Senin, 08 Juni 2015

JT 080615 : Korban "Dong Fang Xhi Hing" 400 Orang Lebih

Ratusan mayat mayat ditemukan tak bernyawa saat kapal “Dong Fang Xhi Hing” tenggelam dan hingga tgl 05/06 dan 06/06 masih dalam tahap pencarian pihak berwenang. Kapal ini lebih dikenal dengan nama “Eastern Star”.

Kapal 4 (empat) dek ini tenggelam setelah dihantam badai pada hari Senin 01/06 lalu. Kapal tersebut membawa 408 turis dan 47 kru kapal. Usia turis diperkirakan antara 50-80 tahun. Oh My God !

Hingga saat ini, otoritas terkait telah berhasil mengangkat kapal yang tenggelam namun banyaknya lumpur di setiap koridor membuat proses evakuasi menjadi sulit. Perlu dibersihkan terlebih dulu.

Lebih dari 700 tentara diturunkan membantu evakuasi tersebut. Bahkan pemerintah kota Shanghai, bekerjasama dengan pemerintah daerah tetangga di propinsi Hunan dan juga perairan di Sungai Yangtze melakukan koordinasi untuk melacak mayat yang terbawa arus.

Masyarakat internasional ikut prihatin dengan kejadian tersebut. Dalam rombongan tersebut, disinyalir ada 5 (lima) orang pegawai travel agent yang ikut serta mengawal rombongan turis diatas kapal.

Sebagai info tambahan, kapal “Dongfangzhixing” (banyak versi penulisannya tapi pegang aja yang ada disini), memiliki panjang 76 meter, dan bobot 2.200 dwt. Pemilik kapal : “Chongqing Eastern Shipping Corporation”. Para turis booking via travel agent di Shanghai.

Ikut prihatin dan semoga cepat mendapat perhatian dari pemerintah, terutama penyebab tenggelamnnya kapal Eastern Star.


Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 07 Juni 2015

JT 070615 : "H-L" Pesan 5 x 10.500 TEUs Untuk Pasar Amerika Selatan

Setelah mengakuisisi pelayaran Cile, "CSAV", kini pelayaran Jerman ini mulai melirik pasar Amerika Selatan yang selama ini didominasi oleh tetangganya, "Hamburg-Sud". "Hapag-Lloyd" (H-L) mulai jengah rasanya memikirkan rute Asia -Eropa dimana tarif terus melorot.

Mau nyoba peruntungan di north-south trade ? Ya boleh-boleh aja toh ? Nah, kabarnya untuk memperkuat armada kapal ke area Amerika Selatan, H-L memesan unit baru 5 x 10.500 TEUs dari galangan "Hyundai Samho Heavy Industries" (HSHI). Langkah ini pun diprediksi sebagai antisipasi ekspansi Terusan Panama nantinya.

Amerika Selatan terkenal dengan produk buah-buahan dan biasanya jumlah reefer-plug ke area ini lumayan gede. Kapal anyar H-L ini nantinya bisa mengakomodir hingga 2.100 TEUs sekali jalan untuk mengangkut sayuran, buah-buahan hingga produk ikan segar dalam reefer boxes.

Kapal-kapal barunya ini baru mulai dikirim bulan November 2016/2017, pas saat booming kargo reefer. Itu prediksinya loh. Selain bakal memiliki 5 (lima) unit kapal anyar ini, H-L sudah memiliki koleksi 2 x 9.300 TEUs yang diperoleh CSAV, sebelum pelayaran ini melebur dengan H-L beberapa waktu lalu.

Siiip deh. Semoga semakin kinclong ya.


Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 05 Juni 2015

JT 050615 : Persiapan Angkutan Motis Lintas Selatan

Ada yang sudah daftar mudik dan menitipkan motornya gratis dikirim via moda kereta api (KA) ?

Untuk tahun 2015 ini, pemerintah kembali menyediakan angkutan motor gratis (motis) dengan tujuan, menekan angka kecelakaan di jalan raya selama musim Lebaran. Siapa aja yang bisa daftar, nih baca lagi petunjuknya, agar bisa dimanfaatkan oleh handai taulan dengan baik.

Pemudik dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, bisa menggunakan layanan motis ini hanya dengan membeli tiket KA. Untuk wilayah Kutoarjo, Yogyakarta, dan Solo mendapat alokasi sekitar 400 motor setiap harinya. Inget syaratnya, membeli tiket mudik KA.

Manager Corcomm Daop 6 Gatut Sutiyatmoko mengatakan, layanan ini rencananya akan dilakukan mulai H-6 hingga H-2 Lebaran untuk arus mudik dan H+3 hingga H+7 Lebaran. Sebanyak satu rangkaian KA khusus disiapkan untuk angkutan ini.

KA motis tersebut akan diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Gudang (JAKG) dan membawa 10 (sepuluh) kereta bagasi. Satu kereta bagasi dapat menampung 40 (empatpuluh) motor. Untuk angkutan ini, Yogyakarta dan Solo akan mendapat kuota 5 (lima) kereta bagasi. Dengan demikian total 200 motor dapat diangkut setiap harinya.

Untuk diperhatikan bersama. KA motis ini hanya akan berhenti di Stasiun Kutoarjo, Lempuyangan, dan Solojebres. Untuk mengakses layanan ini pemudik cukup melakukan pendaftaran dengan menunjukkan tiket KA yang telah dibeli di stasiun keberangkatan.

Lantas, pada H-1 keberangkatan tiket akan diberikan kembali. Sementara untuk petugas yang mengatur layanan ini diberikan fotokopi tiket pemilik motor. Berhubung ini layanan gratis, mendingan segera mengecek ke Stasiun dimaksud, untuk menanyakan lebih detilnya. Monggo dan selamat mudik ya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 04 Juni 2015

JT 040615 : Profit “Samudera” Naik


Ooops, profitnya pelayaran nasional yang terdaftar di Singapura ini naik lho. “Samudera Shipping Line” (SSL) kabarnya membukukan profit USD 6,2 juta di kuartal 1 – 2015 dengan revenue USD 69,2 juta (ato turun 3,1 persen).

Volume container yang diangkut turun dari 300.000 TEUs di kuartal 1 – 2014, menjadi 280.000 TEUs di kuartal 1 – 2015. Ya masih baguslah, walau volume turun, revenue juga turun dikit tapi profit melonjak 1.296 persen. Wooow bingitz tuh.

Liputannya, dicuplik dari DynaLiners. Congrats deh !


Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 03 Juni 2015

JT 030615 : Kabar-kabari MSC Bakal Order 4 x 20.000 TEUs

Klo udah ada selentingan, biasanya gak perlu nunggu waktu lama. Apalagi klo udah pake nama “Mediterranean Shipping Co.” (MSC). Pelayaran blasteran Italia-Swiss ini tengah menyelesaikan negosiasi dengan pihak galangan kapal.

Disebut-sebut, pihak “Hyundai Heavy Industries” (HHI) memberi angin segar agar MSC jadi memesan 4 x 20.000 TEUs namun pihak MSC sendiri menolak berkomentar saat ditanyai oleh media “Lloyd’s List”.

Sejauh ini, kabar dari broker sih, MSC baru sepakat 2 x 20.000 TEUs dengan opsi tambahan 2 x 20.000 TEUs. Saat ini, MSC sudah mengoperasikan “MSC Oscar” dan “MSC Oliver” yang memiliki kapasitas masing-masing, hingga 19.224 TEUs dan dimasukkan dalam “Olympic-series”.

Nah, konfirmasi pastinya, kita tunggu kabar dari MSC aja ya. Pasti jadi koq, sabar aje he he he.

Sumber : Dari Sana-sini / Foto : vesseltracker.

Selasa, 02 Juni 2015

JT 020615 : “Maersk Line” Indonesia Gelar Pameran

Perusahaan pelayaran terbesar di dunia, “Maersk Line”, via perwakilannya di Indonesia, menggelar pameran “Mobile Container” hari Kamis 28/05 lalu, memunculkan tema “Moving Global Trade”.

Presiden Direktur Maersk Line, Jakob Fris Sorensen, mengatakan Mobile Container ini akan berkeliling ke setiap belahan wilayah  Indonesia, dengan tujuan untuk mempromosikan perdagangan global.

Untuk kuartal 1-2015, ada peningkatan volume ekspor ke Amrik sebesar 2 (dua) persen doank. Namun, ekspor ke Eropa terlihat melambat dibandingkan tahun lalu, sekitar 3,5 persen – demikian papar Jakob.

Jakob menambahkan, tujuan dari peluncuran Mobile Container ini adalah untuk memperlancar lalu lintas pelayaran ke beberapa daerah yang selama ini tidak bisa ato sulit dijangkau seperti Sumatera, Balawan, Kalimantan, dan pulau Indonesia lainnya.

Di akhir sesi, Jakob menyampaikan bila Indonesia ingin sukses kedepannya maka pembangunan infrastruktur, khususnya pelabuhan harus mendapat prioritas. Bila sampai gagal maka kesempatan emas akan hilang.

Ok bozz, thanks for the event.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 01 Juni 2015

JT 010615 : Kapal "Purple Beach" Terbakar

Sebuah kapal kontainer bermuatan pupuk beracun, terbakar dan menyebabkan 36 orang dikirim ke rumah sakit terdekat. Lokasi kejadian, dekat Bremerhaven, Jerman. Kapal sedang dalam perjalanan dari Hull, Inggeris ke Brake, Jerman.

Kapal berbendera Marshall-Island dan memiliki kapasitas 1.908 TEUs ini, berhasil mengevakuasi seluruh kru yang dikhawatirkan terkontaminasi asap berbahaya dari muatan yang dibawanya. Oh iya, kapal ini buatan tahun 1998, lumayan djadoel juga sih he he he.

Kapal berbobot 33.722 dwt buatan Shanghai, Tiongkok ini dioperasikan oleh "Macs Shipping" dan biasa membawa barang berbahaya dalam jumlah besar. Saat kebakaran, otoritas terkait berupaya memadamkan api dan menggeser keluar area karena bau yang ditimbulkannya.

BBC News mengabarkan, seluruh 36 orang (termasuk 22 ABK) sedang ditangani serius oleh pihak rumah sakit namun hingga sejauh ini tidak ada yang kritis. Sebab-sebab kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Otoritas terkait pun sudah mengantisipasi bila kapal nantinya tenggelam dlsb.

Ikut prihatin.


Sumber : SN-TR.