Selasa, 01 Februari 2011

JT 010211 : Pendiri Costamare Wafat Di Usia 75

Vassilis Konstantakopoulous, pendiri Costamare Shipping dan salah satu tokoh penting industri perkapalan Yunani, berpulang pada usia 75 tahun setelah menderita sakit yang cukup lama.

Memulai karirnya sebagai kelasi di tahun 1953, debut kehidupan membawanya menjadi seorang juragan kapal seperti sekarang ini, Vassilis mendirikan Costamare di tahun 1974 sebagai operator kapal konvensional.

Perusahaannya berkembang pesat setelah membeli 1 unit kapal kontainer model lama di tahun 1980-an. Disaat itu, jarang pemilik kapal Yunani yang berkiprah di industri kontainer. Mayoritas main di sektor tanker, bulk dan general cargo (GC).

Tahun 1998 Vassilis menggebrak dunia dengan pesanan kapal post-panamax dari Korea Selatan. Costamare memesan 5 x 6.500 TEUs dan pada saat itu termasuk kapal terbesar yang dipesan oleh komunitas non-pelayaran (non-operator).

Costamare termasuk yang adaptif dalam mengelola tonase kapal sewanya. Salah satu client pendukungnya MSC memiliki kontrak terkini 3 x 9.000 TEUs (long-term chartered). Lantas siapa penerus selanjutnya ya ?

Costamare sudah masuk lantai bursa di New York Stock Exchange di bulan November lalu dan kini kemudi perusahaan mendiang ayahnya dikendalaikan oleh putera teruanya, Kostis Konstantakopoulos.

Dua anaknya yang lain juga ikut terjun dalam bisnis yang ditekuni ayahnya. Seberapa sukses Costamare dibawah kendali putera mahkota ? Stay tune ...

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 31 Januari 2011

JT 310111 : Korea Line Minta Perlindungan

Korea Line Corporation (KLC) mengajukan perlindungan kebangkrutan di pengadilan Seoul, Korea Selatan. Operator break bulk ini disebut-sebut tengah mengalami kesulitan akibat berbagai faktor yang menghantamnya belakangan ini.

Diantaranya, banjir besar di Australia (awal Januari 2011) dan masuknya sejumlah kapal baru yang menyebabkan kompetisi semakin ketat. Pihak KLC sudah menyampaikan perlindungan juga ke Korea Stock Exchange.

Sejauh ini, memang belum ada data, seberapa gede sih jumlah tunggakan hutangnya sampe ngajuin proteksi segala, Just wait and see. Dalam waktu dekat pasti ada perkembangan lebih lanjut. Ok ?

Sumber :Dari Sana-sini.

Minggu, 30 Januari 2011

JT 300111 : Samudera Sesuaikan Rasio Kapal Milik-Sewa

Afiliasi Samudera Indonesia Group (SIG) yang menjalankan biz di Singapura, Samudera Shipping Line (SSL), dikabarkan membeli kapal yang disewanya, kapasitas 1.054 TEUs senilai USD 13,6 juta. Kapal ini bernama Sinar Bintan. Baca juga JT 200111.

Total kapal yang dioperasikan SSL kini berjumlah 48 unit. Penambahan kapal milik Sinar Bintan menjadikan rasio kapal milik (owned) dan sewa (chartered) SSL semakin membaik. Artinya SSL berencana menambah kapal miliknya hingga jumlah tertentu.

Rasio kapal sewa sebelumnya 98 persen (5 tahun lalu), kini menjadi 71 persen. SSL mengoperasikan ngga cuma mengoperasikan kapal kontainer loh. Saat ini total agregat kapal kontainernya 28.576 TEUs (32 unit) atau 7.484 TEUs (14) merupakan jatah kapal milik.

Info terakhir, Sinar Bintan buatan tahun 2022, saat ini tengah disewa Hanjin dan dioperasikan di Yangon service (YGX) hingga akhir Januari 2011 – demikian menurut laporan Alphaliner. Mengurangi ketergantungan terhadap kapal sewa ? Ya gitu deh.

Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 29 Januari 2011

JT 290111 : GESL Ramaikan Pasar Intra-Asia

Salah satu pemain baru di industri pelayaran bakal meramaikan pasar Intra-Asia. Namanya Great Eagle Shipping Lines (GESL) dan markasnya terletak di Hong Kong. Servis yang bakal dibuka cukup luas, menjangkau Asia Tenggara, India Sub-Continent (ISC) hingga Timur Tengah.

GESL didirikan September 2009, servis pertamanya diresmikan akhir 2010 lalu. Selain kantor di Hong Kong, GESL memiliki beberapa kantor pendukung di Korea, Vietnam, Thailand dan Kamboja. Pendirinya Igal Dafni, MD GSL dan juga presiden Cheng Lie Navigation (CNC).

Servis pertama sebut saja Loop 1 akan menghubungkan RRCina, Singapura, Port Kelang dan Kolombo. Loop 2 melayani rute Korea, RRCina, Vietnam dan Thailand. Kapal pertama yang akan dioperasikan memiliki kapasitas 672 TEUs.

Selanjutnya GESL akan mencari 6 unit kapal sewa lagi untuk memuluskan rencananya, menggebrak pasar Intra-Asia yang memang sering jadi incaran pemain global. Lantas, bisakah pemain khusus ini bertahan ato malah melahirkan pemain baru seperti GESL ?

Yuuuk, kita amati saja seberapa kuat bakal bertahan dan startegi apa saja yang bakal dilakukan untuk melakukan penetrasi pasar ? Sejaun ini sih belum dapat bocorannya. Cepat ato lambat, kita akan saling berbagi. Cheers.

Sumber : Dari Sana-sini. 

Jumat, 28 Januari 2011

JT 280111 : KMP Laut Teduh Terbakar

Insiden di perairan kembali terjadi.Diperkirakan, sebanyak11 orang dipastikan tewas dan 427 selamat dalam peristiwa terbakarnya kapal penyeberangan KMP Laut Teduh di dekat Pulau Tempurung, dini hari tadi.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso, menyebutkan total penumpang berdasarkan data di Merak sebanyak 438 orang. Sebanyak 427 penumpang (termasuk awak kapal) dikabarkan selamat. Sembilan kapal feri dan 5 unit tug boat dikerahkan dalam proses evakuasi ini.

Walhasil, yang selamat banyak. Kapal tersebut saat ini sudah dikandaskan di pantai Anyer. Proses evakuasi masih terus berjalan. Penyebabnya ? Kapal ini terbakar sekitar pukul 03.30 di dekat Pulau Tempurung dalam perjalanan Merak – Bakauheni.

Ikut prihatin deh ... Penyebab detil, pastinya sedang diselidiki oleh pihak yang berwajib sedangkan secara umum, kita bisa simpulkan standar keselamatan semua kapal penyeberangan sudah agak memprihatinkan. Masih layak ato perlu peremajaan ? 

Coba deh naik sendiri kapal penyeberangan. Cek kapal penyelamat, kondisi life-jacket, papan petunjuk (sign board) hingga cara parkir antar-kemdaraan di kapal. Maklum kapal penyeberangn ini membawa juga kendaraan i.e truk dan mobil pribadi).

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 27 Januari 2011

JT 270111 : TNWA Kurangi Kapasitas, HJS Genjot Kemampuan

Hukum di lautan kadang buas mirip gelombang raksasa yang siap menerkam siapa saja. Namun dia bisa terlihat indah disaat tenang dan orang bisa memandang laut luas tanpa batas. Seolah dunia berada diujung sana.

The New World Alliance (TNWA) belum lama ini mengumumkan pengurangan kapasitas di rute Trans Pasifik (TP) sehubungan dengan penutupan pabrik di daratan Cina sepanjang perayaan Imlek dan tentunya, belajar dari tahun-tahun sebelumnya.

Anggota TNWA (APL, HMM, MOL) memperkirakan kondisi ini akan berlangsung selama 6 (enam) minggu doank tetapi bila sudah saatnya untuk mengakomodasi peningkatan volume, mereka siap mengoperasikannya kembali.

Bagi pelayaran global, winter deploymen programmes (begitu mereka menyebutnya), senantiasa dievaluasi agar load-factor kapal-kapalnya maksimal. Penutupan pabrik di RRCina tahun ini diperkirakan akan lebih lama, sekitar 3-4 minggu. Biasanya hanya 2 minggu saja.

TNWA bakal mengurangi kapasitas TP di servis SAX, PSW, PCX dan PCE sementara port of call serta lingkup servis secara total, akan direview agar tidak mengurangi layanan kepada Customer. Just wait and see.

Langkah TNWA ternyata disambut kontradiktif oleh pelayaran Korea Selatan, Hanjin Shipping (HJS). Memanfaatkan momentum ato pas kebetulan karena waktunya hampir bersamaan ? Tebak sendiri. HJS punya alasan lain.

Menjelang Chinese New Year kali ini, HJS justru mendongkrak kapasitas kapal dan mengganti generasi lama kemampuan 7.471 TEUs dengan kapal baru berkapasitas 8.586 TEUs.
Pergantian kapal di TP PSX-loop ini otomatis akan meningkatkan daya serang aliansi strategis CKYH (Green Alliance), apalagi kapal-kapal ini sempat mangkrak sejak tahun lalu di Samho Heavy Industry.
Kapal pertama dan kedua HJS yang bakal memperkuat servis Pacific South Express (PSX) adalah Hanjin Hamburg dan Hanjin New York. Kapal-kapal ini akan meluncur akhir Januari 2011.
Yang penting, rute TP harus cepat pulih karena ini merupakan magnet besar disamping rute Asia – Eropa (AE) yang bisa menyedot operasional ka-ge diatas 10.000 TEUs. Percaya ato ngga ?
Sumber : HKSG.

Rabu, 26 Januari 2011

JT 260111 : 3C Layani Asia - Amerika Latin

Tiga pelayaran besar dunia saling bergandeng tangan bekerja bareng mewujudkan servis dari Asia – Amerika Latin, rencananya mulai April mendatang. Ke-3 pelayaran tersebut adalah CMA CGM (Perancis), CSAV (Cile) dan CSCL (RRCina).

Kami menyebutnya Trio-C ato 3C ? Terserahlah. Yang pasti mereka siapkan 2 loop dengan back up kapal-kapal gede. Loop 1 : Meksiko – Peru – Cile – Asia sedangkan Loop 2 menghubungkan Meksiko – Guatemala – El Salvador – Nikaragua – Kosta Rika – Kolombia - Ekuador – Asia.

Detilnya segera menyusul. Minimal tahu dululah he 3x ... Maaf bukan pelit info tapi ya gitu deh. Pokoknya, eng ing eng ... bakal seru.

Sumber : Dari Sana-sini.