Kamis, 29 Oktober 2015

JT 291015 : Maiden Voyage “MSC Oscar”

Kapal terbesar di industri pelayaran berbasis kontainer saat ini, “MSC Oscar” sukses melakukan maidaen voyage ke pelabuhan Le Havre, Perancis pada tgl 18/10 lalu, dalam rangka pelayaran perdana di loop Asia – Eropa (AE).

Sebagai kapal perdana dari total order 29 unit kapal sejenis, kapal yang memiliki kapasitas 19.000 TEUs ini, bakal dioperasikan kedepannya di servis Albatross milik pelayaran Mediterranean Shipping Co. (MSC).

Rotasi pelabuhan di servis Albatross akan menghubungkan Dalian, Busan, Qingdao, Ningbo, Shanghai, Xiamen, Yantian, Tanjung Pelepas langsung menuju Le Havre – pelabuhan pertama yang singgahi di Eropa.

Kapal gede ini sejatinya mampu mengangkut 19.224 TEUs ato setara dengan 163 juta botol anggur ukuran standar, ato = 2,4 juta microwave oven. Hmm bisa dibayangin gimaa gedenya tuh kapal. Ato gampangannya 4x panjang lapangan sepakbola. Nah loh.

Congrats MSC !


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 28 Oktober 2015

JT 281015 : “UASC” Peroleh “Al Muraykh” (18.800 TEUs)

“United Arab Shipping Co.” (UASC) secara bertahap mulai mendapatkan kapal-kapal barunya dan kapasitasnya cukup bikin kompetitor bergidik. Bukan semata karena punya kapal anyar dan gede tetapi UASC sekarang udah beda dengan 10 tahun lalu.

Pelayaran kongsian negara Timur Tengah ini kini menjadi salah satu pemain yang agresif di industri pelayaran global. Gak tanggung-tanggung bikin aliansi strategis dengan pemain gede lainnya di Ocean 3 (O3), mitranya CMA CGM dan CSCL. Wooow bingitz ya.

Blon lama ini, UASC ngadain acara khusus di Hamburg, Jerman buat ngerayain masuknya kapal anyar “Al Muraykh”, salah satu kapal dari seri 18.800 TEUs. UASC ngorder 6 (enam) unit kapal segede ini.

Selain pesanan 6 unit kapal gede ini, UASC juga ngorder 11 x 15.000 TEUs, wuuuuih gak tuh. Dalam acara fantastis tersebut, hadir semua direksi UASC, para undangan dan utamanya perwakilan bank-bank yang ikut membiayai proyek gede UASC ini.

UASC disebut-sebut saat ini memiliki kapal yang efisien dan hemat bahan bakar sehingga memiliki nilai tambah tersendiri saat melaju dan berkompetisi dengan lawan-lawannya di pasar – begitulah yang disampaikan chief financial officer (CFO) UASC, Basil Al-Zaid.

Congrats ya.



Sumber : Dari Sana-sini / Kredit Foto : vesseltracker.

Senin, 26 Oktober 2015

JT 261015 : Seeing Is Believing – China 2015

Untuk kesekian kalinya PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberangkatkan karyawannya untuk melihat dan merasakan kemajuan industri perkeretaapian di daratan Cina sono. Kali ini yang berangkat adalah Batch E di tahun 2015 dengan jumlah peserta 64 orang.

Program ini sudah dimulai sejak Ignasius Jonan menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI dan menjadi tradisi positif di perusahaan pelat merah ini. Selain belajar ke Tiongkok, PT KAI juga memiliki program mengirim staf dan petingginya ke Perancis dan Jepang.

Peserta kali ini selain diikuti oleh karyawan yang masih aktif, juga dilengkapi dengan kehadiran 2 (dua) orang pensiunan PT KAI djaman baheula serta 2 (dua) orang wartawan/wati dari Antara News dan Pikiran Rakyat (PR).

Kunjungan kerja ini memiliki menu utama : mencoba kereta yang ada di daratan Cina, seperti : kereta bawah tanah / MRT,  kereta cepat antara Beijing – Tianjin (30 menit) dan Beijing – Shanghai (5 jam) serta kereta magnetik Maglev menuju bandara Pudong International.

Pokoknya, puas dan mengesankan. Thanks to PT Kereta Api Indonesia (Persero) and we’re proud to be part of this company. Thanks to God for protecting us during this trip. God bless.


Sumber : KALOG.

Kamis, 22 Oktober 2015

JT 221015 : Biz Trip To China (22-26/10/15)

Sehubungan dengan tugas kantor dan dalam rangka mengikuti program “Seeing Is Believing” di PT Kereta Api Indonesia (Persero) maka selama beberapa hari jurnal tr@msport (JT) gak akan terbit seperti biasa.

Untuk itu, mohon doa restu dan semoga dalam perjalanan senantiasa diberi lindungan Allah SWT sehingga saat berangkat hingga sekembalinya di Tanah Air, ada dalam kondisi sehat wal’afiat selalu.

Aamiin YRA. C-U and Bye.


Sumber : KALOG.

Rabu, 21 Oktober 2015

JT 211015 : Studi – Geser Ruang Mesin, Dapat 300 TEUs

Sebuah studi yang diadakan oleh Gaztransport et Technigaz (GTT – sebuah perusahaan mesin kelautan), CMA CGM (perusahaan pelayaran Perancis) dan DNV GL (biro klasifikasi internasional), merilis fakta kapal 20.000 TEUs tanpa ruang mesin !

Wuih wuih wuiiiih. Sebuah media yang merilis pernyataan tersebut yaitu Maritime Executive menyebutkan, kapal dimaksud pastinya bertenaga LNG ato gas alam cair, dimotori oleh COGAS (combined gas) dan dilengkapi turbin uap serta dipandu secara elektronik.

Bila semuanya ditempatkan di dek yang sama ato berdekatan mirip kapal jaman baheula (ruang mesin konvensional), maka kapasitas muat untuk kargo bisa bertambah kira-kira 300 slot, silahkan dibandingkan bila harus menempatkan ruang mesin seperti saat ini (heavy fuel oil-fuelled ship).

Kapal kontainer berkonsep “PERFECT” (Piston Engine Room Free Efficient Containership”)  dipercaya dapat menghasilkan duit lebih banyak dan mengurangi masa waktu cicilan – bila kapal tersebut dibeli dengan duit perbankan.

Malah kapal berkonsep PERFECT  ini diklaim bisa menghasilkan efisiensi yang lebih baik serta fleksibilitas dibanding kapal 20.000 TEUs dengan ruang mesin disain saat ini. Kapal dengan sistem COGAS memiliki kelebihan tersendiri (sori, teknis bingitz).

Tahap penyempurnaan berikutnya dari proses disain ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem propulsi dan disain kapal guna mencapai tingkat efisiensi yang lebih besar dan ujung-ujungnya, peningkatan kapasitas kargo.

Siiip, semoga sukses.

Sumber : Dari Sana-sini.