Kamis, 19 Maret 2020

JT 190320 : Korean Air, Scoot, Cathay Alihfungsi Pesawat

Menyikapi penurunan jumlah penumpang beberapa tahun belakangan ini, bahkan sebelum Coronavirus menggebrak dunia, sejumlah maskapai sudah berinisiatif meng-konversi pesawatnya, dari pesawat penumpang menjadi pesawat kargo.

Maskapai penerbangan Korea Selatan, Korean Air, pesawat penumpangnya yang nganggur rencananya bakal ngangkut barang ke Qingdao untuk penerbangan tgl 21/03 – demikian laporan media FlightCGlobal yang berbasis di London, Inggeris.

Chairman Hanjin Group (induk Korean Air), Walter Cho kabarnya menyiyakan momentum pihak Korean Air untuk membawa barang saat Covid-19 yang disinyalir mengganggu aktifitas supply & demand di pasar global.  

Di saat rute penerbangan ke area Trans Atlantik terganggu karena adanya blokase untuk sementara, agar wabah Coronavirus gak menyebar secara lebih luas lagi, sejumlah penerbangan antar-benua banyak yang dibatalkan.

Minggu lalu, maskapai Scoot (afiliasi Singapore Airlines) sepakat pihaknya akan mengoperasikan angkutan barang berdasarkan sistem sewa – sebagaimana dilaporkan Air Cargo News, media yang juga bermarkas di London.

Scoot bakal mengoperasikan pesawat Boeing 787 di rute Singapura menuju Guangzhou + Nanjing yang akan membawa barang setara kapasitas 54 meter kubik, Pihak Cathay Pacific kabarnya akan melakukan hal serupa untuk mengurangi beban biaya operasi.

Bisa jasi banyak maskapai penerbangan melakukan hal serupa namun belum terekspos secara luas karena tertutup tabir + gemuruh Covid-19 di seluruh dunia. Ikut prihatin dan semoga Coronavirus cepat berlalu.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 18 Maret 2020

JT 180320 : OOCL Order 5 x 23.000 TEUs


Pelayaran asal Hong Kong, Orient Overseas Container Line (OOCL) yang kini menjadi unit biz Cosco Group, belum lama ini menandatangani kontrak pembangunan 5 x 23.000 TEUs. Hmm.. mulai lagi nih.

Kompetisi membangun kapal gede (ka-ge) sepertinya mulai dipicu lagi untuk mengantisipasi perkembangan jangka menengah sehingga OOCL berani memutuskan membangun armada kapal berkekuatan besar.

OOCL menggandeng 2 (dua) galangan kapal besar di Tiongkok, Nantong Cosco KHI Ship Engineering (NACKS) + Dalian Cosco KHI Ship Engineering. Harga kapal per unit mencapai USD 155,6 juta. Rencana pengiriman pertama tahun 2023.

Sebenarnya rencana pengembangan + peremajaan kapal2 OOCL sudah disiapkan sejak 2016 namun karena kondisi pasar sangat mengkhawatirkan, jadi ditunda. Tahun 2017-2018 perusahaan sedang fokus saat OOIL dijual ke pihak Cosco Group.

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 17 Maret 2020

JT 170320 : Pemerintah RI Perpanjang Masa Tanggap Darurat


Kondisi genting di seluruh dunia saat menghadapi Coronavirus ato Covid-19 harus diseriusi. Untuk itu, Presiden RI, Jokowi menunjuk Kepala Badan  Penagggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menjadi Ketua Tim Reaksi Cepat Penanganan Viru Corona.

Untuk pasien yang terpapar virus Corona disiapkan fasilitas rumah sakit tipe A. RS rujukan yang disampaikan Menteri Kesehatan ada 132, ditambah lagi 109 RS TNI, 53 RS Polri + 65 RS BUMN.

Karena pasien terus bertambah dari hari ke hari, BNPB yang semula menetapkan masa tanggap darurat mulai 29/02 s/d 29/05 ato lama waktunya 91 hari. Status tanggap darurat terbesar ada di DKI, Jawa Barat + area sekitarnya.

Semoga badai Covid-19 segera berlalu. Jangan abaikan juga Social Distancing maupun program Work From Home (WFH) agar kondisi penyebaran virusnya dapat diatasi dengan baik. Bersatu melawan Coronavirus dan jangan egois. Jangan panik juga.

Para dokter + tenaga medis, terus semangat ya dan semoga Allah SWT melindungi kita semua. Aamiin YRA. 

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 16 Maret 2020

JT 160320 : CX Cargo Drop 9 Persen Di Feb 2020


Jika melihat sikon yang berkembang, usai Imlek ... rasanya masuk akal. Tetapi yang membuat orderan drop adalah mewabahnya Coronavirus (Covid-19) di seluruh dunia sehingga menunda kegiatan pengusaha + membuat ketakutan warga di sejumlah negara.

Ada yang memang dilarang sama sekali karena terkena lockdown, semisal Italia tapi ada juga yang menghindari berbisnis karena adanya kekhawatiran baru, penyebaran virus via kiriman barang, selain manusia + udara.

Maskapai penerbangan Cathay Pacific Dragon Group (CX) melaporkan bahwa volume barang selama bulan Februari 2020 melorot 9,6 persen ke 118.711.000 kilo (year on year) sementara secara year-to-date drop 9,2 persen menjadi 270.676.000 kilo.

Manajemen Cathay melihat bahwa penyebaran wabah Covid-19 sedikit banyak akan memperngaruhi hasil di tahun 2020 jika pandemi ini berkepanjangan. Berdo’alah.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 15 Maret 2020

JT 150320 : Covid-19 Ancam 50 Juta Lapker Pariwisata


Jumlah yang sangat besar, klo gak mo dibilang fantastis, 50 juta lapangan kerja di sektor pariwisata terancam akibat mewabahnya Coronavirus ato Covid-19. Angka ini setara dengan pemangkasan 25 persen perjalanan wisata internasional.

Pasti ada yang nanya, angkanya darimana ? Ini hasil riset yang dilakukan oleh Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia (World Travel and Tourism Council/WTTC), yang dirilis pada Jumat 13/03/2020.

Presiden & CEO WTTC, Gloria Guevara, mengatakan temuan WTTC menunjukkan dampak yang nyata pada sektor perjalanan dan pariwisata akibat wabah Covid-19, yang berpotensi mengakibatkan 50 juta orang di seluruh dunia kehilangan pekerjaan.

Direktur Pelaksana WTTC, Virginia Messina mengatakan masalah utama bagi perusahaan adalah bagaimana dan berapa lama mereka dapat bertahan tanpa menghasilkan pendapatan ato mengalami kerugian.

Sepertinya, pandemi ini lingkupnya sudah mendunia sehingga efeknya pun gak cuma dirasakan dunia pariwisata tetapi perdagangan global pun terdampak secara langsung maupun tidak langsung.

WHO dan pemerintahan di seluruh dunia diajak bekerjasama untuk bersama-sama menanggulangi Covid-19 agar tidak meluas penyebarannya. Apakah akan sukses ? Tergantung komitmen bersama. Stay tune dan semoga badai cepat berlalu.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 14 Maret 2020

JT 140320 : Menhub RI Positif Corona


Hal yang gak diinginkan akhirnya tersiar juga bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi dinyatakan terjangkit virus corona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Awalnya wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Budi Sulistya menjelaskan adanya pejabat pemerintah yang positif virus corona dengan nomor identitas pasien 76. Namun belakangan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang mendampinginya mengkonfirmasi bahwa pejabat yang dimaksud adalah Budi Karya.

Apa penyebabnya, biarlah dicarikan solusinya yang terbaik dan hendaknya masyarakat luas gak perlu panik, melainkan tetap berdo’a dan melakukan langkah2 yang dianjurkan oleh pemerintah.

Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 13 Maret 2020

JT 130320 : Angkasa Pura I Punya Tiga Direksi Baru


Lagi, Kementerian BUMN resmi melantik tiga direktur PT Angkasa Pura I (Persero) baru untuk mengisi jabatan direksi yang dirombak. Ini bukan kali pertama Kemen BUMN merombak jajaran direksinya.

Kementerian BUMN selaku pemegang saham AP I mengangkat Andy Saleh Bratamihardja, Dendi Tegar Danianto + Israwadi pada Jumat 13/03 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Dendi Tegar Danianto diangkat menjadi Direktur Pengembangan Usaha, menggantikan Sardjono Jhony Tjitrokusumo. Andy Saleh Bratamihardja diangkat menjadi Direktur Keuangan menggantikan Novrihandri. Sementara itu, Israwadi diangkat menjadi Direktur Kepatuhan, Aset, dan Pengadaan yang akan memimpin direktorat baru yaitu Direktorat Kepatuhan, Aset, dan Pengadaan.

Adapun susunan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) selengkapnya sebagai berikut:

1. Direktur Utama: Faik Fahmi,
2. Direktur Keuangan: Andy Saleh Bratamihardja,
3. Direktur Operasi: Wendo Asrul Rose,
4. Direktur Pemasaran dan Pelayanan: Devy Suradji,
5. Direktur Personalia dan Umum: Adi Nugroho,
6. Direktur Pengembangan Usaha: Dendi Tegar Danianto,
7. Direktur Teknik: Lukman F. Laisa,
8. Direktur Kepatuhan, Aset, dan Pengadaan: Israwadi.

Sumber : Bisnis Indonesia