Rumah riset Sea-Intelligence menyampaikan bahwa tingkat
keandalan (reliability) jadual pelayaran, yang selama dipercaya + dijadikan panduan oleh Pelanggan, mengalami penurunan dari waktu ke waktu.
Sebagai contoh, bulan Februari 2020 dibanding Januari
2020 reliabilitas turun
3,4 persen hingga ke level 65,1 persen ato boleh dikata tingkat
terendah semenjak tahun 2011. Jika dibandingkan Februari tahun lalu, keandalan turun 8,5 persen dibanding 73,6
persen di tahun 2019.
Tahun 2020, tingkat rata2
keterlambatan kedatangan kapal
juga terlihat tinggi
tapi jangan dibandingkan dengan saat terjadinya
kekisruhan buruh (mogok) di US
West Coast / pantai barat Amrik tahun
2015 lalu.
Untuk keandalan pelayaran di bulan
Februari 2020, Hamburg-Sud
(H-S) menempati tertinggi dengan 74,7 persen di jajaran Top 15 pelayaran terbesar. Disusul Maersk 73 persen + Wan Hai 72,2 persen. Sembilan pelayaran lain berada di antara 60-70 persen.
Adapun 3 (tiga) pelayaran lain yang tingkat keandalannya dibawah 60 persen yakni PIL 59,2
persen, OOCL 58,9 persen + Yang Ming 56,8 persen. Hmm ikut prihatin jadinya ...
Sumber : Dari Sana-sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar