Selasa, 26 Mei 2015

JT 260515 : "APL" Siapkan Jalur Reefer

Ciyus nih ? Begitulah info-info yang beredar. Pelayaran yang berbasis di Singapura, "APL" dikabarkan tengah berancang-ancang membuat terobosan anyar (setidaknya begitu kita menyebutnya), membangun servis kontainer reefer. Hmm ... Boljug nih.

Blon lama ini, afiliasi dari raksasa "Temasek Holdings" ini memperkenalkan servis mingguan baru : "America Caribbean Express" (ACX). Servis ini ngehubungin pasar di Amerika Tengah dan Amrik pantai timur (lazim dikenal dengan U.S East Coast / USEC).

Rotasi pelabuhan ACX sbb : Manzanillo - Florida Selatan - New York - Philadelphia - Savannah - Florida Selatan - Cartagena. Pelayaran perdana diperkirakan akhir Juni ato awal Juli mendatang. Nama kapalnya menyusul ya (klo udah ada).

APL akan mengoperasikan servis ini, bekerjasama dengan "SeaLand" (afiliasi Maersk Line) via skema "vessel sharing agreement" (VSA). Armada yang disiapkan 3 x 1.700 TEUs dan menyiapkan ketepatan waktu tiba dari Kolombia dan Panama ke USEC.

So, bersiaplah angkutan reefer disikan APL nih he he he. Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 25 Mei 2015

JT 250515 : Aksi Mogok Di Jerman Disudahi (Sementara)

Aksi mogok kerja yang digalang serikat pekerja, khususnya para masinis loko yang tergabung dalam “Gewerkschaft Deutscher Lokomotivfuhrer” (GDL) ditangguhkan, setelah kedua belah pihak memilih jalur arbitrase.

Kantor berita “Reuters” melaporkan, mogok kerja di perusahaan kereta api swasta “Deutsche Bahn” (DB) ini berpotensi menimbulkan kerugian secara ekonomis EUR 100 juta per hari. Wooow.

Periode arbitrase yang disepakati mulai tgl 27/05 – 17/06. Aksi mogok ini merupakan yang ke-9 dalam kurun waktu 10 (sepuluh) bulan terakhir. Selain DB berperan di KA angkutan penumpang, juga kontribusi di angkutan barang cukup besar.

Tercatat sekitar 20 persen ato 620.000 ton diangkut via moda KA. Nah, bagaimana kelanjutannya, kita tunggu saja ya. Info sebelumnya, silahkan baca JT 210515 : Masinis Loko “DB” Mogok Di Jerman.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 24 Mei 2015

JT 240515 : KA "Bangunkarta" Senggol KA Barang

Musibah kembali melanda dunia perkeretaapian nasional. Kali ini kereta yang dikabarkan tergelincir di emplasemen Waruduwur dan menabrak kereta barang adalah KA Eksekutif Bangunkarta, jurusan Jakarta - Surabaya.

Kejadian di hari Sabtu 23/05 sekitar jam 18.45 tsb, mengganggu arus lalu lintas kereta api (KA) penumpang maupun barang. Tiga gerbong dikabarkan keluar dari jalur rel dan untuk saat ini rute dialihkan melalui Prupuk dan memutar ke Stasiun Cirebon.

Lokomotif Bangunkarta terguling dan menghalangi perjalanan. Pada pukul 22.00, penumpang mulai diangkut menggunakan bus menuju Stasiun Kejaksan Cirebon, sekitar 15 km dari Waruduwur. Sebagian penumpang diangkut menggunakan truk polisi.

Penumpang tujuan Semarang difasilitasi untuk meneruskan perjalanan menggunakan bus, sedangkan penumpang tujuan Solo, Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Surabaya dipindahkan ke kereta lain di Stasiun Cirebon.

VP Head of Corcomm PT KAI, Agus Komarudin memastikan akan memberikan ganti rugi kepada penumpang berupa pembayaran penuh tiket. Penyebab kecelakaan kereta tersebut belum bisa dipastikan, apakah karena kesalahan manusia atau faktor lain.

Info sementara, 2 (dua) terluka dan lainnya masih dalam pengecekan. Ikut prihatin.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 21 Mei 2015

JT 210515 : Masinis Loko "DB" Mogok Di Jerman

Bagi sebuah negara, gangguan di industri perkeretaapian jelas sangat vital. Pasalnya, angka pengguna kereta api (KA) di Jerman berjumlah 5,5 juta penumpang setiap harinya dan angkutan barang sekitar satu perlimanya diangkut dengan KA.

Bukan angka yang kecil dan pada saat aksi demo dirilis, akan berlangsung berapa lama, manajemen sudah hitung-hitungan. Bukan secara uang tetapi menyangkut layanan, pastinya menyentuh kredibilitas dan komitmen.

Rencananya, masinis KA di Jerman yang tergabung dalam serikat : Gewerkschaft Deutscher Lokomotivfuhrer (GDL), baru saja mengumumkan aksi demo yang akan berlangsung selama kurang lebih semingu dan ini merupakan yang ke-9 kalinya terjadi di Deutsche Bahn (DB).

Target pertamanya justru KA angkutan barang dan baru angkutan penumpang. Repotnya untuk kali ini, blon ada kepastian sampe kapan demo akan berlangsung. Kalo semingguan, ya relatif walau merugi. Tapi bila waktunya tak terbatas, hadeuuuh blon kepikiran kayaknya.

Rencananya bakal berlangsung seminggu tapi bisa juga lebih, itu yang bikin bergidik warga. Klo mo selesai, 48 jam sebelumnya bakal diinfo sehingga segala sesuatunya bisa berjalan normal kembali. Apa iya efektif pake acara mogok segala ? Entahlah.

Pokok permasalahan kekisruhan  memang rumit : isu gaji, kondisi pekerjaan hingga kekuatan serikat pekerja sehingga jutaan pengguna jasa bisa dibuat bete karenanya. Semoga urusan kisruh ini bisa ditangani dengan cepat. Aamiin.


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 20 Mei 2015

JT 200515 : Profit “CMA CGM” Melonjak

Woow bingitz sih … disaat pelayaran global lainnya megap-megap alias kelimpungan cari peluang pasar yang menguntungkan, ehh gak dinyana “CMA CGM” malah berhasil membukukan net profit di kuartal 1 – 2015 USD 406 juta.

Hal itu bila dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu di periode yang sama. Hitung punya hitung, kenaikannya hampir 419 persen. Top abiiiiz. Pendapatan (revenue) yang diraih mencapai USD 4,01 milyar ato naik 1,8 persen.

Secara volume, pelayaran asal Perancis ini berhasil mengangkut 3,1 juta TEUs ato naik 10,5 persen. Disaat tingkat harga mencapai batas terendah, maka dengan kata sakti “profit”, pelayaran sudah boleh bangga.

CMA CGM menikmati kenaikan cukup fantastis karena jalinan kerjasama dalam aliansi strategis “Ocean 3” (O3), bersama “UASC” dan “CSCL” dan rute yang disebut-sebut memiliki kontribusi besar yakni rute Amrik. Kondisi pasar di Amrik juga lagi lumayan.

CMA CGM berhasil membuka 5 (lima) rute anyar ke Amrik, sukses memperluas jaringan hingga 655 keagenan di 160 negara. Bahkan per tgl 11/05 lalu, pelayaran no. 3 terbesar didunia ini dipercaya mengelola sektor logistik di Jamaika – kawasan Karibia situ deh.

Perusahaan sangat diuntungkan dengan program efisiensi dan pengelolaan biaya, ditambah lagi turunnya harga bahan bakar (biaya bunker per TEU turun 36,5 persen) sehingga konsep jualannya kena ke Pelanggan. Jadi, termasuk strateginya jitu juga sih.

Lembaga pemeringkat sekelas “Moody’s” aja menaikkan credit rating CMA CGM menjadi B1 dengan kategori stable outlook. Padahal diakui oleh semua pelayaran, harga di rute Asia-Eropa (AE) lagi ancur-ancuran (volatile) sejak Imlek lalu – Februari 2015.

Armada kapal CMA CGM malah terus bertumbuh dengan adanya penambahan 3 x 20.600 TEUs untuk periode 2016/2017. Bahkan CMA CGM LOG sebagai afiliasi, belum lama ini mengakuisisi LCL Logistix India untuk memperkuat kehadirannya.

Wes, poko’e top markotop deh. Bravo.


Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 19 Mei 2015

JT 190515 : Kapal Motor “Asia Raya” Terbakar

Sebuah kapal motor (KM), bernama “Asia Raya” dan tengah mengangkut ratusan ekor sapi terbakar di Kupang. Tim SAR Kupang, kapal patroli Kepolisian Perairan Kupang, dan kapal Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang langsung melakukan pencarian.

Dege Ardana, Kepala SAR Kupang menjelaskan, personel yang diterjunkan selama dua hari untuk mencari korban berjumlah 15 orang dengan titik fokus pencarian 1-2 mil dari lokasi kejadian, antara titik kordinat 10° 11' 31.18° LS dan 123° 30' 21.57" BT.

Kapal Motor Asia Raya mengangkut 600 ekor sapi tujuan Samarinda terbakar di perairan Pulau Semau pada Jumat dini hari. Di atas kapal tersebut juga terdapat 38 penumpang di antaranya 14 Anak Buah Kapal dan 24 orang kleder (pengurus hewan selama dalam pelayaran).

Jumlah korban jiwa belum diketahui secara pasti tapi otoritas terkait sedang berupaya keras menemukannya. Ikut prihatin dan bersimpati.


Sumber : Dari Sana-sini.