Senin, 18 Mei 2015

JT 180515 : Kapal "NYK Lynx" Selamatkan Pengemudi Yacht

Nyawa manusia itu penting dan perusahaan pelayaran maklum banget dengan anjuran tersebut. Makanya gak heran, sudah beberapa kali bahkan sering banget, kru kapal container khususnya nolongin para imigran ato pengungsi yang terkatung-karung di laut ato korban perahu tenggelam.

Kali ini kru kapal “NYK Lynx” (4.918 TEUs) yang dioperasikan oleh pelayaran Jepang, NYK Line, melakukan pertolongan seorang pria yang mengalami musibah atas kerusakan mesin sebuah yacht di sekitar Kepulauan Galapagos.

Yacht tersebut terkatung-katung selama hampir 2 (dua) minggu – demikian pernyataan dari NYK Line. Pada saat kejadian, kapal NYK Lynx tengah dalam perjalanan dari Samudera Pasifik ke Manzanillo, Meksiko (dari Callao, Peru).

Korban diselamatkan pada tgl 11/05 dan diturunkan tgl 15/05 untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Thanks God. Misi kemanusiaan yang patut diacungi jempol.


Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 17 Mei 2015

JT 170515 : Stasiun KA Jabodetabek Dikembangkan

Peningkatan penumpang kereta api (KA) yang biasa menggunakan kereta rel listrik / KRL ato commuter line / CL memang luar biasa drastis. Bayangin aja, dalam kurun setahun ini, pertumbuhan penumpang KRL mencapai 75 persen.

Gilenya lagi, menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, rata-rata pengguna KRL di bulan Mei 2014 sekitar 600.000 penumpang tapi Mei 2015 bisa mendekati angka 800.000 penumpang, bahkan pernah tembus angka 830.000 penumpang.

Hal tsb disampaikan Menhub saat meninjau pengembangan Stasiun Palmerah. Melihat kenyataan tsb, mantan orang nomor satu di PT KAI menyatakan akan mengembangkan kapasitas stasiun di lintas Tangerang agar daya tampungnya lebih memadai serta menyiapkan kantung baru untuk mengakomodir pertumbuhan tsb.

Tiga stasiun lain yang diprioritaskan direnovasi yaitu Kebayoran, Parungpanjang dan Maja. Jonan melihat kondisi Stasiun Palmerah hari Sabtu 16/05 kemarin. Kapasitas meningkat hampir 2x lipat dan dibuat 2 tingkat, stasun bagian atas luasnya 2.520 meter persegi dan di bagian bawahnya 1.500 meter persegi. Kapasitas tampung 6.666 penumpang.

Lebih jauh, Dirjenka Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko mengatakan, 3 (tiga) stasiun di lintas Tangerang juga akan segera dioperasikan untuk melayani penumpang KRL pada tahun ini. Ketiga stasiun itu adalah Taman Kota, Grogol, dan Tanah Tinggi.

Tooooop. Memang sudah waktunya koq, jadi - Just Do It ! Semoga mancarli ya. Jangan lupa, kenyamanan juga diperhatikan dan minimalisir jadual KRL yang sering telat. Ocre ?

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 16 Mei 2015

JT 160515 : “Evergreen” Buka Layanan Tiongkok-Surabaya

Mulai tgl 20/05, pelayaran “Evergreen” mendeklarasikan bakal mengoperasikan servis langsung dari Tiongkok – Surabaya. Nama servisnya keres : China Surabaya Express alias CSX, mirip nama operator kereta api swasta di Amrik sono.

Sendiriankah ? Ternyata tidak ! Evergreen menggandeng 2 (dua) pelayaran di negeri Panda yaitu COSCO dan CSCL. Apalagi kalo bukan karena adanya dampak perdagangan bebas antara Tiongkok dan ASEAN di tahun 2016 mendatang.

Inisiatif gak percuma dan malah menjadi peluang bagi COSCO dan CSCL, selain jadi ancaman bila terjadi perang tarif. Selain pasar yang diincar Indonesia, ketiga pelayaran ini juga membidik Malaysia. Percaya gak ?

Ini deh, lihat rotasi pelayarannya :  Qingdao – Shanghai – Xiamen/Shenzhen – Shekou - Pasir Gudang (Malaysia) – Singapura – SURABAYA (Indonesia) – Singapura - Qingdao. Armada yang disiapkan 4 x 2.000-2.700 TEUs.

COSCO akan memasang 2 (dua) unit kapal sedangkan Evergreen dan CSCL akan memasang masing-masing 1 (satu) unit. Ingat tanggal mainnya, servis langsung ini akan dimulai per tgl 20/05 dengan keberangkatan kapal pertama dari Qingdao.

Eng ing eng … bakal rame nih Surabaya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 15 Mei 2015

JT 150515 : Bantuan Untuk Nepal Mengalir

Kepedulian masyarakat internasional kalo untuk urusan kemanusiaan, gak pernah mati. Buktinya, setiap ada musibah besar di negara ato daerah tertentu, ada aja kepedulian untuk saling tolong-menolong.

Contoh paling nyata sih terkait gempa Nepal. Sehabis dihantam 2x gempa besar, nyaris bangunan di wilayah tertentu luluh lantak dan memerlukan pertolongan segera. Evakuasi dilakukan dan pengiriman pasok makanan didahulukan.

Gak semua kegiatan bantuan kemanusiaan bisa terliput tetapi jiwa pelaku penyedia jasa logistik dipastikan gak pernah absen karena rangkaian pengiriman barang ketujuan yang tertimpa bencana, biasanya jaringan infrastrukturnya ambrol. Nah … gak gampang dunk.

Tersebutlah nama besar seperti DHL Disaster Response Team, yang membantu pembangunan kembali bandara di Kathmandu agar apron dan jalur pendaratan serta fasilitas lainnya bisa mengakomodir bantuan manca Negara.

Artinya, bila peralatan terbatas dan gak memiliki keahlian khusus, niscaya sulit membangun dalam waktu hitungan hari. Bandara loh Bro’. lain lagi dengan spesialis angkutan alat berat asal Rusia, Volga-Dnepr.


Dalam waktu singkat, atas nama Palang Merah Norwegia, Volga-Dnepr berhasil mengangkut 45 ton barang bantuan kemanusiaan yang diangkut melalui jalur udara karena otomatis jalur darat terkendala berbagai rintangan, yang memerlukan waktu berminggu-minggu untuk perbaikan.

Sebuah rumah sakit darurat yang dilengkapi berbagai fasilitas untuk operasi, dengan kapasitas 60 tempat tidur, telah diterbangkan dari Oslo ke Kathmandu via 2 (dua) kali penerbangan di minggu pertama bulai Mei lalu, menggunakan pesawat IL-76TD-90VD milik Volga-Dnepr.

Seperti diketahui, akhir April lalu, masyarakat Nepal dikejutkan dengan gempa berkekuatan 7,8 skala Richter dan disusul awal dengan gempa dahsyat berkekuatan antara 7,1-7,4 skala Richter. Sama-sama mengerikan karena termasuk gempa keras.

Selama kurun waktu 25 tahun, maskapai penerbangan Volga-Dnepr telah menerbangakn 1.000 misi kemanuasiaan menggunakan pesawat gede yang mereka miliki, jenis AN-124-100 (Antonov) dan IL-76TD-90VD (Ilyushin).

Nama Volga-Dnepr sudah hampir dikenal luas karena respon yang diberikan termasuk cepat dan tepat serta sudah membantu misi-misi besar, termasuk saat tsunami Aceh di tahun 2004 lalu. Luar biasa.

Jangan lihat Volga-Dnepr itu dari sebuah negera komunis ato membawa-bawa ideologi negara. Niat menolong itu urusan hati jadi ketulusan itulah yang menjadi dasar setiap orang membantu, bagi Negara pastinya dikaitan dengan bantuan kemanusiaan G-to-G.

Terlepas dari itu semua, salut buat logistics provider yang tumbuh dan besar dengan membangun kepedulian terhadap sesama, gak cuma memperhitungkan untung-rugi doank. Hidup gak hanya pake rumus tambah (+), kurang (-)  dan kali (x), tetapi juga harus bisa bagi membagi (:).

Cheers.

Sumber : Dari Sana-sini. 

Kamis, 14 Mei 2015

JT 140515 : “E.R Tallinn” Senggol Dinding Terusan

Pada tgl 11/05 lalu, kapal container sepanjang 158 meteran, “E.R Tallinn” menyengol dinding di Terusan Kiel, Brunsbuttel, Jerman. Tak ada kerusahan parah kecuali di bagian sisi kapal, ada cat terkelupas dan badan kapal penyok dikiiit aja.

Kapal container ini akhirnya melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Kiel untuk melaksanakan perbaikan dan di hari berikutnya, kapal sudah bisa melanjutkan perjalanan ke Gdynia, Polandia. Hingga info ini dirilis, tidak ada laporan korban jiwa ato polusi yang ditimbulkan.

Ikut prihatin. Insiden kecil tetapi tetap saja masuk dalam catatan.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 13 Mei 2015

JT 130515 : Gempa Susulan Di Nepal

Ini adalah kali kedua gempa bumi dahsyat melanda Nepal, setelah sebelumnya gempa bumi pertama terjadi tgl 25/04. Artinya blon sebulan tetapi rentetan gempa bumi meluluhlantakkan perkampungan di negeri mungil tersebut.

Sebuah gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang wilayah utara timur Nepal. Badan Survei Geologi Amrik (USGS) mencatat gempa tersebut terjadi pada kedalaman 19 kilometer dan berjarak sejauh 68 kilometer dari sebelah barat Namche Bazar, dekat base camp pendaki Everest.

Padahal otoritas negara itu mulai menyiapkan skema rekonstruksi. Komisi Perencanaan Nasional (National Planning Commission/NPC) Nepal sedang menyusun rencana rekonstruksi dan rehabilitasi yang akan segera disampaikan kepada pemerintah dan komunitas internasional.

Gempa dahsyat yang terjadi tgl 12/05 ini, membuat panik warga ibukota Nepal di Kathmandu, berlarian keluar rumah dan toko.  Gempa ini tak hanya dirasakan warga Nepal, tetapi warga di New Delhi, India pun merasakan guncangannya.

Ngga disebutin secara jelas jumlah korban gempa kedua ini namun karena nyaris sama-sama dahsyatnya, diperkirakan memakan korban ribuan jiwa kembali. Detilnya menyusul aja ya. Yang penting uluran tangan bagi Nepal dulu deh.

Bantuan kemanusiaan sangat diharapkan untuk meringankan beban rakyat Nepal yang tengah berupaya mengevakuasi dan membersihkan puing-puing akibat gempa pertama, kini dihujani lagi dengan gempa susulan.

Ikut prihatin. Gempa pertama yang pertama melanda Nepal, silahkan baca JT 260415 : Gempa Dahsyat Landa Nepal.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 11 Mei 2015

JT 110515 : KA Pelabuhan Cilacap Siap Dioperasikan

Terlepas dari perdebatan, perlu ato ngga adanya jalur kereta api (KA) ke pelabuhan, mending dicoba dulu aja. Kalo kebanyakan teori jadi mubazir dan ngobral janji.

Dalam waktu dekat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 PWT bakal mengoperasikan jalur KA ke pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap. Targetnya sih dalam bulan ini juga koq. Sebagaimana dimaklumi, pemerintah sangat ingin mengintegrasikan moda angkutan barang.

Manager Corcomm Daop 5, Surono menuturkan, pembenahan dan peningkatan kondisi jalur rel ke Pelabuhan Cilacap telah dimulai sejak Maret 2015 dengan perkiraan waktu pengerjaan mencapai 2 (dua) bulan.

Pembenahan dan peningkatan jalur KA dinilai mendukung program transportasi terpadu sebab mampu menopang angkutan barang, baik komoditas ekspor dan impor maupun penyaluran logistik antar-pulau. Siiip khan.

Semoga bisa maujud.

Sumber : Dari Sana-sini.