Kamis, 08 April 2021

JT 080421 : Maersk Sewa Kapal CSAV Yang Tersisa

 

Kebutuhan kapal – khususnya kapal kontainer - seberapapun kapasitasnya sepertinya dilalap habiz oleh pasar. Disaat puncak pandemi semua seperti dipaksa diet, tetapi paska adanya vaksin, seolah-olah masyarakat dunia yakin pandemi telah lewat.

Pelayaran yang sedang ekspansif Maersk, pun menyewa 4 (empat) kapal dengan prefix CSAV – sebuah perusahaan pelayaran asal Cile yang pernah eksis dan kini menjadi milik Hapag-Lloyd (H-L). Menurut media Splash 247, kontrak sewanya untuk masa 40 bulan.

Adapun ke-4 kapal yang disewa dengan prefix ato nama depan kapalnya CSAV, yaitu CSAV Tyndall, CSAV Toconao, CSAV Traiguen + CSAV Trancura, kesemuanya memiliki kapasitas 8.600 TEUs.

Kapal2 diatas, saat ini dikendalikan oleh juragan kapal Zodiac Maritime dan Eastern Pacific. Ngga ada detil perihal harga sewa untuk unit diatas namun kesemua unit dalam proses jual beli dengan pihak lain.

Tiga kapal pertama (CSAV Tyndall, CSAV Toconao, CSAV Traiguen) kabarnya sudah berpindah tangan ke JP Morgan dan kapal yang dibawah koordinasi Eastern Pacific, sudah di jual ke pihak XT Management Israel – sesuai info dari Alphaliner.

Ke-4 kapal CSAV ini merupakan laskar terakhir yang menggunakan prefix CSAV dan saat dilepas oleh H-L nantinya ke pihak Maersk, kapal2 diatas akan berganti nama juga. Kelak nama CSAV akan lenyap dari peta industri pelayaran dunia, jadi tinggal kenangan.

Satu per satu, nama pelayaran legendaris akhirnya tenggelam, CSAV ato Compania Sud Americana de Vapores di merger dengan H-L di tahun 2014 saat isu merger + akuisisi di industri pelayaran global sedang tren.

Harus diakui, sejumlah pelayaran besar semisal MSC + Hapag Lloyd pun harus melakukan strategi sewa kapal untuk mengakomodir kebutuhan pasar. Maersk pun melakukan hal yang sama, menyewa kapal untuk memenuhi kebutuhan internal.

Belum lama ini, Maersk memperpanjang sewa 3 x 4.600 TEUs classic panamax dari V Ship Hamburg (Northern Priority, Northern Promotion, Northern Precision). Masa sewa antara 24-27 bulan dengan harga USD 35.000 per hari.

Selain itu, Maersk pun menyewa unit lain dari Zodiac Maritime untuk periode 30 bulan, dengan harga sewa USD 32.000 per hari untuk kapal Xiamen (4.253 TEUs) + Nagoya Tower (4.252 TEUs).

Demikian update sekilas untuk Maersk.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Splash 247.

Rabu, 07 April 2021

JT 070421 : Evergreen Belanjakan USD 2,6 Milyar

 

Terlepas dari musibah yang baru menimpa Evergreen Marine tempo hari, saat kapal Ever Given kandas selama hampir seminggu di Terusan Suez sehingga sempat memacetkan lalu lintas kapal dunia dan membuat supply chain management (SCM) bergeser dari yang seharusnya.

Belum lama ini, manajemen Evergreen Marine Corp. yang bermarkas di Taiwan, mengumumkan untuk membangun 20 unit kapal berkapasitas 15.000 TEUs – sebagaimana diberitakan oleh media World Maritime News dari Rotterdam.

Kejelasan diatas, menghapus spekulasi dari para broker sejak Februari lalu yang mempertanyakan pelayaran asal Taiwan ini jadi ato ngga-nya untuk membangun armada kapal barunya.

Pihak Evergreen berkomitmen untuk mempertahankan layanan kepada Pelanggan, bisa dengan melakukan penambahan kapal baru ato menyewa dari pihak ke-tiga. Apapun dimungkinkan sepanjang level of service bisa terjaga dengan baik.

Pihak Evergreen menganggarkan belanja kapal barunya dengan jumlah yang memang fantastis bingitz, sekitar USD 2,6 milyar ! Asumsi harga per kapal di kisaran harga USD 115 juta hingga 130 juta.

Sejumlah galangan kapal sudah mengajukan proposal ke pihak Evergreen, diantaranya, Hudong-Zhonghua Shipbuilding (Group) + Jiangnan Shipyard (Group) dari RRCina, Imabari Shipbuilding dari Jepang serta tak lupa Samsung Heavy Industries (SHI) + Hyundai Heavy Industries (HHI) dari Korea Selatan.

Menurut CEO + Mitra Sea Intelligence Consulting, Lars Jensen, pesanan kapal2 anyar Evergreen hampir 750.000 TEUs ato separo kekuatan armada saat ini. Artinya penambahan kapal Evergreen sifatnya sangat dahsyat + masif dampaknya.

Selain ada order 20 x 15.000 TEUs, Evergreen pun memiliki pesanan lain, yakni 10 x 24.000 TEUs ato A-type yang akan dikirimkan di tahun 2021 ini dan paling lambat tahun 2022. Jadi bisa dibayangin emang order gila2an ini.

Ke-10 kapal 24.000 TEUs ini diberikan ke 3 (tiga) galangan terpercaya : 2 unit dari Jiangnan Shipyard, 2 unit dari Hudong Zhonghua (keduanya dari RRCina) sedangkan 6 unit lainnya dibangun oleh Samsung Heavy Industries (SHI, Korea Selatan).

Ini terobosan luar biasa dari pihak Evergreen kedepannya. Waspadalah.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Riviera Maritime Media.

Senin, 05 April 2021

JT 050421 : YML Untung USD 404,9 Juta

 

Tahun 2020, industri pelayaran boleh dibilang mendapat rejeki nomplok dari pandemi Coronavirus ato Covid-19. Bukan karena penyakitnya tetapi dampak dari berbagai keterbatasan di industri maritim, ujung2nya ke kelangkaan kontainer beberapa waktu lalu hingga sekarang masih terasa.

Salah satu yang mendapat rejeki nomplok tersebut adalah pelayaran asal Taiwan, Yang Ming Marine Transport Corporation (dikenal dengan Yang Ming Line), dari posisi merugi tahun 2019, menjadi untung sruntung luar biasa.

Tahun 2019 lalu YML mencatat kerugian ato net loss NTD 4,31 milyar (= USD 139,39 juta), menjadi pelayaran yang tajir di tahun 2020, dengan catatan net profit NTD 11,98 milyar (= USD 404,9 juta). Woooow bingitz ini sih.

Pola selama pandemi pun mempengaruhi Pelanggan untuk berbelanja secara online, membeli berbagai produk dengan menggunakan semua saluran e-commerce dan mendorong dominasi angkutan e-commerce melonjak drastis di tahun 2020 lalu.

Rata2 perusahaan pelayaran di semester 1 masih skeptis namun memasuki semester 2, mulailah tanda2 kejayaan pelayaran terlihat. Apalagi saat posisi volume dari RRCina mendominasi tanpa ampun untuk tujuan Amrik + Eropa.

Menyikapi hal tersebut, YML mengambil langkah2 untuk mengamankan kapasitas yang berkecukupan (charter in) serta mengembalikan kontainer kosong (MTY boxes) sesegera mungkin, agar dapat dioptimalkan.

Di tahun 2020 lalu, YML mendapatkan pula dukungan 6 x 2.800 TEUs + 3 x 11.000 TEUs walaupun saat itu statusnya masih kapal sewa. Kedepannya, seperti HMM pastinya akan memborong kapal anyar dan juga hal ini diimplementasikan oleh WHL.

Congrats YML.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : JoC.

Minggu, 04 April 2021

JT 040421 : Qingdao Shipyard Dapat Kontrak Bangun 4 x 5.900 TEUs

 

Dari sisi ukuran kapal, kayak rada nanggung gitu deh. Tapi kebutuhan pasar kadang susah diprediksi juga. Bila pas rejeki, ternyata kapal jenis ini yang lagi diminati, mo ngomong apa. Kadang bulan perkara jago menghitung, bisa jadi faktor keberuntungan.

Terlepas dari itu semua, toh mereka yang punya duit, terserah mo bikin kapal ukuran seberapapun. Adalah Qingdao Shipyard yang mengumumkan, telah menandatangani kontrak pembuatan kapal kontainer 4 x 5.900 TEUs.

Media asal Colchester, Seatrade Maritime News melaporkan hal tersebut dan rencana pengirimannya di tahun 2025 (lama amat ya ?). Kabarnya yang memesan kapal, juragan kapal asal Belgia tapi gak disebutin siapanya..  

Kabarnya juga, Qingdao Shipyard merasakan dampak perbaikan ekonomi sejak semester 2 tahun 2020 dan berharap terus membaik.Hingga saat ini totalnya, galangan ini sudah memiliki order 6 x 5.900 TEUs.

Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Splash 247.

Sabtu, 03 April 2021

JT 030421 : China United Lines Buka Layanan Ke Asia

 

Debut pelayaran asal RRCina, China United Lines (CULines) gak bisa dipandang sebelah mata. Setelah cukup eksis di daratan Cina dan juga membuka rute jarak jauh, sebut saja Eropa, kini merambah kawasan Asia.

Menurut media yang berbasis di Colchester, Seatrade Maritime News, CULInes akan membuka 3 (tiga) layanan untuk menghubungkan RRCina, Jepang ke area Asia Tenggara. Gebrakan maut nih.

Ke-3 servis dimaksud yakni : Japan-Thailand-Vietnam Service (JTVS); Japan-Taiwan (JTX) + Japan-Singapore-Malaysia (JPX) dan akan membuka layanan langsung kedepannya supaya bisa menghubungkan RRCina – Hong Kong – Taiwan serta negara2 Asia Tenggara lainnya.

Awal tahun 2021, CULines mewacanakan menambah 4 (empat) kapal kontainer (gak disebutin kapasitasnya berapa), untuk keperlun ekspansi + memperkuat kehadiran CULines di pasar Asia. Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 02 April 2021

JT 020421 : Tabrak Truk, KA Di Taiwan Tewaskan 36 Orang

 

Sebuah kereta api (KA) penumpang dikabarkan tergelincir dari terowongan di bagian timur Taiwan dan diperkirakan menabrak sebuah truk sehingga mengakibatkan sedikitnya 36 orang tewas.

Pihak pemadam kebakaran (damkar) menyatakan kereta yang menuju Taitung itu keluar dari rel di sebuah terowongan di utara Hualien yang menyebabkan beberapa gerbong menabrak dinding terowongan.

Kementerian Transportasi Taiwan menyebutkan selain korban tewas, lebih dari 72 orang terluka dan sekitar 60 diantaranya telah dibawa ke rumah sakit. Saat kejadian, jumlah penumpang diperkirakan sekitar 350 orang.

Ikut prihatin.

Sumber : CNN Indonesia.

Kamis, 01 April 2021

JT 010421 : Kapal MSC Rusak, Usai Gesekan di Istanbul

 

Kapal Mediterranean Shipping Co. (MSC) yang berkapasitas 19.000 TEUs MSC Tina sepertinya mengalami kerusakan cukup parah setelah sempat menyenggol dermaga pelabuhan Istanbul, Turki.

Bagian lambung kapal mengalami kerusakan cukup lumayan – dari foto2 yang beredar di dunia maya – menunjukkan kerusakan cukup serius. Setidaknya itu yang dilaporkan media The Maritime Executive.

Dermaga yang terletak di kawasan Marport mengalami kerusakan namun dilaporkan gak ada korban jiwa akibat senggolan tersebut dan polusi pun dilaporkan nihil. Penyebab pastinya masih dalam investigasi.



MSC Tina (buatan tahun 2017) digunakan di servis TC3 MSC, dengan rotasi sbb : Busan – Shanghai – Ningbo – Singapura - Port Said – Piraeus – Izmit - Istanbul. Seperti diketahui, akibat kecelakaan ini akan menambah panjang daftar antrian yang sebelumnya telah disumbang oleh kandasnya kapal Ever Given di Terusan Suez.

Ikut prihatin dan semoga cepat beres deh urusannya.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : VesselFinder - FleetMon.