..
Kamis, 19 Maret 2015
Rabu, 18 Maret 2015
Selasa, 17 Maret 2015
Senin, 16 Maret 2015
Minggu, 15 Maret 2015
JT 150315 : “MAIB” Rilis Foto “Alexandra 1” Vs “Ever Smart”
Kejadian tabrakan di laut, selalu mewarnai isu
keselamatan industri maritim itu sendiri. Bagaimana mungkin laut segede itu
masih memungkinkan terjadinya tabrakan dan lain sebagainya. Serahkan kepada
ahlinya saja, kita minimal “wajib tahu”.
Nah, kabarnya kejadian tabrakan kapal ini terjadi bulan
lalu, tepatnya 11 Februari
2015. Mohon maaf karena gak ada info yang sempat terendus untuk yang satu
ini he he he. Canggih juga bisa ngeles ato kita yang gak baca informasinya ya?
Entahlah.
Kembali ke pokok isu diatas. Belon lama ini, “Marine Accident Investigation Branch”
(MAIB) yang bermarkas di Inggeris sana,
merilis foto kerusakan akibat tabrakan tersebut. Kalo dilihat sepintas, wooow
lumayan parah juga, terutama Alexandra 1.
Lokasi tabrakannya sendiri berada di Jebel Ali, daerah Timur
Tengah. Kapal yang terlibat tabrakan yaitu kapal tanker minyak “Alexandra 1” sedangkan kapal
kontainernya bernama “Ever Smart”
milik Evergreen Line.
Lantas timbul pertanyaan, kenapa kejadian di Arab koq
pake surveyor-nya dari Inggeris ? Gini lho. Kapal-kapal milik Evergreen itu didaftarkan
di Inggeris Raya sehingga yang ditunjuk untuk menginvestigasi ya MAIB ini.
Kalo kapal tanker Alexandra 1, kebetulan terdaftar di Marshall Island. Adakah kepentingan ato
surveyor yang ditunjuk pemilik kapal ato operator Alexandra 1 ? Sepertinya gak
dilaporkan lebih detil. Bisa jadi ada namun tidak diekspos.
Sekali lagi nih, minimal kita tahu. Cheers.
Sumber : SN-TR, gCaptain.
Sabtu, 14 Maret 2015
JT 140315 : Prospek Angkutan Bertarif 2 Juta Per 20'
Kalo disebut salah satu strategi pemasaran, untuk membuat
heboh industri angkutan JKT-SUB p.p
berguncang, bolehlah. Minimal membuat operator
trucking maupun kereta api (KA)
mengernyitkan dahi. Yakin bisa tha ?
Bisa ato ngga, itu masalah meyakinkan orang - itu kata Dirut Pelindo II, R.J Lino 'loh.
Padahal kita tahu, saat ini volume kargo domestik alias antar pulau sedang
memble, makanya dimunculkanlah peluang "memindahkan
beban angkutan jalan raya via angkutan laut".
Persoalannya gak segampang itu. Saat kereta api (KA)
menggenjot frekuensi keberangkatan KA Kontainer dari JKT memanfaatkan double-tracks railway, pengusaha truk
saja sudah wanti-wanti, waduuuh ada pesaing baru. Kini, muncul lagi aksi Pelindo II & III, menggandeng 5 (lima) pelayaran nasional seperti : PT Meratus Line, PT Tanto, PT SPIL, PT CTP
dan PT Temas Line.
Kalo dengar promosinya dan baca di koran dengan iklan
setengah halamannya, kesannya wuiiih keren dan berani ya. Biasanya setiap
pelayaran memiliki kepentingan sendiri dan sulit diajak kolaborasi, lantas apakah
murni bisnis ato ada isu lain ? Entahlah. Kata sepakat diantara sesama operator
di Tanah Air rasanya gak semudah itu.
Waktu terus berjalan, mending kita monitor saja. Seperti
apa mimpi angkutan murah bertarif Rp 2
juta / 20' ini bisa terwujud. Ingat loh, itu baru dalam skema "port-to-port". Antisipasi
tambahan biaya di pelabuhan asal dan pelabuhan bongkar plus biaya trucking.
Rujukan sebelumnya, silahkan baca : JT 060315 : “Pelindo” Buat Gebrakan Ro 2 Juta.
Selamat berhitung dan tetap waspada. Ciao.
Sumber : Dari Sana-sini.
Jumat, 13 Maret 2015
JT 130315 : "MCC" & "NYK" Rombak Servis, Usai Cerai
Spesialis Intra-Asia, "MCC Transport" (afiliasi APM-Maersk Group) dan “NYK
Line” menawarkan 2 (dua) servis independen, setelah keduanya memilih cerai
dari kongsi menjalankan servis Jepang,
Tiongkok, Thailand (IA-2 / Perseus). Saat keduanya bergabung,
mengoperasikan 4 (empat) unit kapal 4.200
TEUs - 5.000 TEUs.
Selanjutnya, MCC Transport akan melabel servis barunya
dengan nama "New IA-2",
guna melayani Bangkok - Laem Chabang
menggunakan kapal Bangkokmax. Rotasinya sbb: Tokyo - Yokohama - Nagoya - Kobe -
Hong Kong - Shenzhen/Yantian - Hong Kong - Laem Chabang - Bangkok - Laem
Chabang- Hong Kong - Guangzhou/Nansha -
Tokyo.
Armada yang disiapkan
4 (empat) unit kapal berkapasitas 1.714
TEUs (pindahan dari servis Korea -
China - Philippines (PHI 1). Di Bangkok, MCC memakai Sahathai Terminal, fasilitas khusus di area Sungai Chao Phraya -
demikian menurut info media riset "Alphaliner".
Kapal perdananya, akan mulai beroperasi tgl 10/04.
Di sisi lain, NYK mulai tgl 28/03 bakal meluncurkan servis alternatif "Phoenix 2) dan akan mengkaryakan 3 x 2.664 TEUs dengan rotasi sbb: Tokyo - Yokohama - Shimizu - Nagoya - Kobe - Laem Chabang - Cai Mep -
Tokyo. Seperti halnya Perseus sebelumnya, Phoenix 2 akan melengkapi servis
Phoenix 2 dan akan diganti nama menjadi "Phoenix
1".
Rotasi Phoenix 1 :
Kobe - Osaka - Tokyo - Yokohama - Laem Chabang - Bangkok - Laem Chabang - Ho
Chi Minh City - Osaka - Kobe. Frekuensinya bakal menjadi persepuluh harian
karena menggunakan 3 (tiga) unit kapal berkapasitas 1.100 TEUs dan nantinya di-upgrade
sedikit, ke ukuran 1.400 TEUs.
Servis ini dimulai dengan kapal "Cape
Ferrol" ETD BKK 29/03.
Wuiiiih ramenya Thailand. Tooop.
Sumber : Dari Sana-sini.
Langganan:
Postingan (Atom)



