Senin, 14 Februari 2011

JT 140211 : MCC Transport Luncurkan IA-8

Afiliasi A.P Moller-Maersk (APMM) Group yang menjadi spesialis feeder (anggap aja begitu) atau rute jarak pendek (ini mungkin lebih klop), MCC Transport bakal mengoperasikan servis anyar.

Kabarnya, mulai tanggal 25/02 mendatang MCC akan meluncurkan servis anyar IA-8, menghubungkan Indonesia, Filipina, Jepang, RRCina, Taiwan dan Malaysia.

Rotasinya, sekitar 28 hari dengan urutan pelabuhannya sebagai berikut : JAKARTA (JICT) – SURABAYA – Manila – Nagoya – Shimizu – Tokyo – Yokohama – Shanghai – Keelung – Kaohsiung – Tanjung Pelepas – Singapura – JICT.

Servis ini menampilkan atau menawarkan waktu tempuh yang lebih baik dibanding kompetitornya. Semisal, Surabaya ke Nagoya bisa diitempuh dalam waktu 10 hari doank !

Bagaimana pelaksanaannya di lapangan ? Kami butuh bukti, bukan janji he 3x ... Take care and congrats Bro’.

Sumber : Dari Sana-sini.

Minggu, 13 Februari 2011

JT 130211 : Maersk Antisipasi Kongesti St. Petersburg


Raksasa pelayaran asal Denmark, Maersk Line, mengabarkan bahwa pihaknya akan menerapkan biaya tambahan di pelabuhan St. Petersburg, Rusia akibat pertumbuhan volume yang cukup dahsyat dan mengakibatkan lalu lintas krodit.
Problemnya bukan aji mumpung tetapi timbulnya kongesti sehingga menyebabkan biaya operasi meningkat dan frekuensi kapal terancam berantakan. Belum kondisi cuaca ekstrim yang bisa berrdampak di bagian operasi.
Maersk ngga akan membedakan lokasi pembongkaran dan pemuatan (ekspor impor) karena kebetulan menggunakan, baik Fish Port Terminal maupun Petrolesport. Yang pasti, pihak Maersk akan menyiapkan langkah-langkah terpadu untuk menghadapi kongesti.
Pelayaran ini pun meminta kerjasama Customer agar pengeluaran barang mendapat prioritas utama, guna menghindari beban biaya tambahan (storage dan demurrage) yang akan timbul kemudian.
Lakukan yang terbaik dan semoga lancar. Rusia pun belum bersiap menyongsong perubahan besar, seandainya St. Petersburg maupun pelabuhan laut lainnya menjadi besar ? So waht gitu 'loh ?
Sumber : Dari Sana-sini.

Sabtu, 12 Februari 2011

JT 120211: Djakarta Lloyd, Bagaimana Kabarmu ?

Posisi pelayaran pelat merah negeri ini, yang juga mengabadikan nama ibukota dengan ejaan lama, Djakarta Lloyd (DL) kini menjadi suram. Kabar-kabar diluar menyebutkan bangkrut, ngga beroperasi atau dipailitkan. Entahlah, mana yang benar.

Kadang mencari berita di negeri sendiri susahnya setengah mati. Mirip mencari jarum ditumpukan jerami. Belum lagi sikap tertutup yang masih banyak dipegang teguh oleh petinggi perusahaan. Tapi, itulah Indonesia tercinta yang sangat menyebalkan tetapi ngga ada pilihan selain memaki dengan sikkap optimis. Ini negeri kita Bro'.

Hingga akhir Desember 2010 lalu, PT. Perusahaan Pengelola Aset (PPA) masih menunggu penjelasan rencana bisnis DL untuk membantu penyelesaian utang perusahaan BUMN tersebut. Terus maunya gimana seh ? .

Hingga saat ini DL belum juga memenuhi permintaan PPA untuk mempresentasikan rencana bisnis perseroan. Dia mengatakan dari rencana bisnis, akan tergambar kondisi perusahaan saat ini dan kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis perseroan serta melihat komposisi utang yang sebenarnya.

Sekretaris Perusahaan PPA, Renny O. Rorong mengatakan untuk menyehatkan suatu perusahaan memang merupakan tanggung jawab PPA, namun hal itu juga harus didukung oleh perusahaan yang bersangkutan.

Berdasarkan catatan, PPA diharapkan dapat membantu DL dalam menyelesaikan utang senilai USD3 ,3 juta atau sekitar IDR 29,3 miliar kepada pelayaran Australian National Line (ANL), yang kepemilikannya ada di bawah payung biz CMA CGM Group.

Halooooo DL, apa kabar ? Any good news ? Maaf ya kalo kita terlewat dengan berita nagusnya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Jumat, 11 Februari 2011

JT 110211 : Rakyat Mesir Lengserkan Husni Mubarak

Hoiiii, Breaking News nih, berita penting dan memang penting !!!

Merujuk kisruh politik di negeri asal Fir’aun, kabar terkini yang tersiar melalui siaran langsung dari berbagai media cetak dan siar, Presiden Mesir Husni Mubarak dikabarkan meninggalkan negerinya menjelang tengah malam ini dan mengungsi ke negara tetangga.

Tuntutan rakyat yang konsisten selama 3 minggu berturut-turut, akhirnya menumbangkan kekuasaan tiran selama 30 tahun lebih dan menandai berakhirnya pemerintahan diktator rezim Mubarak. Rakyat Mesir langsung berpesta-pora, turun ke jalan-jalan.

Padahal sampe kemaren malam, Presiden Husni Mubarak menolak mundur dan setelah shalat Jum’at siang ini, istana kepresidenan dikepung warga sehingga mau tak mau, Husni Mubarak dan keluarga pergi menyingkir. Rakyat marah, mending minggir.

Revolusi Mesir bergulir dan faktanya, melengserkan sang Penguasa. Hari ini Jumat (11/02) akan menjadi hari yang bersejarah bagi warga Mesir, di dalam dan luar negeri. Pengumuman mundurnya Mubarak disampaikan oleh Wapres Umar Sulaiman, pemerintahan sementara selanjutnya dipegang oleh militer.

Siapa yang akan memimpin Mesir selanjutnya, semoga kabar baik ini bisa membawa berkah bagi industri pelayaran yang sudah mengantisipasi kejadian terjelek, mendeviasi rute pelayaran ex Terusan Suez (Suez Canal) ke Tanjung Harapan (Cape of Good Hope).

Merdeka !

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 10 Februari 2011

JT 100211 : SCI & H-L Untung Lagi Euy ...

Setelah selama tahun 2009 semua pelayaran dibuat belepotan oleh krisis keuangan global, secara serempak pula tahun 2010 nyaris semua pelayaran membukukan perolehan positif alias untung.

Dalam pandangan pengamat, hasil yang dibuat selama 2010 sangat fantastis walau disisi lain para pengamat sempat pesimis dan memprediksi kondisi perekonomian bakal pulih dalam waktu cukup lama.

Shipping Corp. of India (SCI) mencatat net profit meningkat 138% menjadi INR 5,7 milyar (= USD 125 juta) selama 9 bulan pertama 2010 – berakhir 31/12/2010. Di biz kontainer, SCI menggandeng MSC.

Sehubungan dengan kontribusi positif biz kontainer yang menyumbang 32% revenue maka SCI memesan 3 x 6.500 TEUs untuk masa pengiriman 2013 mendatang. Harga per unit USD 80 juta. Mantap !

Sementara itu pelayaran Jerman, Hapag-Lloyd (H-L) yang sempat terpuruk juga membukukan keuntungan di tahun 2010 lalu. TUI Group yang memiliki 48,88% saham H-L sih ikut senang.

Operating profit H-L untuk masa penghitungan yang berakhir 31/12/2010 EUR 97 juta (= USD 132 juta) dinilai lebih dari cukup, setelah sebelumnya menderita kerugian di periode yang sama 2009, EUR 21 juta.

Semoga kondisi perekonomian secara berangsur-angsur pulih sehingga industri yang lain akan terseret arus positif dan semua pihak diuntungkan karenanya. Amin.

Sumber : Dari Sana-sini.

Rabu, 09 Februari 2011

JT 090211 : Suez Tutup, Kapal Lewati Tanjung Harapan

Kisruh politik di Mesir bila tak segera dituntaskan bisa membawa pengaruh besar bagi industri maritim global karena sejumlah rute potensil secara pasti menggunakan Terusan Suez (lihat foto) sebagai jalan pintas.

Bila kondisi terburuk terjadi, yakni penutupan Terusan Suez (Suez Canal) oleh pemerintah radikal, siapapun kelak penguasanya maka pelayaran sudah bersiap membelokkan rute pelayaran ke Tanjung Harapan.

Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) merupakan titik terluar di Afrika Selatan dimana sebelumnya area menjadi alternatif bagi pelayaran saat menghindari keganasan aksi perompak Somalia dan murahnya bahan bakar.

Bila maujud maka selain perjalanan angkutan laut bertambah panjang waktunya, juga bisa berdampak kepada pasok ruang kapal (space) yang terbatas.

Efeknya, freight akan beranjak naik, limitasi slow-steaming akan berubah karena setiap kapal akan menerapkan prinsip "kejar setoran" untuk menjaga fixed-day schedule. Sebagai pembanding, rute Singapura – Rotterdam sejauh 11.800 mil laut akan membutuhkan 7 (tujuh) hari tambahan waktu dan speed 20 knot via Tanjung Harapan, Afsel.

Sedangkan via Suez Canal dengan kecepatan ekonomis untuk jarak Singapura – Rotterdam bisa ditempuh dengan jarak 8.300 mil laut saja. Lha iyalah, tagihan bunker (bahan bakar) bakal membengkak.

Dari sumber-sumber yang bisa dipercaya, saat ini ada 56 servis yang bakal terpengaruh bila Suez benar-benar ditutup. Sebagian diantaranya yang memiliki layanan mingguan (weekly service).

Dari jumlah diatas, 46 diantaranya melayani rute Asia – Eropa atau antara 6-7 kapal kontainer yang melalui Terusan Suez per minggunya. Pernahkah Suez Canal benar-benar ditutup ?

Ya, saat terjadinya Perang 6 (Enam) Hari Tahun 1967. Bila ada yang bilang, itu khan perang, saat ini khan cuma krisis kepemimpinan, sedemikian parahkah ? Cuma antisipasi Bro’. Ngga salah khan daripada repot dikemudian hari he 3x ...

Semakin banyak opsi, semakin bagus. Buat Oom Mubarak (M-1) cepet turun deh, lebih elegan daripada dipaksa lengser kayak mantan RI-1. Jadi pemimpin negeri Mummi hampir 30 tahun keenakan kali yeee ? Aje gile.

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 08 Februari 2011

JT 080211 : Toll Group Beli SAT Albatros

Penyedia layanan logistik terpadu asal Australia, Toll Group, dikabarkan membeli SAT Albatros (SAT) yang bermarkas di Dubai dan dikenal kuat di sea-air service namun harga transaksinya ngga diumumkan. Rahasia ‘lah.

Secara perlahan namun pasti, Toll Group terus merangsek dan mengakuisisi forwarder dan penyedia logistik di Asia, Timur Tengah dan kini menjelajah daratan Eropa. SAT termasuk salah satu pemain kuat untuk tujuan Eropa.

SAT akan menjadi bagian divisi Global Forwarding serta-merta akan menambah kekuatan Toll Group, setelah di tahun 2009 lalu mengakuisisi Logistics Distribution System (LDS).  Jadi, kedepannya Toll Group akan lebih agresif.

Be careful he 3x ... Biasanya, perusahaan Arab yang rajin memborong perusahaan di luar negeri, tapi Toll Group malah nyeleneh membeli perusahaan-perusahaan Arab. Nekad tapi dengan perhitungan masak Bro’. Hebat euy, salut !

Sumber : Dari Sana-sini.