Kamis, 02 Januari 2020

JT 020120 : Kolaborasi Dimerco + Elanders


Biz freight forwarding masih menggiurkan, paling ngga untuk sesama pemain yang udah lama berkecimpung di bidangnya. Jika untuk pemain baru di biz ini, harap berhati-hati karena sikon ekonomi sedang tidak bersahabat.

Bisnis yang jelas2 aja. Untuk itu, 2 (dua) perusahaan yang sudah mempunyai network luas yaitu Dimerco Express Group dan Elanders, kabarnya mengumumkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture).

Dimerco + Elanders Group asal Swedia, membuat perusahaan patungan di Jerman dimana komposisi sahamnya 25 persen dimiliki Dimerco dan sisanya Elanders. Nama perusahaannya ITG Air & Sea GmbH.

ITG Air & Sea GmbH merupakan pecahan dari ITG GmbH Internationale Spedition + Logistik (ITG), didirikan pada tgl 1 November 2019, yang memungkinkan pihak ITG maupun Logistics Group International (LGI) selaku induknya, menawarkan jasa logistik terpadu dan menjalankan kompetensi masing2.

Baik ITG maupun LGI merupakan afiliasi Elanders Group. Dimerco menyampaikan harapannya bahwa dengan jaringan baru yang dimiliki, layanannya bisa semakin luas sementara Elanders berharap pasar di Greater China + Asia Pasifik bisa dimanfaatkan dengan baik.

Baik Dimerco maupun Elanders memiliki keunikan sendiri2 dan tinggal mengkombinasikan di lapangannya seperti apa. Kelihatannya Dimerco lebih ke digital marketing nantinya dan fisiknya ditangani Elanders. Yang tahu ya mereka lah.

Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 01 Januari 2020

JT 010120 : Matson Operasikan Kapal Con-Ro Terbesar


Kapal Con-Ro itu merupakan kapal kombinasi untuk angkutan kontainer sekaligus juga Ro/Ro – di Indonesia dikenal dengan nama kapal ferry. Makanya di Amrik disebut Con-Ro alias Container / Ro-Ro, bukan sop konro loh ya.

Kabarnya, belum lama ini pelayaran yang berbasis di Hawaii, Matson Navigation ato Matson ini, baru aja mendapatkan kapal baru yaitu Lurline yang memiliki kapasitas 3.500 TEUs + car-deck holding 500 unit kendaraan. Wooow keren nih.

Menurut media American Shipper, kapal Con-Ro ini dibuat di galangan kapal General Dynamics NASSCO di San Diego, Amrik dan Lurline merupakan kapal terbesar dikelasnya (maksudnya Con-Ro) yang pernah dibuat di Amrik.

Sementara itu, kapal kedua yang nantinya bakal menjadi sodara kembarnya yaitu Matsonia masih dalam konstruksi dan direncanakan dikirim ke sang pemilik di kuartal 2 tahun 2020 ini. Untuk sepasang kapal ini Matson membayar USD 500 juta.

Kapal baru ini akan menggantikan posisi kapal2 lawas yang selama ini dioperasikan Matson. Selain 2 (dua) kapal Con-Ro, Matson juga sudah menyelesaikan program peremajaan kapal kontainer-nya yang dikirim tahun 2018 + 2019 lalu.

Nantinya, di setiap loop Matson akan digantikan dengan kapal anyar dan kapasitasnya lebih gede sehingga rute antara Seattle, Oakland + Long Beach ke Honolulu bisa menggunakan 9 kapal saja, dibanding sekarang dengan 10 kapal.

Kapal Lurline akan melaksanakan pelayaran perdana (maiden voyage) segera, rencana berangkat Oakland + Long Beach tgl 9 + 11 Januari 2020 dan rencana tiba di Honolulu tgl 15 Januari 2020.

Spesifikasi Lurline, memiliki panjang 870 kaki, lebar 114 kaki + draft 38 kaki. Bagi Matson, ini kapal terbesar yang dimilikinya dan tercepat karena bisa bergerak dengan kecepatan 23 knots. Lumayan, bisa menyempurnakan on-time delivery.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 26 Desember 2019

JT 261219 : MSC Hindari Perancis - Untuk Sementara Waktu


Untuk sementara waktu, kapal2 milik pelayaran Mediterranean Shipping Co. (MSC) diminta untuk menghindari wilayah Perancis akibat mogok nasional berkepanjangan. Dan hebatnya lagi hampir melibatkan semua moda !

Kantor berita Reuters menyampaikan bahwa MSC sampe2 membuat contingency plan untuk sikon darurat ini. Dua minggu ke belakang, jalur kereta api + angkutan darat nyaris lumpuh.

Mogok nasional ini dikabarkan terkait isu reformasi pensiun, menyebabkan sekolah2 diliburkan dan setengah juta penduduk turun ke jalan. Juru bicara MSC tetap akan memonitor perkembangan yang ada.

Bagi Pembaca sekalian yang mempunyai prospek angkutan ke Perancis dan menggunakan MSC, bisa jadi akan dialihkan melalui pelabuhan tetangga terdekat. Detilnya, silahkan kontak perwakilan MSC terdekat.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 25 Desember 2019

JT 251219 : Amazon Pengirim Paket Terbesar


Baca judulnya pasti serem dan bikin ngeper pemain2 kelas wahid. Jangan ngomong skala kecil karena mereka punya dunianya sendiri tetapi untuk pemain global, jika berhadapan satu sama lain, kentara bingitz.

Ini kisah di sektor kiriman parsel ato ritel ato barang2 kecil. Barang wujudnya boleh kecil tapi cuwannya lumayan kalo dikumpulin. Adalah Amazon.com yang kini semakin menggurita dengan bisnisnya.

Menurut rilis terkini, Amazon menjadi the biggest carrier disaat menjelang Natal – sebagaimana dikutip media Air cargo World yang bermarkas di New York, Amrik. Hampir separo kiriman di Amrik, ditangani Amazon.

Bozz logistik Amazon, Dave Clark, menyampaikan bahwa pihaknya bisa mengirim hingga 3,5 milyar paket selama tahun 2019, melebihi prakiraan analis Morgan Stanley yang mematok angka 2,5 milyar paket doank. Aje gile.

Awalnya, Amazon menggunakan jasa UPS + Fedex juga tetapi seiring perkembangan bisnis akhirnya Amazon langsung mengambil-alih biz ini langsung hingga lokasi Pelanggan.
Bagaimana perjalanan detilnya perkembangan Amazon, silahkan cek Mbah Google ya.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Vox.

Senin, 23 Desember 2019

JT 231219 : CMA CGM Dukung Filem James Bond 007


Nasib kontainer dan kapalnya, jika ikut masuk dalam filem layar lebar, ujung2nya terkait penyelundupan narkoba ato human trafficking. Semoga kali ini ngga ya karena yang main James Bond selaku agen rahasia bersandi 007.

Kabarnya, perusahaan pelayaran Perancis, CMA CGM bakal menyiapkan 2 (dua) unit kapalnya untuk bekerja bareng dalam serial filem James Bond terbaru, dengan judul “No Time To Die”.

Kapal yang dimaksud yakni CMA CGM Fort Saint Georges (kapasitas 2.260 TEUs) dan CMA CGM Fort de France (3.504 TEUs) dan dilihat dari namanya, kapal beroperasi di wilayah Kingston, Jamaika.

Majalah maritim Afloat, mengabarkan bahwa sejumlah kru CMA CGM, termasuk kapten kapal bakal mengisi bagian dalam filem anyar James Bond tersebut dan 1.000 kontainer CMA CGM bakal diambil gambarnya.

Aktor pemeran utama agen rahasia 007, masih tetap Daniel Craig, bukan kru CMA CGM, dibawah pengawasan sutradara Cary Joyi Fukunaga – pemenang Emmy Awards untuk filem True Detective.

No Time To Die bakal dirilis dan diedarkan secara global mulai tgl 02/04/2020 di Inggeris Raya melalui rumah produksi Universal Pictures International, sementara untuk kawasan Amrik filem ini akan diputar di Metro Goldwyn Mayer Studio tgl 10/04/2020. Jozz.

Kayaknya, bakal ada program nonton bareng (no-bar) dengan kru CMA CGM Indonesia nih. Kita tunggu yuks kabar bagusnya he he he .... Eng ing eng. Klo gak ada acara no-bar, judulnya ganti jadi No Time To Deal hi hi hi.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Bond Lifestyle.  

Minggu, 22 Desember 2019

JT 221219 : Kolaborasi Matson + Swire Shipping


Hari gini masih gontok2an, yang pasti bakal rugi. Makanya, menyadari hal itu para pimpinan pucuk dimana pun juga, mengebalikan prinsip bekerjasama untuk dikedepankan. Klo modal tanggung + strategi gak mumpuni, cukup tahu dirilah.

Bukan berarti perkara menang ato kala. Kolaborasi adalah prinsip bertahan di era digitalisasi, apakah industri pelayaran akan semakin mengerucut ato bertahan seperti sekarang karena sudah diregulasi secara alamiah ?

Alkisah, ada 2 (dua) perusahaan pelayaran spesialis banget di kawasan Pasifik, mereka adalah Matson Navigation + Swire Shipping. Para pemain laut hapal banget siapa mereka dan nyatanya kini keduanya bergandengan tangan tuh.

Terhitung mulai Januari 2020, kedua pelayaran sepakat menjalankan vessel sharing agreement (VSA) dan Swire bakal nyiapin satu kapal (namanya menyusul) sedangkan pihak Matson menyediakan 2 kapal : Olomana + Imua II.

Kedua kapal Matson berbobot 8.000 dwt. Rotasi pelabuhannya nanti, berangkat dari Auckland, Selandia Baru, lanjut ke Tonga, Samoa (Apia), Cook Island dan Fiji. Frekuensi setiap 10 hari sekali – demikian laporan media FreightWaves dari New York.

Sebelumnya, pelayaran Matson pernah masuk Pasifik Selatan sekitar tahun 1920-an tapi cabut entah kenapa, kemudian masuk lagi di tahun 2012/2013 lalu – setelah membeli pelayaran Reef Shipping Auckland. Gitu.

Oleh keduanya diakui bahwa kompetisi ke area Pasifik memang cukup ketat dan untuk itu keduanya bersepakat untuk saling bekerjasama agar tidak merugikan satu sama lain. Siiiip pilihan bagus tuh.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 21 Desember 2019

JT 211219 : Cosco Siapkan Dana USD 1,8M


Ngomong2 buat apa dana sebesar USD 1,8 milyar ? Ternyata untuk beli kapal baru. Woooow ! Perusahaan pelayaran RRCina, Cosco Shipping mengabarkan bahwa pihaknya bakal ngebeli 16 kapal kontainer anyar untuk keperluan ekspansi.

Jenis kapal yang mo dibeli ? Sabar. Menurut media asal Singapura Splash 24/7, manajemen Cosco sedang menghitung kebutuhan yang diperlukan untuk ekspansi agar permintaan pasar bisa diserap secara akurat.

Splash menyampaikan bahwa pihak Cosco tengah bernegosiasi dengan galangan kapal di RRCina untuk membangun 8 x 15.000 TEUs + 8 x 23.000 TEUs, total biayanya sekitar USD 1,8 milyar.

Pihak Cosco kabarnya gak kasih komen saat dikonfirmasi perihal isu ini. Bagi Andy Lane (analis pelayaran CTI Consultancy Singapura) berkomentar, rasanya waktunya gak tepat investasi Cosco tapi pasti ada sesuatu yang menyebabkan Cosco nekad pesan kapal sebanyak itu.

Lloyd.s List sendiri mengatakan aneh dan gak realistis jika pihak Cosco beneran jadi ngorder kapal sebanyak diatas, padahal belom lama ini ngejual aset Long Beach Container Terminal di Amrik.

Jadi mana yang bener nih ? Just wait and see.

Sumber : Dari Sana-sini.