Sabtu, 01 Januari 2011

JT 010111 : MSC Songsong Tahun Baru Dengan Program Anyar

Pelayaran terbesar ke-2 didunia, Mediterranean Shipping Co. (MSC), menyongsong tahun baru 2011 dengan berbagai program anyar, semisal, peningkatan kapasitas di jalur Eropa - Afrika dan pengoperasian feeder network di Afrika Barat.

Di rute Eropa – Afrika, MSC berniat menggelar kapasitas lebih gede dari biasanya, yakni menempatkan kapal 8.000 TEUs untuk pertama kalinya. MSC Maeva dan MSC Lucy dialokasikan di rute ini setelah pelayaran yang bermarkas di Swiss ini, mendapat pasok kapal 14.000 TEUs.

Selain kapal 8.000 TEUs, MSC pun berencana menempatkan kapal 5.000 – 6.700 TEUs di rute Eropa – Afrika. Hanya saja, sebagaimana dikutip Alphaliner, apakah ini bersifat sementara ato untuk seterusnya (jangka panjang), belum ada yang tahu.

Selain meng-upgrade kapasitas di Eropa – Afrika, MSC juga membuka feeder service, yang menghubungkan Liberia dan Sierra Leone ke Cote d’Ivoire, efektif bulan Februari mendatang. Frekuensi kapal 10 harian dan menempatkan 1 kapal dulu. Kapasitasnya, belum tahu.

Rotasinya kurang lebih sbb : San Pedro (Cote d’Ivoire) – Monrovia (Liberia) – Freetown (Sierra Leone) – San Pedro, demikian menurut info America Shipper. Untuk keagenan di Liberia dan Sierra Leone tadinya dipiih OBT Shipping Ltd, namun karena ada pertimbangan lain, jadi MSC Agency Offices.

Apapun yang dipilih MSC, pastinya merupakan opsi terbaik. Congrats and Happy New Year 2011.

Sumber : HKSG.

Jumat, 31 Desember 2010

JT 311210 : Refleksi 2010 – Tahun Ka-ge Alias Mega Ship

Catatan akhir tahun 2010, akan coba merangkum sejumlah kejadian terpopuler di industri transportasi, kebanyakan sektor pelayaran. Ngga detil-detil banget cuma pastinya cukup membuat bulu kuduk merinding. Kenapa juga musti lebay ya ... hue he he.

Asal tahu aja nih, jumlah pengiriman kapal gede (ka-ge) ato lazimnya dikenal dengan mega-boxship selama tahun ini saja, mencapai 61 unit – suatu jumlah yang langka sejak tahun 2006 dan ngga pernah kejadian lagi sampe di tahun 2010 ini. Luar biasa.

Sebut saja, selama tahun 2006 hanya ada 2 unit pengiriman kapal berkapasitas 10.000 TEUs namun di tahun 2010 meningkat tajam hingga 29 unit. Dahsyatnya lagi, tahun 2011 akan diisi dengan munculnya kapal 14.000 TEUs.

Menurut Alphaliner, pelayaran asal RRCina, China Shipping Container Lines (CSCL), akan menjadi perusahaan pertama yang mendapat seri 14.000 TEUs (mulai bulan Januari) dan lima lainnya menyusul, sedangkan sisanya 2 unit dikirim tahun 2012.

Total kapasitas very large containership (VLC - sebutan lain ka-ge) mencapai 657.000 TEUs ato mencakup 48% dari total pesanan kapal anyar di tahun 2010. Jumlah ka-ge tahun depan diperkirakan 76 unit, 49 diantaranya berkapasitas 10.000 TEUs dan diatasnya deh.

Mayoritas ka-ge dioperasikan di rute Asia – Eropa dan sisanya masuk jalur Asia – Amrik ato Eropa – Amrik. Kebanyakan ka-ge bakal dikirim Januari – Mei 2011 sehingga dalam masa ini akan terjadi banyak perubahan servis dari pelayaran global.

MSC – rencananya akan mendapat 19 unit ka-ge baru di tahun 2011 – dengan agregat 370.000 TEUs dan pertumbuhan armadanya berkembang pesat, dari 1,49 juta TEUs di bulan Januari 2010 menjadi 1,86 juta TEUs menjelang akhir tahun ini.

Dengan statistik diatas, MSC kembali mendekati posisi Maersk Line sebagai top-placed ocean carrier yang memiliki pertumbuhan agak ngerem, dari 2,04 juta TEUs menjadi 2,15 juta TEUs ato pertambahan sebanyak 110.000 TEUs doank.

Maersk Line memiliki 9 x 13.000 TEUs untuk masa pengiriman antara Januari hingga Juni 2011. Kelihatannya akan berkolaborasi dengan Green Alliance ato CKYH yang berencana mengoperasikan NE-6 (Asia – Eropa) dan AWE-6 (Asia – Amrik pantai barat).

CMA CGM selaku pelayaran terbesar ke-3 (setelah Maersk dan MSC), memiliki ka-ge juga di tahun 2011. Totalnya mencapai 16 unit, 8 diantaranya berkapasitas 10.000 TEUs. Ka-ge ini akan dioptimalkan di rute Asia – Eropa.

Sementara Evergreen, APL, HMM dan MOL ngga begitu agresif di tahun 2011. Biasa-biasa aja ‘lah tetapi setelah itu, ceritanya akan lain. Pun dominasi kapal antara 5.000 – 8.000 TEUs akan menyebar ke daerah pinggiran, seperti Afrika dan Amerika Latin.

Sebagai tambahan info. NOL (induk APL) menginformasikan, pembiayaan konstruksi kapal baru yang kepalang dipesan ke Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), pada prinsipnya sudah 78% bisa terpenuhi.

Total budget pembelian 12 unit kapal USD 1,2 milyar, masing-masing 10 x 8.400 TEUs dan 2 x 10.700 TEUs dengan masa pengiriman antara tahun 2012 hingga 2014. USD 926 juta sudah disiapkan oleh pihak peminjam sementara sisanya akan menggunakan kas internal.

Bagaimana prediksi rute domestik alias antar-pulau ? Serupa tapi tak sama dengan kondisi diluar sana, bedanya ukuran kapal lebih kecil. Maklum saja coastal-to-coastal akan berbeda dari spesifikasi kapal kontainer waaah di luar negeri.

Pulau Kalimantan dan Sulawesi akan menjadi incaran utama pelayaran domestik untuk berekspansi-ria karena potensi volume disana yang menjanjikan. Pulau Sumatera dan Papua menjadi lokasi potensil bagi mereka yang ingin menjadi perintis karena infra-struktur apa adanya.

Diperlukan kapal-kapal kontainer yang memiliki derek (crane) sendiri agar pola operasi di pelabuhan-pelabuhan kecil di daerah bisa optimal. Bila mengandalkan alat dari luar seperti harbour mobile crane (HMC) ato peralatan dari luar, ya gitu deh.

Terserah masing-masing Operator seh, bila jeli niscaya bisa menyiasati setiap keunikan pelabuhan nusantara yang begitu bervariasi. Kita serahkan kepada ahlinya saja ya. Secara keseluruhan pasar domestik tetap menjanjikan dan perlu inovasi-inovasi baru supaya ngga jenuh.

Di kesempatan ini, sebelum tutup tahun 2010, kami ingin menyampaikan “SELAMAT TAHUN BARU 2011”, semoga beroleh sukses lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Amin.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 30 Desember 2010

JT 301210 : SITC Order 2 Kapal Tambahan

SITC International Holding Company Limited (SITC) mengumumkan bahwa pihaknya baru aja menandatangani kontrak pembangunan 2 (dua) kapal baru dengan galangan kapal yang ngga mo disebutin namanya.

SITC memesan 2 x 1.100 TEUs dengan nilai pembelian total USD 39,6 juta. Perusahaan asal RRCina ini didirikan tahun 1991 dengan nama Shangdong International Transportation Corp. (SITC). Kedua kapal non-geared ini bakal dikirim September dan Desember 2012.

SITC tumbuh cepat, saat ini memesan 9 (sembilan) unit kapal kontainer sejak masuk bursa di bulan Oktober tahun ini. Pemesanan 2 kapal diatas merupakan pilar strategis SITC dan kedepannya, mereka ingin meningkatkan armada kapalnya dari 42 menjadi 60 unit – dalam waktu 3 tahun.

Ehm ehm ehm, persaingan tahun 2011 akan semakin mantap nih. Pelayaran kecil tumbuh di segmennya masing-masing sementara pemain global menunggu kiriman kapal gedenya secara bertahap. Asal jangan pada beranten dan banting-bantingan harga. Semua bisa berdarah-darah.

Congrats deh.

Sumber : STA.

Rabu, 29 Desember 2010

JT 291210 : Afrika Selatan Gabung, BRIC Menjadi BRICS

Siapa juga ngga kenal BRIC. Ternyata setelah ditanya kesana kemari, banyak juga yang kurang paham. Bukan berarti ngga ngerti cuma kurang baca sehingga sempat tertinggal info terkini di dunia biz saat ini. Lelah dengan isu politik atau gosip ? Ya sudah ... baca ini saja.

Jumat lalu (24/12), pemerintah Afrika Selatan (Afsel) diundang oleh anggota BRIC yang terdiri dari Brazil, Rusia, India dan Cina sebagai "emerging nations" dan menyemarakkan serta menambah gerbang baru di benua Afrika. Makanya setelah Afsel join, nama BRIC akan berubah menjadi BRICS, tambahan “S” = South Africa.

Cina saat ini bertindak sebagai pemimpin BRIC (dirotasi ‘loh secara berkala) dan mengundang Afsel sebagai anggota penuh (full member) di pertemuan puncak sesi mendatang. Kabarnya, hal ini sudah disetujui oleh anggota BRIC lainnya.

Menurut catatan Dana Moneter Internasional (IMF, International Monetery Fund) bila BRIC + Afsel maujud maka akan mendorong pertumbuhan global di tahun 2014 serta mendominasi perdagangan dunia dengan porsi 61%. Hanya BRICS doank ? 

Presiden RRCina Hu Jintao telah mengirim surat undangan resmi kepada Presiden Afsel Jacob Zuma dan pertemuan pemimpin puncak BRIC ke-3 akan dilaksanakan di kuartal 3 – 2011. Luas Afsel hanya seperempat Rusia tetapi potensi dan pengaruhnya di Afrika sangat strategis.

Apa sih BRIC itu ? Istilah ini diperkenalkan oleh ekonom Goldman Sachs, Jim O’Neil di tahun 2001 lalu, untuk menggambarkan kekuatan ekonomi baru dengan kapasitas hampir setengah pertumbuhan ekonomi global, antara tahun 2000 dan 2008.

Anggota BRIC (asumsi Afsel selama ini belum join) ngga mengikat satu sama lain tetapi berkeinginan memperkuat kerjasama ekonomi dan menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi (summit) secara reguler.

Namun para pengamat ekonomi dan juga pencetus BRIC kurang sepaham dengan ide Hu Jintao. Alasannya, kekuatan ekonomi Afsel belum setara dengan 4 (empat) anggota yang ada saat ini. Secara populasi dan indikator lain, Afsel masih jauh dari cocok join di BRIC.

Lain pemikiran setiap orang, apalagi kalau sudah dibumbui berbagai kepentingan. Ya gitu deh. Cocok ngga cocok, dicocok-cocokin he 3x. Moga-moga sedikit ada gambaran ya tentang apa itu BRIC dan siapa pencetus awalnya.

Selamat berkarya. Tetap semangat dan baca terus perkembangan ekonomi dunia, khususnya info dunia transportasi disini. Good luck.

Sumber : AFP-BT.

Selasa, 28 Desember 2010

JT 281210 : Thor Nexus Dibajak Saat Di Hari Natal

Bagi umat Nasrani, hari Natal merupakan hari penuh berkah namun tidak demikian dengan nasib kapal kargo Thor Nexus yang diawaki 27 kru. Mereka dibajak saat perayaan hari suci dan menambah deretan pelaut yang berhasil ditawan : 601 orang selama tahun 2010.

Perompak Somalia dikenal doyan duit tebusan dan rada sadis. Kalo ngga dibayar, bisa dibunuh. Kapal Thor yang berbobot 20.377 dwt, dibajak tanggal 25/12 saat Natal sekitar 450 mil laut dari kepulauan Socotra, sekitar Lautan Hindia – demikian laporan EU Navfor.

Pada saat serangan terjadi, kapal ini sedang dalam perjalanan dari Bangladesh ke Jebel Ali, Uni Emirat Arab (UEA). Semua kru berkebangsaan Thailand demikian ungkap Andrew Mwangura (East african Seafarer Assistance Programme).

Para pengamat berargumen, kisruh di pentas biz ini akan terus berlanjut walau sarana pendukung seperti pasukan pengawal multi bangsa dioperasikan, kenyataanya ngga berkutik koq. Aktifitas perompak menanjak sejak jatuhnya rezim presiden terguling Mohamed Siad Barre tahun 1991 lalu.

Sekarang, perompak Somalia sudah keburu populer dan mendunia sehingga untuk memberantasnya, perlu upaya ekstra. Semoga berhasil. Bravo Somalia, prihatin Thor.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 27 Desember 2010

JT 271210 : Safmarine Sempurnakan Mashariki Service

Spesialis benua Afrika, siapa lagi yang bisa menyangkal nama besar pelayaran afiliasi A.P Moller-Maersk Group, Safmarine Container Line. Mereka meng-upgrade servis Far East – East Africa, antara hub-port Tanjung Pelepas dengan pelabuhan RRCina dan Afrika sebelah timur.

RRCina sebelah selatan, dipastikan akan masuk ke Nansha dan Yantian, sementara pelabuhan Afrika sebelah timur yang diincar: Mombasa (Kenya) dan Dar Es Salaam (Tanzania). Kawasan ini disebut-sebut sebagai pasar potensil.

Oh iya, nama servisnya Mashariki dan menurut Trade Director Safmarine untuk Afrika Barat dan Timur, Dirk Greens, pihaknya siap menawarkan waktu tempuh yang kompetitif. Contohnya, dari Nansha – Mombasa cuma 19 hari doank.

Mo tahu detilnya ? Silahkan kontak kantor perwakilan Safmarine terdekat. Congrats ya.

Sumber : HKSG.

Minggu, 26 Desember 2010

JT 261210 : RCL Ajak KKC Bentuk JV

Bacanya begini, perusahaan pelayarab Thailand, Regional Container Lines (RCL) mengajak mitra strategis asal Jepang, Kambara Kisen Company (KKC) membentuk perusahaan patungan (joint venture atau J/V). Untuk apa ?

Itulah yang agak misterius. Setidaknya bila dilihat dari latar belakang masing-masing, RCL sebagai regional feeder player dan KKC selaku pemain lokal Jepang akan saling memanfaatkan kelebihan masing-masing.

Yang digandeng RCL koq KKC bukan yang lain ? Rupanya mereka sudah 2 (dua) tahun bekerja bareng dengan melibatkan 6 pelabuhan di Asia Tenggara dan Jepang. Keduanya puas dan berkeinginan mengembangkan kerjasama dengan membentuk J/V.

Presiden KKC, Akio Jo, berujar selama 2 tahun kerjasama berlangsung, sangat positif. Hal inilah yang melahirkan kepercayaan diri untuk melangkah ke step berikutnya. Detilnya memang belum dijabarkan kepada publik, jadi bersabarlah.

Congrats ya buat RCL dan KKC.

Sumber : HKSG.