Jumat, 13 April 2012

JT 130412 : Horizon Serahkan 5 Kapal Ke SFL & Berbenah Diri

Pelayaran bermasalah, Horizon Lines, mencapai kesepakatan dengan Ship Finance International Limited (SFL), untuk mengembalikan 5 unit kapal yang disewanya namun kini diparkir di perairan Filipina.

Dibawah perjanjian baru ini, perusahaan pelayaran dan logistik ini memberikan 10 % saham ke SFL, plus USD 40 juta bond untuk mengakhiri sistem sewa. Pelayaran terbesar di Amrik ini mengalami kesulitan keuangan sejak Februari 2011 lalu.

Pasalnya, saat itu Departemen Kehakiman Amrik menjatuhkan penalti/denda USD 45 juta karena isu price fixing (penetapan harga), Horizon sempat oleng. Belakangan jumlah dendanya diturunkan hingga USD 15 juta, bahkan de-listed dari bursa NYSE (New York Stock Exchange).

Menurut media American Shipper, 5 (lima) unit kapal Hunter-class berkapasitas rata-rata 2.824 TEUsTrans Pasifik (TP) dan dipergunakan Horizon Lines di rute kabarnya sudah di-stop di Guam (westbound leg).

Untuk eastbound leg, Horizon sempat membeli slot ke Maersk Line namun perjanjian berakhir di tahun 2010 sehingga akhrnya perusahaan memutuskan membuka servis sendiri dan secara tak dinyana berhenti melayani RRCina - Amrik sama sekali tahun 2011 itu juga.

Dengan semangat perjanjian baru, Horizon bisa menghapus utang USD 32 juta sebagai biaya sewa 5 kapal tadi dan juga penghapusan USD 3 juta sebagai akibat memarkir kapal (idle ships) untuk jangka waktu lama akibat kompetisi yang ketat.

Horizon yakin banget posisi keuangannya saat ini sudah pulih dan siap berkompetisi kembali. Selain itu, Horizon akan menyederhanakan susunan direksi, dari 11 menjadi 7 pos doank. Bahkan para petinggi lama digeser, seperti Alex Mandl, William Flynn, Bobby Griffin dan Carol Hallet.

Sebagai Chairman baru, akan duduk Jeffrey Brodsky (menggantikan Alex Mandl) dan bertindak selaku CEO hingga terpilihnya pimpinan baru, Stephen Fraser. Lumayan lah sudah lama bercokol dan kini ganti suasana.

Akankah Horizon bisa tampil gagah perkasa ditengah suasana dan iklim perekonomian yang masih belepotan ini ? Ingat lho, kuartal 1 - 2012 mayoritas pelayaran sudah menjerit karena harga ngga kunjung membaik.

Just wait and see.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 12 April 2012

JT 120412 : AL Iran Bantu Kapal Kargo RRCina

Aksi perompak Somalia yang nekad naik ke kapal komersil RRCina, Xianghuamen, berhasil dihalau Angkatan Laut Republik Islam Iran belum lama ini. Aksi ini terjadi di sebelah selatan pelabuhan Chabahar, Iran didekat Teluk Oman - demikian laporan kantor berita Reuters.

Perompak yang berjumlah 9 (sembilan) orang berhasil menguasai kapal milik Nanjing Ocean Shipping Company, saat menuju pelabuhan Imam Khomeini, setelah sebelumnya singgah di Singapura dari Shanghai.

Ke-28 anak buah kapal (ABK) bersembunyi di kabin kapal berbendera Panama ini saat perompak mendobrak pintu dengan menggunakan senjata serta memerintahkan kapten kapal agar diarahkan ke perairan Somalia.

Kapal perang Iran yang saat itu bersiaga, kontan melakukan tembakan peringatan namun diabaikan. Saat mesin kapal dimatikan, serbuan dilakukan tanpa ampun, 6 perompak loncat ke laut dan akhirnya menyerah.

Beruntung berkat kesigapan AL Iran, ABK dapat diselamatkan tanpa harus memberikan tebusan. Ya jatahnya buat AL Iran aja supaya yang lain termotivasi, gitu. Huebat, ngga perlu basa-basi. Kalo niat menolong, tolong aja. Mantabz.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 11 April 2012

JT 110412 : CSCL Rugi USD 343 Juta Di Tahun 2011

Pelayaran agresif asal RRCina, China Shipping Container Lines (CSCL) membukukan net loss CNY 2,74 milyar (= USD 434,59 juta) di tahun 2011. Pendapatan (revenue) menurun 18,9 % menjadi CNY 28,24 milyar - demikian isi pernyataan prress release-nya.

Data yang disampaikan ke Hong Kong Stock Exchange menyebutkan volume yang dimuat mencapai 7.438.002 TEUs (laden containers). Secara volume memang ada kenaikan 3,2 % namun tekanan harga ikut memicu kontribusi kerugian CSCL.

Tingkat harga Asia - Eropa maupun Asia - Med memang memicu kerugian bagi sejumlah perusahaan pelayaran global. Catatan CSCL, harga rata-rata di grup tahun 2011 sekitar CNY 3.589 per TEU (turun 23 % year-on-year).

Pihak CSCL akan terus memantau datangnya sejumlah kapal gede (ka-ge) dan memperkuat kerjasama dengan mitra kerja lain, agar kestabilan harga bisa dicapai hingga tutup tahun 2012.

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 10 April 2012

JT 100412 : OOCL Angkat CEO Baru


Pihak pelayaran Orient Overseas Container Lines (OOCL) mengumumkan bahwa Andy Tung yang kini menjabat Chief Operating Officer (COO) bakal menggantikan Philip Chow sebagai Chief Executive Officer (CEO), efektif mulai 01/07/2012.

Tung akan tetap melanjutkan kedudukannya sebagai Executive Director dan anggota Komite Eksekutif Orient Overseas (international) Ltd (OOIL), selaku induk organisasi OOCL serta sebagai Managing Director dan anggota Komite Eksekutif OOCL.

Sebagai informasi, Chow sudah mengabdikan diri di grup OOIL selama 36 tahun lebih dan memainkan peranan aktif semasa masa kepemimpinannya. OOIL dan OOCL berterima kasih banget untuk sumbangan tenaga dan pikiran Chow selama ini. Waktunya pensiun Bro’.

Tung pernah menduduki jabatan Direktur Reefer Trade OOCL (1993-1998) dan join di grup tahun 2006 dan diangkat menjadi COO sejak Januari 2009.  Tung jebolan Princetion University dan mendapat gelar MBA dari Standford University, Amrik. 

Congrats ya. Selamat jalan dan selamat datang.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 09 April 2012

JT 090412 : Alphaliner – Armada “Idle Ships” Turun


Syukur deh kalo memang armada kapal kontainer yang nganggur alias idle ships, berkurang. Catatan Alphaliner, armada kapal kontainer yang nganggur (idle ships) didunia diperkirakan mencapai 913.000 TEUs (mid-Maret) namun turun ke 838.000 TEUs di tanggal 26/03.

Dalam kurun waktu 7 (tujuh) bulan ke belakang, inilah kali pertama jumlah kapal idle turun lumayan banyak. Besar kemungkinan karena banyak dibukanya servis baru menjelang summer peak season. Otomatis ada pengaryaan kapal-kapal nganggur tadi.

Kebanyakan kapal yang difungsikan merupakan kapal milik (carrier-owned), yang tadinya mendominasi idle ships sekitar 515.000 TEUs dan kini diperkirakan turun hingga 440.000 TEUs. Rugi juga lah, punya kapal dianggurin xi xi xi.

Sementara itu, kapal yang berada dibawah komando “non-operating owner” (NOO) tinggal 397.000 TEUs. Berdasarkan pantauan 2 mingguan, jumlah kapal gede (diatas 7.500 TEUs) berkurang juga dari 18 unit yang idle, jadi tinggal 12 unit doank.

Harapan pengamat, awal Mei 2012 sudah bakal ada konfigurasi servis anyar sehingga bisa mengurangi beban kapal idle. Siiiip deh.

Sumber : Dari Sana-sini. 

Minggu, 08 April 2012

JT 080412 : KHI Minati Saham Galangan Milik Cosco


Industri galangan kapal Jepang akankah bangkit kembali ? Hal ini ditunjukkan dengan niatan Kawasaki Heavy Industries (KHI), yang berencana meningkatkan sahamnya di perusahaan patungan Dalian Cosco Shipbuilding Industry Co. (Dacos), bagian dari Cosco Group.

Saat ini, galangan kapal Negeri Matahari Terbit ini memiliki 15 % dan sangat berminat menaikkan porsi saham tambahannya hingga 34 % namun nilai transaksi masih belum diketahui jumlahnya. Rahasia dunk he he he.

KHI memiliki saham di galangan RRCina melalui perusahaan patungan 50:50 di Nantong Cosco KHI Ship Engineering Co. yang didirikan bersama Cosco Group di tahun 1995. KHI melihat dunia luar lebih kompetitif ketimbang di negerinya sendiri.

Kalau itu memungkinkan, kenapa ngga juga ? Bisnis gitu lho.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 07 April 2012

JT 070412 : Rena – Bencana Lingkungan Terburuk NZ


Kalau ditanya pelayaran mana yang ingin mencemari lingkungan dimana dia mengais rejeki disitu, mustahil ada yang menjawab “YA”. Kecelakaan yang disebabkan faktor alam, lebih sulit diduga dan diselamatkan. 


Di industri pelayaran, itu disebut sebagai “force majors”. Tapi kalau memang sudah musibah, ya tetap saja musibah dan harus ditangani dengan baik agar tidak mencemari lingkungan, terutama tumpahan minyak dan sisa pecahan atau isi kontainer yang terbuka.

Setelah pihak operator dan owner, dalam hal ini MSC dan Costamare, melakukan tindakan antisipatif selama hampir 6 (enam) bulan sejak kejadian, bangkai kapal kontainer 3.300 TEUs mendapat perhatian serius ahli lingkungan hidup.

Menurut mereka, bencana kandasnya kapal kontainer Rena di tanggal 05/10/2011 dan akhirnya terbelahnya dua hingga tenggelam, menjadi warisan bencana lingkungan terburuk sepanjang sejarah negeri Kiwi alias New Zealand (NZ) ini.

Rentetan foto berikut ini menggambarkan kondisi utuh hingga remuknya Rena. Pinjaman koleksi foto dari berbagai sumber : MNZ, Reuter, AFP dan berbagai foto pribadi lainnya. Tujuannnya bukan untuk komersil koq, cuma saling bertukar info.

Informasi terkait, cek JT 250312 : Tim Penyelamat RENA Di Uji Cuaca Buruk, JT 140212 : Prihatin Kondisi Kontainer Ex Kapal Rena, JT 210112 : Pertama Kali, Penyelam Masuk Pecahan Rena dan JT 120112 : Drama Kapal Rena Di Selandia Baru.


Sebelumnya, JT 110112 : Buritan Kapal Rena Rusak, JT 030112 : Kapal Rena Akhirnya Terbelah Dua, JT 191211 : Regu Penyelamat Rena Diganggu Badai, JT 141211 : Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Rena dan JT 051211 : Biaya Penyelematan Rena > MSC Napoli.

Selanjutnya di JT 241111 : Evakuasi Rena Terkendala Cuaca Buruk, JT 231111 : Cafer Dede dan Rena Lakukan Evakuasi Kontainer, JT 071111 : Drama Rena – Kontainer Siap Dievakuasi,  JT 031111 : MSC Dibayangi Klaim Rena dan JT 281011 : Update - Minyak Rena Mulai Dipompa.


Info sebelumnya, JT 191011 : MNZ – Kapal Rena Ngga Pecah Koq, JT 171011 : Minyak Rena Dekati Pantai NZ, JT 151011 : Costamare Minta Maaf Atas Insiden Rena, JT 121011 : Akhirnya, Master Kapal Rena Ditahan, JT 111011 : MNZ Minimalisir Dampak Rena dan JT 091011 : Kapal Kontainer Rena Kandas di NZ.

Sumber : Dari Sana-sini.