Kamis, 08 Oktober 2015

JT 081015 : “El Faro” Hilang Di Kep. Bahama

Kabar kurang sedap lagi nih di industri pelayaran. Kabarnya, sebuah kapal RO/RO + containership berkapasitas 1.200 TEUs “El Faro” hilang, setelah bencana topan menerjang Kepuauan Bahama – demikian laporan yang disampaikan oleh BBC.

Kapal buatan 1975 dan berbobot 31.515 gross ton ini diterjang topan Joaquin dan melenyapkan 33 anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut tengah memuat 391 kontainer dan 294 kendaraan – demikian sebagaimana disampaikan media “Lloyd’s Liist”.

Kapal berbendera Amrik ini, saat bencana dating, sedang dalam pelayaran dari Florida menuju Puerto Riko dan kabar terakhir yang sempat diterima pada hari Rabu lalu, kapal sempat kehilangan tenaga (power) dan sempat menyalakan sinyal SOS.

Sayangnya, pihak US Coast Guard (USCG) pun blon bisa memastikan lokasi El Faro terakhir karena sinyal yang diterima kurang bagus. Hingga mendapat kepastia yang bisa dipertanggung jawabkan, pihak USCG melaporkan El Faro hilang kontak. Gitu.

Seperti diketahui, topan Joaquin membawa hujan lebat di sekitar Bahama, dan merusak sejumlah rumah tinggal. Topan Joaquin memiliki kecepatan 105 mph (165 km/jam), bergerak cepat dari daratan ke area Atlantik dengan cepat.

Ikut prihatin dan semoga kapal El Faro bisa segera diketahui keberadaannya.

Sumber : Dari Sana-sini..

Rabu, 07 Oktober 2015

JT 071015 : “Maersk” Gandeng “H-L” Optimalkan Hazmat Software System

“Maersk Line” dan “Hapag-Lloyd” (H-L) telah sepakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan keselamatan transportasi barang berbahaya dan kabarnya, Maersk sedang mempertimbangkan agar bisa mengadopsi perangkat lunak pendeteksi milik H-L yang dinama “Watchdog”.

Program "Watchdog" digandengkan Hapag-Lloyd dengan FIS (Freight Information System ato Sistem Informasi Pengangkutan), fungsinya memonitor data kargo yang dikirim dan kombinasi data yang mencurigakan.

Program Watchdog selain mampu mengidentifikasi “sesuatu” yang mencolok / aneh / unik, juga memiliki database lebih dari 6.000 kata kunci yang secara terus menerus di-update dan ditambah datanya sehingga semakin lengkap.

Barang berbahaya yang dinyatakan tidak benar alias ngawur, memiliki potensi bisa menimbulkan risiko besar terhadap kru kapal, kapal, lingkungan dan kargo lainnya yang tengah diangkut bersama – demikian papar pernyataan pihak H-L.


Departemen yang menangani barang berbahaya H-L didirikan hampir 50 tahun yang lalu dan merupakan yang pertama di industri pelayaran. Sejak itu, spesifikasi internal yang dimiliki H-L untuk kategori barang-barang berbahaya telah berulang kali membentuk dasar untuk peraturan perundang-undangan dan menjadi aturan wajib bagi seluruh industri.

COO Hapag-Lloyd COO Anthony Firmin: "Kerja sama dengan Maersk Line adalah langkah yang sangat maju dan penting bagi peningkatan keselamatan dan keamanan seluruh industri kami."

Tahun lalu, H-L menemukan 2.620 kasus barang berbahaya tidak benar dan mencegah untuk dimuat. Ahli barang-barang berbahaya di H-L mendapati lebih dari 162.000 kasus yang mencurigakan dan berhasil dilacak software Watchdog tsb.


Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 06 Oktober 2015

JT 061015 : Pesawat “Aviastar” Ditemukan

Setelah sempat dikabarkan hilang kontak sejak Jumat lalu, tim gabungan penyelamat akhirnya menemukan lokasi jatuhnya pesawat Aviastar di Gunung Bajaja, Dusun Gamaru, Desa Ulusalu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Saat ditemukan regu penyelamat hari Senin 05/10 pagi, sebagian badan pesawat Aviastar dalam kondisi hancur. Lokasi medan yang ditempuh cukup sulit sehingga baru ditemukan beberapa hari kemudian. Proses evakuasi dan identifikasi, segera dilaksanakan.

Kondisi pesawat hancur dan banyak juga jenazah yang hangus terbakar, demikian sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar Komisaris Besar (Kombes) Polisi F Barung Mangera, Selasa 06/10.

Tim yang terdiri dari TNI, Polri, dan Basarnas dipandu oleh masyarakat setempat. Perjalanan dari Desa Ulusalu, tempat posko DVI, ke lokasi jatuhnya pesawat di Gunung Buntu Bajaja ditempuh dengan berjalan kaki selama enam jam

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Ikut berduka cita bagi pihak keluarga namun yang pasti pesawat sudah ditemukan.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 04 Oktober 2015

JT 041015 : Basarnas - Sinyal HP Pilot Ternyata Penguat Sinyal Ponsel

Misteri sinyal HP pilot yang menjadi sumber pencarian pesawat Aviastar yang hilang sejak Jum'at lalu, terkuak. Ternyata sinyal tersebut berasal dari penguat sinyal ponsel. Hal tsb disampaikan Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigjen TNI Ivan Ahmad Rizki Titus.

Sebelumnya, Deputi Bidang Operasional Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru menyebutkan, Basarnas mendapatkan informasi dari pihak operator telekomunikasi seluler bila keberadaan sinyal HP pilot bukan milik pilot Aviastar.

Sebelumnya lagi, pemilik maskapai penerbangan menyampaikan bahwa keberadaan pesawat dapat diketahui dari sinyal HP milik pilot. Setelah ditelusuri via operator Telkomsel ternyata bukan. Intinya, pencarian pun harus dimulai dengan penyisiran di jalur rute pesawat.

Basarnas telah mengerahkan tim untuk mencari Aviastar yang hilang kontak sejak Jumat 02/10. Pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat. Namun karena jalur udara tertutup awan tebal maka pencarian dihentikan Sabtu 03/10 kemarin. Meski demikian pencarian melalui darat tetap dilakukan hingga malam.

Masih menunggu hasil. Semoga bisa didapat kabar bagus ya. Rujukan sebelumnya, silahkan baca : JT 021015 : Pesawat "Aviastar" Hilang.


Sumber : detik.

Sabtu, 03 Oktober 2015

JT 031015 : KA Kontainer 2514A Anjlok Di Surabaya

Musibah bisa terjadi dimana dan kapan saja. Jadi bukan dominasi satu negara, satu institusi apalagi satu orang. Penyebabnya pun beragam. Untuk itu, kita harus senantiasa mengantisipasi hal-hal yang tidak boleh terjadi sebaik mungkin.

Alkisah, dinihari tadi terjadi anjlokan kereta api (KA) angkutan kontainer dengan nomor KA 2514A dipetak jalan antara SBI (Surabaya Pasar Turi) dan KLM (Kalimas). Saat melintas di pemukiman penduduk, tiba-tiba 3 (tiga) gerbong datar (GD) terakhir keluar rel dan anjlok serta salah satunya menabrak rumah penduduk. Korban jiwa 1 (satu) orang meninggal dan satu lainnya luka-luka.

Sebab-sebab kecelakaan masih dalam pemantauan pihak berwajib. Ini sih dalam rangka menyebarkan informasi kepada Pelanggan dan Pembaca, agar memahami kejadian sebenarnya dan memmakluminya.

Adapun data 3 (tiga) GD full combo bernomor PPCW 4212437, 4211240, dan 4211220. GD terakhir yaitu 4211220 berhasil dievakuasi dan naik rel kembali jam 08.00, gerbong kedua berhasil dievakuasi jam 11.00-an dan yang terakhir sekitar jam 15.00 (prediksi).

Ikut prihatin dan semoga cepat teratasi dengan baik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun gak mau berlama-lama ngurusin bencana seperti ini. harus cepat ditangani ato faktor kelambatan KA penumpang maupun barang semakin memuncak ?

Pelayanan dikedepankan dan semoga mancarli.


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 02 Oktober 2015

JT 021015 : Pesawat "Aviastar" Hilang

Dunia penerbangan dikejutkan kembali dengan hilangnya pesawat "Aviastar", yang sempat lepas landas dari Masamba menuju Makasar, Sulawesi Selatan pada hari Jum'at 02/10 siang. Padahal cuaca dikabarkan bagus dan terang.

Menjelang tengah malam, titik koordinat pesawat berhasil diketahui dari sinyal handphone miik pilot. Pemilik maskapai Aviastar, Sugeng Triyono mengatakan, pesawat Aviastar itu ditemukan di sekitar kawasan Palopo, Sulsel, dekat airport Lagaligo Bua.

Untuk diketahui, pesawat Aviasatar rute Masamba-Makassar hilang kontak setelah tujuh menit lepas landas dari Masamba. Pesawat lepas landas hari Jumat 02/10 pukul 13.29 WIB dan hilang kontak pukul 13.36 WIB.

Di dalam pesawat tersebut ada 7 (tujuh) penumpang dan 3 (tiga) kru pesawat. Berdasarkan data yang diperoleh Kapolres Luwu Utara AKBP Muh Endro, kru di dalam pesawat tersebut, yaitu:

1. Pilot Captain Iri Afriadi
2. Kopilot Yudhistira
3. Teknisi Sukris

Sedangkan penumpang terdiri dari 5 orang dewasa dan 2 bayi. Berikut nama-namanya:
1. Nurul Fatin
2. Lisa Falentin
3. Riza Arman
4. Sakhi Arqam
5. M Natsir
6. Bayi Afif
7. Bayi Raya .

Semoga pesawat Aviastar dapat segera ditemukan dan keluarga korban bisa mengetahui keberadaannya dalam kondisi baik. Aamiin.

Sumber : detik.