Rabu, 05 Februari 2020

JT 050220 : HMM Yakin Untung Di Q3 2020


Apa yang mendasari , perusahaan pelayaran Korea Selatan ini optimis bisa membalikkan keadaan menjadi salah satu ikon yang sanggup mengubah keadaan, dari merugi jadi untung.

Adalah Hyundai Merchant Marine (HMM) yang begitu ngotot memperjuangkan segala hal agar HMM bisa menjadi kebanggaan Negeri Ginseng dan bisa menjadi salah satu pemain yang diperhitungkan di masa depan.

CEO Bae Jae-hoon, CEO HMM, mengatakan bahwa kilas balik bagi HMM akan terjadi di kuartal 3 tahun ini dan diharapkan akan menjadi positif kembali. Bae juga mengapresiasi anggota THE Alliance yang siap menerima HMM dengan rencana efisiensi yang matang.

HMM tercatat merugi sejak kuartal 2 tahun 2015 lalu, hingga diselamatkan melalui pendaan dari pemerintah Korea Selatan. Saat itu, pemerintah Korea Selatan gak mo kehilangan muka setelah rontoknya imperium Hanjin Shipping (HJS).

HMM bakal join di aliansi strategis THE Alliance mulai April 2020 kedepan dan menurut Bae, peran HMM akan lebih pro-aktif dibanding saat ikut di aliansi 2M milik Maersk + Mediterranean Shipping Co. (MSC).

Rencananya, mulai kuartal 2 – 2020, HMM akan memasang kapal anyarnya 12 x 24.000 TEUs di rute Asia – Eropa (AE) dan kapal2 baru ini hanya membutuhkan konsumsi BBM-nya separuh dari kapal2 lama yang berusia 10 tahunan. Wooow bingitz nih.

Kapal2 baru milik HMM ini konstruksinya dibiayai oleh Korea Development Bank (KDB) + Korea Ocean Business Corp. Dalam waktu dekat pun kabarnya akan mengganti nama, padahal logo barunya baru juga dipake he he he.

Kita tunggu aja ya. Karena kabarnya harus mendapat persetujuan pemegang saham dan juga pengesahan dari otoritas terkait lainnya. Good Luck Bae !

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 04 Februari 2020

JT 040220 : AA + Delta Stop Layanan Ke RRCina


Dua maskapai penerbangan berpengaruh di Amrik, yakni American Airlines (AA) + Delta menyetop layanan penerbangan mereka ke RRCina seiring merebaknya Virus Corona ke berbagai penjuru dunia.

Pihak WHO (World Health Organisation = Organisasi Kesehatan Internasional) mengumumkan minggu lalu bahwa penyebaran virus Corona sudah sangat memprihatinkan dunia dan mengumumkan global health emergency.

Tak pelak dunia pariwisata di kawasan ASEAN khususnya langsung memberlakukan larangan menerima turis asal Tiongkok, setidaknya ada di Singapura, Malaysia dan terakhir Indonesia. Negara lain masih wait and see.

Setidaknya langkah yang diambil sudah benar sebagai tindakan antisipatif, termasuk SAR Hongkong yang menutup kawasan wisata Disneyland hingga batas waktu yang belum ditentukan. Belum lagi gelaran demo anti-Cina masih terus merebah disana.

Penyetopan larangan terbang ke RRCina jelas2 semakin mengisolasi Negeri Panda dari pergaulan dunia karena lingkup aktifitas gak sebebas sewaktu virus Corona masih jinak dan gak mengamuk seperti sekarang – terlepas apa alasan pastinya.

Jauh sebelum AA + Delta, maskapai penerbangan United Airlines sudah menghentikan layanan ke Tiongkok. Juga maskapai penerbangan besar Eropa rame2 menyetop layanan semisal British Airways, Air France + Lufthansa AG.

Semoga sebaran virus Corona dapat segera diatasi dengan baik karena yang jadi korban kebanyakan adalah rakyat gak berdosa + gak tahu menahu tentang isu senjata biologis, perang dagang Amrik – Tiongkok de el el.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : Washington Examiner.

Jumat, 24 Januari 2020

JT 240120 : DP World Beli Swissterminal


Beli membeli bagi yang punya duit, rasanya gampang bingitz ya. Buktinya operator terminal kaya raya dari Timur Tengah, DP World kabarnya mengambilalih 44 persen saham Swissterminal Holding.

Sementara itu sang pendiri yakni keluarga Mayer hanya akan membantu kelangsungan operasional terminal kontainer cukup besar di Swiss. Roman Mayer tetap akan menjadi CEO Swissterminal.

Bisnis terminal kontainernya keluarga Mayer berlokasi di beberapa tempat, semisal Frekendorf dekat Basel, juga ada di Zurich – Niederglatt dan 2 (dua) lainnya juga di Basel yakni Birsfelden + Kleinhueningen serta Liestal.

Bagi keluarga Mayer, bisa bekerjasama dengan perusahaan global seperti DP World merupakan sebuah kebanggaan. Swissterminal mengoperasikan sejumlah terminal yang mempunyai koneksi langsung dengan pelabuhan Rotterdam, Antwerp, La Spezia, Genoa, Ravenna + Trieste.

DP World beroperasi di 45 negara, memiliki 150 fasilitas jaringan yang terkoneksi dengan urusan kepelabuhanan, zona ekonomi, pergudangan, angkutan trucking hingga feeder services serta fokus di bisnis2 yang tengah tumbuh kembang.

Congrats ya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 23 Januari 2020

JT 230120 : H-L Beli Slot Di 2M

Pelayaran terbesar di grup aliansi strategis THE Alliance, Hapag-Lloyd AG (H-L), kabarnya baru aja menuntaskan kesepakatan slot charter dengan 2M (Maersk – MSC), yang akan berlaku mulai Maret 2020 – sebagaimana dilaporkan media Loadstar.

Sehubungan dengan keluarnya HMM dari slot filler di 2M maka terjadi kekosongan sementara dan diisi kembali oleh H-L. Bagi H-L selain menggunakan slot yang ada di THE Alliance, ikatan kerjasama ini akan memperkuat frekuensi H-L di Asia – Eropa.

Kabar yang berkembang, kenapa H-L sampe sewa slot ke 2M karena antisipasi melonjaknya muatan sementara pihak HMM hingga akhir Maret 2020 masih terikat kerjasama dengan pihak 2M. Gitu.

Ada juga isu Block Exemption Regulation (BER) yang diusulkan oleh Komisi Eropa yang akan diperpanjang hingga tahun 2024 untuk kerjasama yang ada namun pihak Shipper menolaknya.

Yang pasti, H-L sudah menandatangani slot charter, sah2 aja koq.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 22 Januari 2020

JT 220120 : Boeing Setop Produksi 737 MAX


Setelah melewati masa2 kritis, akhirnya pihak produsen pesawat asal Amrik, Boeing menyetop untuk sementara waktu pembuatan pesawat Boeing 737 MAX yang hingga kini masih diributkan karena 2 (dua) insiden beruntun.

Dalam sebuah pernyataan dari Federal Aviation Administration (FAA) mengungkap prioritas pertama lembaga tersebut adalah keselamatan. Sehingga lembaga tersebut akan mengikuti proses menyeluruh untuk memverifikasi bahwa semua modifikasi yang diusulkan pada Boeing 737 MAX memenuhi standar sertifikasi tertinggi.

Makna sementara waktu mengandung arti bahwa Boeing sebenarnya masih berharap bisa diproduksi kembali karena termasuk pesawat paling laris. FAA sendiri gak menetapkan kapan batas waktu pengerjaannya akan tuntas.

Alasan disetopnya produksi 737 MAX yakni sejak Maret 2019 lalu, terjadi 2x peristiwa kecelakaan yang menewaskan 346 jiwa sehingga sejak saat itu 737 MAX banyak dipertanyakan perihal standar keselamatan + keamanannya.

Boeing ngejamin gak akan ada PHK tapi bisa jadi akan ada pemindahan tugas untuk sementara waktu juga selama belum ada kejelasan. Pihak Boeing tadinya berharap bisa terbang lagi akhir Desember 2019 tetapi pihak FAA gak ngejamin itu.

Sekarang, tinggal menunggu hasil investigasi pihak FAA hingga selesai, baru akan ada titik terang. Stay tune.

Sumber : CNN Indonesia.

Selasa, 21 Januari 2020

JT 210120 : THE Alliance Ketambahan HMM


Dalam waktu gak begitu lama lagi, perusahaan pelayaran Korea Selatan, Hyundai Merchant Marine (HMM) menjadi anggota penuh aliansi strategis di industri pelayaran berskala global, yakni THE Alliance.

Anggota THE Alliance saat ini terdiri dari Hapag-Lloyd (H-L), ONE – yang merupakan gabungan dari MOL, NYK, “K” Line, Yang Ming Line (YML). Pastinya kedudukan dan kehandalan THE Alliance lebih pede dengan kehadiran HMM.

Dalam ilustrasi diatas, HMM masih ikut aliansi strategis 2M bareng Maersk (+ Hamburg Sud) dan Mediterranean Shipping (MSC). Kepesertaan HMM akan berakhir Maret 2020 mendatang dan awal April 2020 langsung join THE Alliance.

Harap dimaklumi, aliansi strategis saat ini didominasi oleh 2M + Ocean Alliance (OA) yang hampir menggarap semua servis dan jumlah kapalnya pun lebih fantastis, disamping kapasitasnya pun hwarakadah.

Keanggotaan penuh HMM di THE Alliance baru disetujui oleh Federal Maritime Commission (FMC) yang berkantor di Amrik. Tanpa persetujuan FMC mustahil aliansi strategis mana pun bisa beroperasi di wilayah Amrik.

Masuknya HMM, yang selama ikut aliansi strategis 2M turut merombak formasi dasar THE Alliance namun dari sisi jumlah kapal jadi melengkapi ruang kosong setelah terjadinya reformasi di industri pelayaran beberapa tahun belakangan ini, terutama ambruknya Hanjin Shipping (HJS),

Jadaul pelayaran THE Alliance bakal mengalami penyesuaian, khususnya untuk kargo yang berasal dari Asia Tenggara. Tanggal pastinya 1 April dan jadual upgrade shipping schedule siap diumumkan.

Yang pasti, peningkatan kapasitas akan berada di rute Asia – Eropa (AE) + Asia – Amrik wilayah Trans Pasifik (TP). Rute lain akan menyesuaikan secepatnya. FE2 + FE4 (AE) disebut-sebut bakal diisi dengan kapal >20.000 TEUs.

Info detilnya bisa ditanyakan ke perwakilan anggota THE Alliance, cepat ato lambat bakal ada apdetnya koq. Baca juga berita terkait di : JT 180120 : HMM Segera Hadirkan Kapal 24.000 TEUs.



Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 20 Januari 2020

JT 200120 : H-L Dirikan QSC Di Mauritius


Untuk meningkatkan kepuasan Pelanggan, perusahaan pelayaran Jerman, Hapag-Lloyd AG (H-L) membuka kantor yang diberi nama Quality Service Centre (QSC) di Mauritius, Afrika. Sebelah mana ya ? Cek di Mbah Google.

Kenapa dipilih benua Afrika ? Nah ini pertanyaan menarik. Di mata H-L, Afrika merupakan benua yang dianggap tengah berkembang dan terus menunjukkan kemajuan di sektor ekonomi. Mau gak mau ya diminati.

Maurutius dipilih karena mempunyai infrastruktur yang moderen,SDM yang mumpuni selain memiliki bahasa campuran antara Inggeris + Perancis. Istilahnya lebih mudah untuk mengkomunikasikan dengan gaya lokalan – begitu ungkap senior managing director Dheeraj Bhatia.

QSC merupakan pilar strategis bagi H-L yang mencanangkan program strategi tahun 2023. Semua area diakomodir dibawah satu atap lalu disinergikan sehingga menjadi satu kesatuan saat men-deliver sesuatu ke Customer.

Apakah QSC ini merupakan yang pertama ? Ternyata, sebelumnya H-L sudah membuka beberapa QSC di Atlanta (Amrik), Suzhou (RRCina), Kuala Lumpur (Malaysia), Mumbai (India), Bogota (Kolombia), Vina del Mar (Cile) dan Santos (Brazil), Container News, Jacksonville melaporkan.

Di saat awal, QSC di Mauritius akan dibantu 100 orang pegawai namun dalam 2-3 tahun kedepan akan disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Jozz tenan.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : SteelGuru.