Senin, 26 Januari 2015

JT 260115 : "YML" Operasikan Kapal "YM Enlightenment"




Kapal terbaru Yang Ming, "YM Enlightenment" (4.662 TEUs) bakal dikaryakan di rute RRCina - Pakistan. Kapal ini merupakan yang ke-3 dari total 5 (lima) unit yang dipesan pelayaran Taiwan tsb, kepada galangan kapal CSBC Corp. Taiwan.

Kapal sepanjang 259 meter tsb akan masuk armada China - Pakistan Express (CPX) yang memiliki frekuensi mingguan, dan masuk dalam skema vessel-sharing agreement (VSA) dengan mitra kerja, OOCL - demikian media "JoC" melaporkan.

Rotasi CPX nantinya sbb : Shanghai - Ningbo dan Shenzhen/Shekou - Singapura - Karachi - Mundra - Port Kelang - Singapura - Hong Kong - Shanghai.

Selain mengoperasikan CPX, YML juga mengoptimalkan 2 (dua) servis lainnya yaitu : "China - India Express" (CIX), bekerjasama dengan Evergreen Line, "K" Line, Hapag-Lloyd dan Simatech Shipping serta servis WIN (West India - China), berkolaborasi dengan NYK, X-Press Feeder, Hapag-Lloyd (H-L) dan Wan Hai Lines (WHL) .

Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 24 Januari 2015

JT 240115 : “Zim Line” Tutup AE, Buka AmSel

Menurut media riset “Alphaliner”, pelayaran Israel yang baru sembuh dari krisis keuangan “Zim Line” kabarnya memilih menutup servis Asia – Eropa (AE) tetapi ditukar dengan pembukaan servis baru, Asia – pantai timur Amerika Selatan.

Restrukturisasi yang dilakukan Zim Line memang cukup penting dan terkait pola operasi sebelumnya. Zim Line yang memiliki perjanjian slot-swap dengan “China Shipping Container Lines” (CSCL) memilih mengakhiri hubungan tersebut.

Sebagai gantinya, sejak Juni 2014 Zim Line mengoperasikan sendiri kapal-kapalnya di AE tetapi berhubung tingkat keterisian nyaris jeblok dan harga sedang berada dibatas bawah sehingga semua pelayaran “berdarah-darah” dibuatnya.

Daripada mendengarkan lagu Cita Citata “Sakitnya Tuh Disini”, manajemen Zim Line pilih menutup AE dan mengganti dengan servis yang cukup prospektif yaitu Asia – Amerika Selatan pantai timur. Namanya prospek ya gak salah-salah banget buat dicoba.

Seperti diketahui, operator pelayaran kontainer 20 besar, awal tahun 2015 melakukan restrukturisasi servis sehubungan dengan pengelompokan baru, disamping dengan masuknya tren kapal baru yang memiliki kapasitas lebih besar.

Kompetisi memang mulai memanas dan diprediksi bakal memuncak setelah Imlek ato tahun Baru Cina sekitar akhir Februari 2015 mendatang, seperti diketahui, Zim memiliki stok kapal ex AE yang akan dipasang di rute barunya. Kapasitas kapalnya antara 4.600 TEUs s/d 10.000 TEUs. Variatif.

Kita tunggu saja kabar selanjutnya ya.  Memang pasti rame nih.

Sumber : SN-TR.

Jumat, 23 Januari 2015

JT 230115 : “Hoegh Osaka” Sukses Dibawa Ke Southampton

Setelah 19 hari mengapung dengan berbagai prediksi menyeramkan, akhirnya kapal pengangkut kendaraan ato yang lazim disebut car-carrier “Hoegh Osaka”, berhasil dipandu dan ditambatkan di pelabuhan Southampton, Inggeris Raya.

Kapal Hoegh Osaka yang berisi kendaraan bernilai milyaran rupiah, kandas saat keluar dari pelabuhan Southampton, dalam perjalanan menuju Jerman. Dengan kerja keras, pihak Hoegh Autoliner akhirnya mengeluarkan press release akan keberhasilan penarikan car-carrier ke tempat aman tersebut.

Setelah sandar, dalam 1-2 hari, rencana kapal akan disurvei oleh pihak yang ditunjuk. Dan langkah selanjutnya, kemungkinan kendaraan akan dikeluarkan terlebih dahulu untuk diinspeksi. Tahap selanjutnya, menunggu konfirmasi dari pihak Hoegh Autoliner.

Kapal kandas di wilayah Bramble Bank, Solent tanggal 03/01/15 usai tahun baru 2015 dibuka. Kapal sempat miring hingga 52 derajat dan menimbulkan berbagai spekulasi. Namun berkat kelihaian dan keuletan tim penyelamat, dibantu tingginya air pasang sehingga kapal bisa kembali ditegakkan.

Itupun setelah memompa hampir 3.000 liter air dari dalam kapal. Sebab-sebab kecelakaan masih ditangani pihak berwajib. Menyusul hasilnya ya. Intinya, kapal sudah selamat dibawa ke pelabuhan Southampton. Itu aja. Laporan selesai !


Sumber : SN-TR.

Kamis, 22 Januari 2015

JT 220115 : "CSCL" + "MCC" Luncurkan Servis Tiongkok-Myanmar

Myanmar kini dipandang sebagai sebuah negara yang lebih terbuka. Tak heran bila pelayaran seperti "China Shipping Container Lines" (CSCL) menggaet "MCC Transport" mengoperasikan servis bareng, mulai akhir bulan Januari 2015 ingin memanfaatkan peluang yang ada.

Kedua pelayaran sepakat menggunakan kapal yang mumpuni yakni kapasitas rata-ratanya 1.100 TEUs. MCC (afiliasi AP Moller-Maersk Group) membagi kontribusi kapal, masing-masing 4 (empat) unit, ex Intra-Asia 5 (IA5) dan Burma Express (milik CSCL).

Menurut SeaIntel's Sunday Spotlight, kapal CSCL bakal singgah di Shanghai, Ningbo, Ho Chi-Minh (Vietnam), Singapura dan Yangon (ibukota Myanmar), waktu tempuh 12-14 hari. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan Myanmar cukup fantastis yakni 30 persen. Angka terakhir mencapai 350.000 TEUs.

Servis MCC akan singgah di pelabuhan berikut ini, Vladivostok (Fish Port) Vladivostok (Dalzavod) - Shanghai - Ningbo - Singapura - Port Kelang - Yangon - Port Kelang - Singapura - Tanjung Pelepas - Kuantan - Sihanoukville - Ho Chi Minh - Hong Kong - Shanghai - Ningbo - Busan - Vladivostok (Fish Port).

Kapal-kapal yang dioperasikan CSCL-MCC merupakan yang paling ideal agar kargo tujuan Yangon tidak harus terkena transhipment akibat terkendala draft. Kabar terkini, draft di Yangon sekitar 7-8 meter doank. Ini berarti kendala bagi mother vessel tetapi tidak sekelas feeder.

Wah wah wah, faktor logistik sudah masuk dalam catatan mereka nih sehingga biaya bisa menjadi semakin kompetitif nih. Awaaaas ! Berhati-hatilah dengan Myanmar ato dulunya bernama Burma. Kelak akan menjadi negara semata wayang, setipe dengan Vietnam.


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 21 Januari 2015

JT 210115 : "Kerry" Gandeng "Puninar", Bangun Usaha Patungan Di Indonesia

"Kerry Logistics Network" (KLN) Hong Kong, dengan menggandeng perusahaan lokal PT Puninar (salah satu perusahaan logistik Tanah Air),  membenamkan USD 16 juta dalam sebuah perusahaan patungan di Indonesia, ketertarikan utama di biz forwarding & pergudangan.

Aksi ini merupakan aksi korporasi KLN, setelah sebelumnya melakukan akuisisi di Timur Tengah dan Kanada namun menghindari Amrik dan Tiongkok yang masih dilanda resesi berkepanjangan. KLN memilih Puninar sebagai mitra kerja karena perusahaan ini dinilai memiliki reputasi yang baik.

Lantas, bagaimana sepak terjangnya dan siapa sih PT Puninar itu ? Bisnisnya diawali di tahun 1969 sebagai customs brokerage. Selanjutnya maju terus pantang mundur, hingga memiliki 9,7 juta meter persegi area pergudangan dan fasilitas logistik, distribusi & forwarding dengan diperkuat 700 kendaraan, 27 kapal dan mempekerjakan 1.500 staf.

Puninar mempunyai kantor pusat di Jakarta, dan cakupan biz-nya : otomatif, elektronik, consumer goods, tambang & energi serta baja. Pelanggan utama yang pernah dan masih menggunakan jasa Puninar : GM, Mercedes Benz, Ford, Astra, Panasonic, Indocement, Petronas, Shell, dan lain-lain.

KLN baru saja menyelesaikan akuisisi freight forwarder Kanada, "Total Logistics Partner" (TLP), setelah membeli 75 persen sahamnya. Target berikutnya adalah pasar Meksiko, Brazil dan sekitarnya. Congrats.

Sumber : Dari Sana-sini / Kredit Foto : SWA.

Selasa, 20 Januari 2015

JT 200115 : KA Amrik Bakal Embargo Kontainer Pelayaran

Oooops, ada apa gerangan ? Terdengar kabar kurang sedap, bahwa 2 (dua) operator kereta api (KA) di daratan Amrik, "Union Pacific" (UP) dan "BNSF" berwacana akan melakukan embargo atas kontainer pelayaran.

Apa pasal ? Seperti diketahui, arus barang ekspor dan impor melalui pantai timur Amrik menemui sejumlah kendala, yakni demo dari serikat pekerja sehingga mengganggu produktifitas negeri Paman Sam secara keseluruhan. Kondisi ini sudah berjalan cukup lama. Apakah presiden Obama sudah melakukan pendekatan tertentu ?

Entahlah. Jarang tersiar kabar hingga hari ini bahwa presiden sebuah negara besar pun bisa luput. Bisa jadi salah, tetapi bila ada yang bisa memberikan koreksi alias Obama Care dengan kondisi dalam negeri, seharusnya kejadian yang berlaurut-larut gak perlu terjadi.

Tak hanya UP dan BNSF menurut catatan pengamat, operator KA yang bisa melakukan embargo. Di kemudian hari, bisa jadi "CSX Intermodal" (CSXI) dan "Norfolk Southern Railway" (NSR) bisa ikut serta. Belum pemain lainnya yang mengatasnamakan "toleransi".

Sebagai contoh, beberapa waktu lalu, BNSF mengembargo kargo milik pelayaran namun 2 (dua) hari kemudian dicabut. Alasannya, kondisi angkutan kontainer "sudah lebih bisa dikelola dengan baik". Apa nih maksudnya ? Dipikir aja dulu, kurang lebih seperti itulah.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 19 Januari 2015

JT 190115 : “Maersk Etienne” vs “Coral Opal”


Tabrakan di laut kembali terjadi. Kapal tanker “Maersk Etienne” (atas) yang tengah dalam perjalanan dari Rouen menuju Riga, bertabrakan dengan kapal niaga “Coral Opal”, di Selat Irbe, dekat Mikelbaka pada tanggal 18/01/15.

Manuver membahayakan kabarnya termonitor sekitar jam 08.30 malam, oleh Latvian naval Rescue Coordination Center.  Akibat maneuver tadi, kedua kapal tersebut akhirnya bertabrakan dan mengakibatkan kerusakan cukup parah namun kedua kapal bersikukuh melanjutkan perjalanan.


Kapal Coral Opal sendiri bermuatan batu bara, dan tengah dalam perjalanan dari Oglu Terminal, di Riga, akan menuju Amsterdam, Belanda. Dalam laporan tersebut, tidak disebutkan adanya korban jiwa dan polusi. Namun sebab-sebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Ikut prihatin.

Sumber : SN-TR.