Jumat, 07 Januari 2011

JT 070111 : UASC, HJS, Cosco, CCNI Buka Eropa – WCSA

Kolaborasi baru terbentuk, khususnya untuk pelayaran yang bermarkas di Dubai, yang sebelumnya ngga pernah main sampe ke Amerika Latin. Dia adalah United Arab Shipping Co. (UASC). Kedepannya UASC akan menggandeng Cosco, CCNI dan Hanjin Shipping (HJS).

Rute yang dibuka adalah Eropa – Amerika Latin sebelah barat (west coast of South America alias WCSA). Efektifnya sekitar bulan Maret mendatang dan UASCmenamakan servis dengan nama SAM1 tetapi lain pelayaran biasa punya tradisi yang berbeda.

Rotasi SAM1 (versi UASC nih) sebagai berikut: Rotterdam – Hamburg – Antwerp – Algeciras - Rio de Janeiro – Santos – Itajai – Santos – Salvador - Algeciras – Rotterdam. Demikian data yang dilansir dari media Containerisation International (CI).

UASC dan HJS disebut-sebut akan menyumbang 2 (dua) unit kapal sedangkan Cosco dan CCNI masing-masing berkontribusi 1 (satu) unit kapal. Rata-rata kapal yang digelar memiliki kapasitas 2.500 TEUs dan total armada yang disiapkan 6 unit.

Congrats ya.

Sumber : Dari Sana-sini.

Kamis, 06 Januari 2011

JT 060111 : HPH Memperkuat Diri Di Hong Kong & Shenzhen

Operator terminal kontainer global asal Hong Kong, Hutchison Port Holdings (HPH), kabarnya meningkatkan porsi sahamnya di pelabuhan terminal kontainer Hong Kong dan Shenzhen – sebagai pelabuhan tersibuk ke-3 dan ke-4 didunia.

HPH membeli saham yang dimiliki mitranya dari China Resources (Holdings) Co. Ltd (induk dari China Resources Enterprise Ltd.) senilai USD 732 juta. Selanjutnya China Resources akan fokus di operasi pelabuhan dan melepas aktifitas operator ke HPH.

Bagi HPH, misi ini jelas ingin menunjukkan kelas dan keseriusan untuk tetap menjadi yang nomor satu dibidangnya. Analis Credit Suisse, Cusson Leung menyebutkan transaksi ini sebagai "win-win solution". Kalo gitu bagus dong.

Sumber : HKSG.

JT 070111 : HPH Memperkuat Diri Di Hong Kong & Shenzhen

Operator terminal kontainer global asal Hong Kong, Hutchison Port Holdings (HPH), kabarnya meningkatkan porsi sahamnya di pelabuhan terminal kontainer Hong Kong dan Shenzhen – sebagai pelabuhan tersibuk ke-3 dan ke-4 didunia.

HPH membeli saham yang dimiliki mitranya dari China Resources (Holdings) Co. Ltd (induk dari China Resources Enterprise Ltd.) senilai USD 732 juta. Selanjutnya China Resources akan fokus di operasi pelabuhan dan melepas aktifitas operator ke HPH.

Bagi HPH, misi ini jelas ingin menunjukkan kelas dan keseriusan untuk tetap menjadi yang nomor satu dibidangnya. Analis Credit Suisse, Cusson Leung menyebutkan transaksi ini sebagai "win-win solution". Kalo gitu bagus dong.

Sumber : HKSG.

Rabu, 05 Januari 2011

JT 050111 : RRCina Minati Potensi Papua

Papua merupakan salah satu pulau terbesar di negeri ini, baik dari luas wilayah maupun potensi sumber daya alam. Bila pemerintah mengabaikan hal tersebut, jangan heran justru kekuatan asing yang akan mengikis habis potensi sumber daya alam ini. Ingat emas, ingat ... apa hayooo ?

Kini, infra-struktur transportasi yang ngga pernah digarap serius di pulau yang pernah memiliki nama Irian Jaya, mulai dilirik asing pula, Rasa-rasanya, pemerintah terlalu berorientasi ke pembangunan di tanah Jawa. Kapan daerah dikembangkan untuk pemerataan?

Belum lama ini, pihak pemerintah menggelontorkan pernyataan bahwa ada 9 (sembilan) perusahaan RRCina yang berminat membangun bandar udara (bandara) dan pelabuhan laut di Papua dan Papua Barat.

Rencananya, tanggal 5/1 akan dilaksanakan tur ke lokasi dengan dikawal Duta Besar RRCina dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Menurut Menhub Freddy Numbery, gubernur Papua dan Papua Barat akan membeberkan peluang investasi disana. Asyiiiik.

Menteri Perhubungan menjelaskan, ke-9 perusahaan RRCina tersebut berminat membenamkan investasi di Sorong, Biak dan Jayapura. Artinya, yang sudah kepalang investasi disana, bakal meraup untung gede dong he 3x ... Ya gitu deh.

Sudah waktunya daerah berkembang dan dikembangkan, untuk menghindari konsentarsi pekerja di suatu wilayah. Bisakah pemerintah memprogramkan kembali proyek transmigrasi seperti yang lalu-lalu ? Pemerataan penting  'loh demi menjaga stabilitas ekonomi, keamanan dan pemerataan Bro’.

Semoga disadari dengan bijak oleh pemerintah pusat. Merdeka !

Sumber : STA.

Selasa, 04 Januari 2011

JT 040111 : CNCo Order 8 Kapal Serba Guna

China Navigation Company (CNCo) baru saja menempatkan order kapal serba guna (muli-purpose ship) 2.082 TEUs sebanyak 8 (delapan) unit. Nilai totalnya USD 300 juta ato sekitar USD 37,5 juta harga per unitnya. Galangan yang ditunjuk Zhejiang Ouhua Shipbuilding, RRCina.

Masa pengiriman kapal anyar ini antara bulan Januari dan (ato hingga) Agustus 2013, termasuk opsi 8 kapal tambahan - bila semuanya berjalan lancar, demikian sebagaimana dilaporkan oleh media riset maritim,  Alphaliner.

Kapal dengan bobot keseluruhan per unit 31.000 dwt, berfungsi menggantikan 4 x 1.660 TEUs dari kelas Pacific Java (D-class), yang dibangun tahun 1964 lalu (ssst, memang sudah waktunya ‘lah Bro’). Kapal ini dioperasikan Swire Shipping – North America ANZ Pacific service.

CNCo mengoperasikan 29 kapal, 17 diantaranya kapal milik dan bendera yang dikibarkan beragam, mulai dari Swie Shipping, Tasmant Orient Lines, New Guinea Pacific Line dan Greater Bali Hai. Markas CNCo yang tadinya berada di Hong Kong kini pindah ke Singapura.

Congrats ya. Peremajaan ni yeee.

Sumber : Dari Sana-sini.

Senin, 03 Januari 2011

JT 030111 : CSBC Yakin Dapat Order Ka-Ge Evergreen

Walau masih dalam tahap nego tingkat akhir, pihak galangan kapal asal Taiwan optimis bisa meraih penunjukan shipyard terbaik untuk membangun armada baru milik Evergreen Line, yang juga juga berasal dari Taiwan.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Tan Taiping, Chairman yang baru saja diangkan menjadi petinggi CSBC Corporation dan keputusan finalnya bisa diperoleh mendekati Imlek ato Chinese New Year. Maksudnya semacam kado Tahun Baru Cina ?

Bila yang diprediksi oleh Tan benar, maka pengiriman kapal tersebut diharapkan bisa dimulai antara tahun 2013-2014. Saat ini CSBC memiliki order 29 unit kapal baru, yang harus diselesaikan, untuk masa pengiriman hingga akhir tahun 2012.

Kabarnya, pelayaran Taiwan lainnya bersiap memesan kapal baru sebagai upaya peremajaan maupun ekspansi, semisal Yang Ming Marine Corp. (YM) maupun Wan Hai Lines (WHL) . Namun belum diperoleh kabar lebih lajnut.

Baca juga rujukan sebelumnya sebagai referensi (JT 311210, JT 081110 dan JT 011010) terkait rencana Evergreen memesan kapal anyar ini. Diindikasi kapal kapasitas yang mo dipesan memiliki kapasitas 8.000 TEUs. Cukup ‘lah.

Sumber : Dari Sana-sini.


Minggu, 02 Januari 2011

JT 020111 : Hamburg-Sud Perkuat Kehadiran Di Asia

Hamburg-Sud (H-S) kabarnya bakal memperkuat kehadirannya di Asia, terutama di sektor dagang India/Pakistan. Hal ini dibuktikan dengan bergabungnya H-S dengan Evergreen dan Simatech dalam mengoperasikan servis bareng tersebut.

Efektif beroperasi per tanggal 05/01/11, servis baru yang diberi nama ASIP 2 akan memiliki rotasi sbb: Xingang - Qingdao - Shanghai - Ningbo - Hong Kong - Singapura - Tanjung Pelepas - Port Kelang - Nhava Sheva - Karachi - Kolombo - Port Kelang - Tanjung Pelepas - Singapura - Xingang.

ASIP 2 ini (armada 6 x 2.700 TEUs) akan melengkapi ASIP 1 yang menggelar 5 x 2.700 TEUs, rotasinya sbb: Shanghai - Ningbo - Hong Kong - Singapura - Port Kelang - Nhava Sheva - Pipavav - Kolombo - Port Kelang - Singapura - Hong Kong - Shanghai.

Dalam pernyataan H-S, kedua sling ini akan mampu menghadirkan port-coverage yang komprehensif dengan frekuensi 2x seminggu dari/ke pelabuhan utama, seperti Nhava Sheva (ASIP 1 & 2) serta Pipavav (ASIP 1).

Wujudnya ? Tinggal menghitung hari koq ... 3, 2, 1 - GO !

Sumber : HKSG.