Rabu, 19 Juni 2013

JT 190613 : Update – Mitsui Kirim Tim Penyelamat “MOL Comfort”

Menyambung informasi sebelumnya, terkait isu hilangnya ato tenggelamnya kapal kontainer ini, ternyata pihak “Mitsui O.S.K Lines” (MOL) menyebutkan, pihaknya sedang menurunkan tim penyelamat guna mengamankan aset.

Setidaknya, kondisi tenggelam ato hilang cukup membuat kening berkerut. Koq bisa – kecuali kejadian yang benar-benar huebat ! Kini pihak Mitsui kabarnya mengirimkan regu penyelamat kapal kontainer, semoga berhasil.

Pihak pelayaran Jepang ini mengkonfirmasi bahwa kapal terbelah di bagian tengahnya dan kondisinya masih terapung di perairan Laut Arabia (tuh khan gak hilang) ! Juga ditegaskan, hingga saat ini belum ada info kebocoran ato polusi yang disebabkan dari kecelakaan ini.

MOL bahkan sudah mengatur patroli untuk mengamankan area sekitar, agar aman bagi pelayaran lain, dengan memberangkatkan kapal patroli dari Jebel Ali, Uni Emirat Arab (UEA). Bila lancar, kapal akan ditarik ke lokasi terdekat dan diprediksi tiba hari Sabtu 22/06 ini.

Walau kondisi cuaca kurang bersahabat, operasi penyelamatan MOL Comfort akan membutuhkan upaya ekstra agar tidak benar-benar terbelah ditengah laut. Bagaimana skenario penyelamatannya, tidak disebutkan secara detil.

Tunggu kabar selanjutnya aja ya. Sekarang jelas, kapal MOL Comfort tidak hilang, tidak juga tenggelam. Bahwa kapal mengalami patahan dibagian tengahnya, ya.

Rujukan sebelumnya baca : JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab dan JT 170613 : Tragedi Pelayaran Kontainer Minggu ini.


Sumber : linervision.

Selasa, 18 Juni 2013

JT 180613 : “MOL Comfort” Hilang Di Laut Arab


Merujuk pemberitaan sebelumnya (JT 170613 : Tragedi Pelayaran Kontainer Minggu ini), setelah dicari-cari ternyata betul ada sebuah kapal kontainer berkapasitas gede 8.540 TEUs “MOL Comfort” yang dinyatakan hilang di Laut Arab Senin 17/06 saat dalam perjalanan. Bukan tenggelam, hilang !

Kapal dihadang gelombang besar yang menyebabkan kapal terbelah dan akhirnya diisukan tenggelam. Yang penting, semua anak buah kapal (ABK) dikabarkan selamat. Kejadian ini cukup mengagetkan dan bisa jadi yang pertama terjadi bila kapal terbelah dalam perjalanan.

Isu tenggelamnya kapal kontainer besar ini, diakibatkan tekanan gelombang yang dahsyat di lambung kapal dan tidak ditemukan indikasi lain seperti tabrakan atau kebakaran. Kondisi cuaca memang disebutkan kurang bersahabat.

Kapal yang dibuat tahun 2008 ini dioperasikan oleh pelayaran Jepang “Mitsui O.S.K Lines” (MOL) dan kapal ini merupakan salah satu kapal dari 11 unit yang dioperasikan bersama mitranya di “The New World Alliance” (TNWA) : APL dan HMM. 

Kapal ini dioperasikan di Loop 1 rute Asia – Eropa (AE). Saat kejadian, kapal sedang dalam perjalanan dari Singapura ke Jeddah dan lokasi hilangnya kapal berada diantara India dan Yaman. Detilnya masih kita cari juga, antara hilang ato tenggelam.

Ikut prihatin deh. Serem banget kalo baca infonya. Semoga gak seperti itu deh. Cuma rusak.

Sumber : linervision.

Senin, 17 Juni 2013

JT 170613 : Tragedi Pelayaran Kontainer Minggu ini


Isu ini masih simpang siur tapi kabarnya sebuah kapal kontainer gede dikabarkan tenggelam di tengah laut namun belum bisa dipastikan milik siapa dan sebab kejadiannya. Kita tunggu kabar selanjutnya karena sedang diverifikasi supaya gak bikin ribez.

Selain ada isu tentang kapal kontainer tersebut, kelanjutan info tentang STX Pan-Ocean (STX PO) juga paling bayak ditanya ke ruang redaksi. Bersabarlah karena kita juga sedang memonitor beberapa perkembangan terkini juga.

Sabar ya tapi ikut prihatin deh untuk yang terkena musibah – bila benar itu juga.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 16 Juni 2013

JT 160613 : Ekonomi Spanyol + Portugal Pulih

Ini seharusnya kabar bagus untuk industri mana pun.Menurut lansiran info dari lembaga keuangan Goldman Sachs, peningkatan volume kontainer di kuartal 1 – 2013 untuk area selatan Eropa, khususnya Spanyol dan Portugal menunjukkan titik terang.

Tahun lalu, Spanyol dan Portugal terkena dampak krisis keuangan Euro sehingga menjadikan negeri yang terkenal berkat dunia sepak bola-nya, mendapat perhatian serius dan lembaga keuangan dunia, selain Yunani yang hingga kini masih terkapar.

Untuk kargo domestik, otoritas pelabuhan Puertos del Estado volume kontainer 4 (empat) bulan pertama, turun 3,5 % year-on-year menjadi 4,37 juta TEUs sedangkan gerban ekspor-impor tumbuh 6,4 % menjadi 1,58 juta TEUs di periode yang sama.

PSA Singapura yang mengopeasikan Port of Sines menyebutkan adanya pertumbuhan sebesar 54 % di kuartal 1, menjadi 122.500 TEUs dengan MSC sebagai customer utamanya. Bulan Maret lalu, PSA membangun konstruksi dermaga sepanjang 210 meter sehingga kini total panjangnya : 910 meter.

Syukur deh, kalo satu per satu negera di kawasan Euro mulai pulih. Dampaknya kemana-mana koq.

Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 14 Juni 2013

JT 140613 : "CMA CGM" Namai Kapal Baru 16.000 TEUs Di Hamburg

Kelompok usaha pelayaran Perancis, CMA CGM Group, belum lama ini mengadakan acara pembaptisan ato pemberian nama kapal baru “CMA CGM Alexnder von Humboldt” secara resmi, yang diselenggarakan di Balai Kota Hamburg, Jerman.

Acara pembeian nama diresmikan oleh Dorothee Stapelfeldt - Wakil Walikota Hamburg, disertai Walikota Hamburg Olaf Scholtz, Senator Frank Horch – mewakili Kementerian Perhubungan dan CEO & Chairman CMA CGM, Jacques Saade.

Kapal Alexander merupakan kapal ke-2 dari kelas 16.000 TEUs yang dipesan CMA CGM. Dan belakangan, pelayaran nomor 3 di dunia ini telah merencanakan menambah armada kapalnya dengan menambah 6 unit lagi, dengan ukuran sama 16.000 TEUs. Baca juga JT 120613 : "CMA CGM" Tambah 6 x 16.000 TEUs.

Alexander dioperasikan di French Asia Line (FAL) 1, dengan rotasi sebagai berikut: Busan – Qingdao – Ningbo – Shanghai – Xiamen – Hong Kong – Shenzhen / Chiwan – Shenzhen / Yantian – Port Kelang – Suez – Tangier – Southampton – Hamburg – Bremerhaven – Rotterdam – Zeebrugge – Le Havre.

Sukses Bro'.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 13 Juni 2013

JT 130613 : “CCA” Jadi Anggota “SkyTeam Cargo Alliance”

Maskapai penerbangan “China Cargo Airlines” (CCA) yang merupakan afiliasi “China Eastern Airlines” (CEA), resmi menjadi anggota ke-11 dari “SkyTeam Cargo Alliance”. Hal ini disampaikan di Air Cargo Europe Expo di Munich, Jerman.

Senior Vice President (SVP) CEA, Shan Chuanbo mengatakan, bergabungnya CCA dalam SkyTeam akan memberikan keuntungan, selain mengembangkan jaringan juga meningkatkan daya saing di kancah kompetisi global.

Dari pandangan Shan, SkyTeam merupakan komposisi unik antar-maskapai penerbangan, yang diakui secara luas walau berada dalam satu payung. Persaingan merupakan hal biasa namun dengan menumbuhkan transparansi, mereka bisa akur.

Dengan masuknya CCA, daratan Cina menjadi pasar menjanjikan, ditambah lagi China Southern dan China Airlines juga sudah menjadi anggota jauh-jauh hari sebelumnya. Bisa jadi karena solid dan bisa dipercaya, gak heran pada ngumpul di SkyTeam.

Congrats ya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 12 Juni 2013

JT 120613 : “CMA CGM” Tambah 6 x 16.000 TEUs

Kabar-kabar yang didapat sih begitu. Pelayaran Perancis ini tengah mencari-cari dan mencoba menambah koleksi kapal super gede (ultra large containership / ULCS) dengan kapasitas 16.000 TEUs supaya berjumlah 9 (angka keberuntungan kali yee ?).

Saat ini, CMA CGM memiliki 3 (tiga) unit kapal berkemampuan 16.000 TEUs dan 3 unit tambahannya sedang dinego dengan galangan kapal “Samsung Heavy Industries” (SHI) dan bakal dikirim sekitar tahun 2015 mendatang.

Lantas yang 3 (tiga) unit lagi ? Bisa jadi sewa dari pemilik kapal yang berbasis di RRCina ato pemilik lain, tidak menutup kemungkinan tersebut. Masalahnya, yang mau membangun kapal segede ini masih jarang, jadi peluang bagus kah ? Entahlah.

Di tahun yang silam, CMA CGM pernah menggandeng juragan kapal Jerman, Claus Peter Offen namun hingga kini belum pernah terwujud – demikian menurut media “Fairplay”. Apakah masih ada kesempatan diatas, belum bisa dikonfirmasi juga.

Pasalnya, Rodolphe Saade hanya menyebutkan dan mencari 3 (tiga) unit kapal tambahan ato berstatus sewa, disamping yang sudah disepakati membangun 3 unit kapal setipe diatas. Kalo semua menjadi beban CMA CGM rada berat dan dimaksudkan untuk mengantisipasi kondisi pasar juga sih.

Berhasilkah CMA CGM meng-klop-kan angka 9 untuk armada kapal 16.000 TEUs-nya ? Kita tunggu saja ya ....


Sumber : Dari Sana-sini.