Selasa, 08 September 2015

JT 080915 : SAP, Kado Ultah PT KALOG Ke-6

Dibalik krisis ekonomi yang cukup mendera belakangan ini, toh yang namanya hari jadi, patut direnungkan agar kedepannya jalannya roda perusahaan semakin lancar dalam menyiasati kondisi yang ada.

Ekonomi saat ini, boleh dibilang sedang jungkir balik. Pelemahan mata uang Rp terhadap USD ditengarai sebagai sebab kegagalan sistem politik dan ekonoi menengahi berbagai problematika bangsa. Ujung-ujungnya, masyarakat dibuat shock.

Terlepas dari kesulitan yang ada, PT Kereta Api Logistik (KALOG) merayakan hari ulang tahunnya dengan acara sederhana tapi khidmat di ruang lantai 1 Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Kesulitan dilupakan sejenak.

Ruang koridor yang nantinya akan menjadi gate masuk ato keluar kereta penumpang commuter line (CL), disulap menjadi ruang pelaksanaan acara ultah PT KALOG ke-6. Tak ada hiruk pikuk hiburan dll kecuali do’a dan peresmian SAP menjadi salah satu ikon baru di KALOG.

Per hari ini, semua transaksi bisnis dimigrasi secara bertahap ke SAP dan semua sumber daya yamg ada, dikerahkan untuk mensukseskan program implementasi yang dijalankan sejak 3,5 bulan lalu, saat kick-off dicanangkan.

Syukur Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik. Bahwa ada kekurangan disana-sini, pelatihan dan pemahaman dalam waktu singkat atas SAP dinilai sudah sebagai upaya maksimal para KALOGers.

Dalam beberapa bulan ke depan, program pendampingan masih tetap aka nada dan diharapkan KALOGers mampu memanfaatkan waktu yang ada seoptimal mungkin. Bravo KALOGers dan Go-Live SAP !


Sumber : KALOG.

Senin, 07 September 2015

JT 070915 : “CMA CGM Bougainville” Jadi Kapal Terbesar Saat Ini

“CMA CGM Group” mendeklarasikan karya besarnya, bahwa kapal anyar “CMA CGM Bougainville” menjadi kapal terbesar di jajaran armada kapal milik pelayaran ke-3 terbesar di dunia dan dibawah komando bendera Perancis.

Kapal ini merupakan kapal ke-4 dikelasnya (ukuran 18.000 TEUs) ii, diserahkterimakan tgl 25/08 lalu. Memiliki panjang 400 meter – ato setara dengan luas 4x lapangan bola – dan lebar 54 meter.

Kapal ini dibuat di galangan Samsung Heavy Industries (SHI), Korea Selatan dan dimasa-masa awal akan mengiari sejumlah pelabuhan di Asia sebelum akhirnya akan berlabuh di Le Havre tgl 05/10 mendatang, untuk sebuah seremoni.

Congrats !

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 06 September 2015

JT 060915 : Tabrakan Di Selat Bosporus, Paros Wind vs CS Jaden


Tgl 31/08, lagi, lagi dan lagi. Biasa, tabrakan antara kapal niaga di perairan internasional, tepatnya di sekitaran Turki. Kapal tanker “Paros Wind” (panjang 151 meter) bertabrakan dengan kapal curah “CS Jaden” (panjang 180 meter).

Akibat tabrakan tersebut gak parah-parah bingitz tapi lumayan kedua kapal tersebut penyok-penyok gitu deh. Kronologis kejadian, di malam hari saat kedua kapal memasuki Selat Bosporus.

Kapal Paros Wind yang berisi minyak bertabrakan dengan CS Jaden yang memuat gandum. Untungnya, gak ada laporan kebocoran minyak ato korban jiwa. Sebab-sebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kedua kapal disandarkan di sekitar Turkeli, Laut Hitam, Turki.

Ikut prihatin. Dokumentasi terlampir.


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 04 September 2015

JT 040915 : Tahun 2017 Puncak Kompetisi Pelayaran Global

Pertambahan kapal gede gak terhindarkan. Sekarang tinggal mengantisipasi momen over-capacity di tahun 2017 pas kapal-kapal anyar siap dikirim dan dioperasikan. Tren tahun 2015 dan 2016 diprediksi masih melempem.

Pengiriman kapal gede tahun ini, menyumbang 2,3 persen dari total kapasitas terpasang hingga saat ini di rute Asia-Eropa (AE) – dibanding periode yang sama tahun lalu. Tahun ini bakal ada tambahan kapal anyar 50 unit dengan kapasitas antara 13.800 – 20.000 TEUs.

Tahun 2016, akan ada tambahan 37 unit kapal gede, termasuk 13 x 19.00 – 20.000 TEUs, 11 diantaranya bakal dioperasikan oleh pelayaran Italia-Swiss, Mediterranean Shipping Co. (MSC) yang kini menduduki posisi ke-2 operator terbesar di dunia.

Sejumlah pelayaran sudah membatalkan pelayaran di tahun ini, termasuk Maersk Line-MSC yang kini mengibarkan bendera “2M”. Januari sudah di-drop 1 servis AE dan September mendatang menyusul 1 servis AE lagi akan dibekukan akibat lemahnya permintaan.

Total permintaan pasar justru sebaliknya sedang menurun 3,5 persen. Perlombaan membangun kapal gede sudah menjadi tren, walau realisasinya baru akan terjadi di tahun 2017, tepatnya untuk kapal 18.000-20.000 TEUs, setidaknya ada 33 unit.

Ehm ehm … pemiliknya CMA CGM, COSCON, MOL dan OOCL. UASC juga membangun kerajaan bisnisnya dengan memesan 6 unit Barzan-class (diberi kode “A-18”). UASC menyebutnya kapal berkapasitas 18.800 TEUs walau pengamat menyebutnya bisa memuat hingga 19.870 TEUs. Wooow.

Seperti diketahui, kapal diatas 15.000 TEUs belum bisa dioperasikan di semua rute sehingga hanya AE yang bisa menampung kapal-kapal gede dan potensi untuk merusak harga tetap ada. Perang tarif jadi taruhan apabila growth pasar tidak mencapai harapan.

Akankah perlombaan pembangunan kapal tetap berlanjut ? Selama industri pelayaran ada, berapapun harganya akan tetap ada. “Esa Hilang, Dua Terbilang”. Selalu ada tempat bagi pelayaran baru dengan strategi baru pula.

Just wait and see. Walau masih prediksi, sebaiknya tetap dicermati dengan baik. Tahun 2017 masih jauh tetapi perbaikan di tahun 2016 bisa mempengaruhi prediksi diatas, kecuali stagnan. Akan ada cerita lain.


Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 03 September 2015

JT 030915 : “KM Meratus Banjar 2” Tenggelam

Musibah di perairan Nusantara terjadi lagi. Kali ini menimpa sebuah kapal kontainer yang dieoperasikan oleh sebuah perusahaan pelayaran nasional “PT  Meratus Line”, yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur.

Informasi yang diterima dari Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Perak, Wismantono, penumpang kapal kapal “Meratus Banjar 2” dalam kondisi selamat kecuali 2 (dua) orang kadet bagian mesin.

Ke-2 orang dimaksud, dikabarkan ikut tenggelam di sekitar 18 mil perairan Masalembo sekitar pukul 22.00 WIB. Kabar-kabar yang diterima menyebutkan, jumlah penumpang sekitar 20 orang.

Kapal kontainer KM Meratus Banjar 2 tenggelam di perairan Masalembo, hari Rabu 02/09, sekitar pukul 10.00 WIB. Perairan Masalembo berada di pertemuan Laut Jawa dan Selat Makassar.

Dia memastikan KM Meratus Banjar 2 tenggelam di kedalaman laut 82 meter. Evakuasi tak dimungkinkan karena kemampuan evakuasi kapal hanya 40 meter. Sebab-sebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Ikut bersimpati.


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 02 September 2015

JT 020915 : “OOCL” Peroleh Kapal “OOCL Genoa” (8.888 TEUs)

It’s a lucky number. Begitu deh kurang lebihnya. Punya kapasitas di-set seperti nomor keberuntungan he he he, serba “8”. Serupa dengan promo PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang merayakan hari jadinya dengan “KAI Serba 70.000”.

Begitulah serba-serbii dunia pemasaran. Banyak asesorisnya. Kini kembali ke OOCL. Blon lama ini, pelayaran yang berbasis di Hong Kong mendapatkan kapal ke sekian, dari kelas 8.888 TEUs, yakni “OOCL Genoa”.

Peresmian namanya dilakukan di Kepulauan Changxing, Shanghai, untuk menandai masuknya OOCL Genoa dalam jajaran armada berlogo Bunga Plum. Kapal anyar ini dibuat di galangan kapal Hudong-Zhonghua Shipbuilding (Group) Co.

OOCL merupakan perusahaan pelayaran yang berkantor di Hong Kong dan saat ini menjadi salah satu pemain terlengkap, dengan jaringan di 70 negara, dengan 320 kantor perwakilan., menghubungkan Asia, Eropa, Amrik, Med, India dan berbagai belahan dunia lainnya.

Congrats !


Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 01 September 2015

JT 010915 : Kebakaran Di Pool “TransJakarta”

Setelah panas seharian di kawasan ibukota Jakarta, ditambah lagi dengan tumpah ruahnya sejumlah elemen buruh yang ikut berdemo di depan Istana Negara hari ini. Berita kurang sedap datang dari pool (pangkalan) bus TransJakarta (TJ).

Sekitar pukul 17.30, seorang saksi menyebutkan api muncul dari kolong tengah bus dan tak lama kemudian menyambar deretan bus terdekat sehingga totalnya menghanguskan kurang lebih 16 unit bus.

Pool bus TJ ini berlokasi di area Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebelumnya, petugas mekanik sempat berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) namun gagal.

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih menegaskan bahwa yang terbakar bukanlah pool Transjakarta, melainkan poll bus yang disewa oleh PT Trans Batavia (TB). Hal ini untuk klarifikasi, seolah-olah benar-benar pool tersebut dibawah pengelolaan TJ.

Pool tersebut, merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi DKI yang disewa oleh Trans Batavia dan sama sekali tidak ada hak pengelolaan atau pemanfaatannya pada Transjakarta. Kebetulan TB merupakan salah satu operator TJ. Gitu.

Ikut prihatin deh ya.


Sumber : Okezone.