiger”, yang dioperasikan bersama dengan “Maersk Line” di aliansi “2M”.

Kapal-kapal ini dipesan oleh Zodiac pada tahun 2010, dengan kapasitas 13.000 TEUs namun setahun kemudian kontrak direvisi dan kapasitas kapal diperbesar menjadi 16.000 TEUs dan bagi STX ini merupakan kapal terbesar yang pernah dibuat digalangannya.

Congrats deh buat siapa aja yang punya hajat. Tooop.


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 06 Mei 2015

JT 060515 : “UASC” Peroleh “Barzan” Seri 18.800 TEUs

Pelayaran asal Timur Tengah, “United Arab Shipping Co.” (UASC), baru saja selesai menamai salh satu kapalnya di galangan kapal “Hyundai Samho Heavy Industries” (HSHI), Korea Selatan. Kapal berbahan bakar gas alam cair ini dinamai “Barzan” (18.800 TEUs). Wooow.

Kapal baru UASC ini merupakan kapal terbesar yang dioperasikan dan memiliki standar baru efisiensi penggunaan bahan bakar, disesuaikan dengan disain dan teknologi yang digunakan. Kapal ini dilabel DNV-GL class.

Spesifikasi kapal ini, panjangnya 400 meter, lebar mendekati 60 meter dan draft 16 meter. Bahkan kapal Barzan diklaim memiliki output gas emisi CO2 sekitar 60 persen lebih rendah, dibanding kapal berukuran 13.500 TEUs yang dikirim 3 (tiga) tahun lalu. Hmm … boljug nih.

Untuk diketahui, UASC memborong ultra-large container vessel (ULCV) 11 x 15.000 TEUs dan 6 x 18.800 TEUs dengan rencana kirim hingga tahun 2016. Untuk tahun 2015, UASC akan menerima 10 (sepuluh) unit kapal anyar.

Barzan dan sodara-sodaranya di armada 18.800 TEUs akan melengkapi kekuatan armada kapal 15.000 TEUs, yang mulai dikirim secara bertahap sejak tahun 2014 lalu. Kapal-kapal ini akan dioperasikan di rute Asia – Eropa (AE), sebagai bagian dari aliansi “Ocean 3” (O3).

Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 05 Mei 2015

JT 050515 : “Hanjin Green Earth” Terbakar Di Suez


Insiden kapal kontainer terbakar terulang kembali. Kali ini terjadi di Terusan Suez, Mesir. Tanggal 01/05 lalu, kapal “Hanjin Green Earth” mengalami kebakaran dibeberapa dek kapalnya.  Saat itu menunjukkan pukul 02.30 dini hari waktu setempat.

Pengertian kebakaran, tidak harus seluruh kapal dilalap si jago merah. Cukup terindikasi sejumlah kontainer terbakar, sudah diberitakan kapal terbakar dan memang berpotensi seperti itu, bila tidak ditangani serius ato komoditi yang terbakar cukup berbahaya.

Kapal tetap melintas dengan dibantu tim Emergency dari “Suez Canal Authority”, hingga akhirnya berhasil diamankan di pelabuhan Port Said. Kabarnya, hingga tgl 04/05 ato 3 hari kemudian, api masih menyala dan diperkirakan 50 kontainer rusak.

Untungnya, jalur navigasi di Terusan Suez tidak banyak terpengaruh dengan adanya insiden kapal Hanjin ini. Pelayaran Korea ini memiliki pengalaman pahit, saat beberapa tahun silam (tepatnya 2002), kapal “Hanjin Pennsylvania” terbakar hebat dan merusak ratusan kontainer.

Hanjin Pennsylvania saat itu sedang dalam perjalanan dari Singapura menuju Eropa. Namun saat di lepas pantai Sri Langka terjadi ledakan dan akhirnya menghanguskan kapal tersebut. Dua orang kru menjadi korban dan kejadian tsb dideklarasikan sebagai “Major Losses”.

Hingga kini belum terungkap jumlah kerugian yang diderita. Cukup sama-sama tahu aja. Dokumentasinya tragedi Hanjin Pennsylvania bisa dilihat dibawah ini.


Ikut prihatin dan semoga api bisa ditangani secepatnya. Siiip !

Sumber : SN-TR.

Senin, 04 Mei 2015

JT 040515 : Hari Buruh, Karyawan PT KAI Kerja Bakti

Kebiasaan mayoritas pekerja ato buruh di tanggal 01 Mei adalah menggelar demo ato bisa juga memilih kegiatan lain yang lebih kalem namun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Salah satu kegiatan yang dilakukan insan perkeretaapian yakni bakti sosial.

Ada kegiatan kerja bakti, donor darah, bersih-bersih stasiun + loko dan lain sebagainya. Berlaku mulai dari Divre 1 sampe Divre 3 dan Daop 1 hingga Daop 9. Sebuah totalitas untuk berkarya dengan cara lain di Hari Buruh. Sah-sah saja koq he he he.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) ato DU bahkan ada di Cirebon mengawal kegiatan Hari Buruh bersama VP, DVP dan jajaran manajemen Daop 3 CN, selain tentunya bersama pengurus DPD serta anggota SPKA Daop 3 CN.

Acara ini diawali dengan do'a bersama dan pemberian santunan kepada anak-anak  panti asuhan dari yayasan Azzahra dan Al Hijrah Kota Cirebon yang bertempat di VIP Room Stasiun Cirebon. Selanjutnya dilakukan Apel di halaman parkir stasiun Cirebon.

DU, dihadapan para pengurus dan anggota SPKA, menyampaikan bahwa  jajaran Direksi PT. KAI sangat mendukung Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) dan berharap hubungan industrial antara serikat pekerja dan managemen berjalan harmonis dan bersinergi  agar terciptanya kondisi kerja yang sehat.

DU juga mengutarakan bahwa saat ini pemerintah sangat support terhadap moda jasa transportasi KA, untuk itu kita sebagai bagian dari perusahaan harus ikut menjaga reputasi nama baik yang telah diraih dan meningkatkan terus pelayanan kepada para pengguna jasa transportasi kereta api.

It's a May Day, May Day !


Sumber : CorComm PT KAI Daop 3 CN.