Selasa, 06 Maret 2018

JT 060318 : CMA CGM Operasikan Kapal Tergede Di Afrika

Bagi benua Afrika, kedatangan kapal gede masih merupakan momen langka, apalagi di Kamerun, negeri yang lebih dikenal dengan persepakbolaannya dibanding transaksi perdagangan internasionalnya.

Blon lama ini, pelayaran Perancis, CMA CGM dikabarkan mengoperasikan kapal CMA CGM Bianca (8.721 TEUs) dan bakal menjadi kapal terbesar yang masuk ke pelabuhan Kribi, Kamerun.

CMA CGM kabarnya menawarkan servis ke Republik Demokratik Kongo dan Gabon via Kamerun. Chairman + CEO CMA CGM Rodolphe Saade menyampaikan bahwa strategi membuka Kribi, juga menjadi terobosan rencana infrastruktur global.

Pelayaran yang bermarkas di Marseilles ini gak kerja sendirian tetapi menggandeng mitra kerja lain, seperti : Bollore Transport & Logistics dan China Harbour Engineering Co (CHEC), anak perusahaan dari China Communications Construction Company (CCCC).

Gak Cuma itu aja, CMA CGM juga mengincar volume barang dari Chad maupun negara2 di Afrika Tengah sehingga nantinya Kribi Container Terminal diharapkan bisa menjadi hub-port kapal2 CMA CGM kedepannya.

CHEC merupakan perusahaan pengerukan ke-2 terbesar di dunia, yang mengelola proyek2 di Asia, Afrika dan Eropa dan sudah 25 tahun memiliki kerjasama dengan pemerintah Kamerun. Aje gile.

CMA CGM mengoperasikan Kribi Container Terminal yang memiliki panjang dermaga 335 meter dan dipakai sandar kapal CMA CGM Bianca. Selain itu, pelayaran Perancis ini memiliki sejumlah servis ke Asia, Eropa dan Med.

Servis ASAF, misalnya, menghubungkan Asia dan Afrika Barat, rotasinya : Qingdao - Xingang/Tianjin – Busan – Shanghai – Ningbo - Guangzhou-Nansha - Tanjung Pelepas – Singapura - Pointe des Galets - Cape Town - Pointe Noire – Kribi – Luanda - Cape Town - Port Kelang – Singapura - Qingdao.

EURAF 4, menghubungkan Med dan Afrika Barat, rotasinya : Marseilles – Barcelona – Valencia – Casablanca – Algeciras – Tangier – Dakar – Lome – Bata – Malabo – Apapa – Tincan – Onne – Kribi - Port Gentil – Libreville – Douala - Algeciras -  Marseilles.

EURAF 5, menghubungkan Eropa dengan Afrika Barat, rotasi pelabuhannya sbb : Antwerp - Le Havre – Lisbon – Algeciras - Pointe Noire – Luanda – Kribi – Douala – Abidjan - Algeciras - Antwerp.

Sumber : Dari Sana-sini.


Senin, 05 Maret 2018

JT 050318 : Navios Incar Kapal 4.250 TEUs



Navios Maritime Containers yang berbasis di Monako, setuju untuk mengambil-alih kapal buatan tahun 2010 dan memiliki kapasitas 4.250 TEUs senilai USD 11,78 juta dengan sejumlah persyaratan.

Kapal ini diharapkan sudah bisa dipindahtangankan dalam kuartal ini juga. Navios akan membiayai pembelian dengan menggunakan uang sendiri serta fasilitas kredit sebesar USD 6 juta.

Setelah akuisisi ini, Navios akan memiliki koleksi kapal 22 unit dengan agregat 93.130 TEUs dan rata2 umur kapal sekitar 9,8 tahun. Saat ini, 56,5 persen kapalnya disewakan ke pihak ketiga.

Menurut catatan Clarkson Research, harga sewa kapal berkapasitas 4.500 TEUs di kisaran angka USD 10.000 per hari dan kapal berkemampuan 3.500 TEUs sekitar USD 9.000 per hari sewanya.

Manteeeep.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 04 Maret 2018

JT 040318 : Maersk Shanghai Dihantam Cuaca Ekstrim



Sebagaimana diketahui, pada tgl 03/03 kapal Maersk Shanghai menghadapi cuaca buruk saat dalam pelayaran menuju Charleston, South Carolina. Sekitar 70-73 unit kontainer dilaporkan hilang (ato terjatuh ke laut).

Pelayaran nomor satu di dunia menyadari hal terjelek yang akan dialami dalam situasi seperti sekarang dan langsung menghubungi Penjaga Pantai ato US Coast Guard (USCG). Pantai timur Amrik memang sedang menggila, tinggi gelombang bisa mencapai 10-12 meter. 


Pihak USCG serta merta mengeluarkan peringatan bahaya navigasi dan menyarankan pelaut /pelayaran yang melintasi wilayah tsb, untuk lebih berhari-hati saat melintasi kawasan perairan itu.



Pihak Maersk Line langsung memanggil tim surveyor untuk memastikan sebab-musabab dan juga kedepannya klaim asuransi, apabila diperlukan. Pihak Maersk bahkan tengah mencari pelabuhan terdekat untuk membongkar kargo yang ada.

Dan juga pihak Maersk sudah menghubungi pemilik barang sehubungan dengan kejadian diatas. Sesuatu yang gak diinginkan tetapi terjadi juga. Pasalnya jelas, its a force majeure.

Semua awak kapal dikabarkan dalam kondisi baik dan selamat. Maersk Shanghai 
merupakan kapal sewa, buatan tahun 2016 (gileee, masih gres cuy), memiliki kapasitas 10.081 TEUs, beroperasi di servis TP1 dan berbendera Liberia.

Ikuti perkembangannya disini ya. Ikut prihatin.
 
Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 03 Maret 2018

JT 030318 : MSC Madrid Vs Primula Seaways



Tgl 03/03 kapal kontainer MSC Madrid bertabrakan dengan RO/RO ato kapal feri penumpang Primula Seaways di area Flushing, Belanda. Kabarnya, kejadian timbul saat MSC Madrid bermanuver dan menabrak Primula Seaways.

Kedua kapal mendapat kerusakan yang cukup fatal sehingga untuk sementara waktu ditahan dulu guna keperluan investigasi oleh pihak berwenang. Hasil akhirnya, kedua kapal diperbolehkan melanjutkan perjalanan, setelah usai pemeriksaan.

Kapal feri Primula melanjutkan perjalanannya ke Ghent di hari yang sama dan kapal MSC Madrid melanjutkan pelayarannya dari Hamburg ke Antwerp. Gak ada korban jiwa ato pun polusi sehingga kedua kapal dapat melanjutkan pelayarannya.



Kapal MSC Madrid memiliki panjang 270 meter, bobot 74.375 dwt sedangkan kapal feri Primula Seaways memiliki panjang kapal 199 meter, bobot 14.012 dwt. Sayang bendera kapal dan IMO masing2 gak tercopy.

Sumber : SWL.